Litograf berwarna Langage des Fleurs (Bahasa Bunga) karya Alphonse Mucha (1900)

Floriografi (bahasa bunga) adalah bentuk komunikasi tersandi melalui penggunaan atau pengaturan bunga. Pemberian makna pada bunga telah dikenal selama ribuan tahun, dan berbagai bentuk floriografi telah dipraktikkan dalam kebudayaan tradisional di Eropa, Asia, serta Afrika.

Sejarah

sunting
Ilustrasi dari Floral Poetry and the Language of Flowers (1877)

Menurut Jayne Alcock, pengawas taman dan kebun di Walled Gardens of Cannington, kebangkitan minat masyarakat era Victoria terhadap bahasa bunga berakar dari tradisi Kekaisaran Utsmaniyah, khususnya di istana Konstantinopel,[1] yang kala itu diliputi oleh kegemaran besar terhadap bunga tulip pada paruh pertama abad ke-18. Jauh sebelumnya, pada abad ke-14, tradisi Turki bernama sรฉlam telah memberi pengaruh terhadap konsep bahasa bunga. Sรฉlam merupakan permainan saling memberi bunga dan benda kecil sebagai pesan simbolik, di mana makna pesan tersebut diungkapkan melalui sajak atau rima.[2]

Pada era Victoria, penggunaan bunga sebagai sarana komunikasi rahasia berkembang seiring meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap botani. Gelombang floriografi ini diperkenalkan ke Eropa oleh seorang wanita Inggris, Mary Wortley Montagu (1689โ€“1762), yang membawa gagasan tersebut ke Inggris pada tahun 1717, dan oleh Aubry de La Mottraye (1674โ€“1743), yang memperkenalkannya ke istana Swedia pada tahun 1727. Karya Joseph Hammer-Purgstall berjudul Dictionnaire du langage des fleurs (1809) tampaknya merupakan daftar pertama yang mengaitkan bunga dengan makna simbolis, sedangkan kamus floriografi pertama diterbitkan pada tahun 1819 melalui karya Louise Cortambert, yang menulis dengan nama pena Madame Charlotte de la Tour, berjudul Le langage des Fleurs.

Referensi

sunting
  1. ^ "The Language of Flowers". Bridgwater College. 12 Februari 2016. Diakses tanggal 29 Maret 2016.
  2. ^ "Decoding Love: The Language of Flowers". Tonya Mitchell (dalam bahasa Inggris). 18 Mei 2020. Diakses tanggal 6 Maret 2024.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Bunga

Bunga, yang juga dikenal sebagai kembang atau puspa, merupakan struktur reproduktif pada tumbuhan berbunga. Umumnya, bunga tersusun dalam empat lingkar

Padma raksasa

merupakan bunga terbesar di dunia. Sementara itu, di Kecamatan Pandam Gadang, bunga ini disebut cendawan biriang dalam bahasa Minangkabau. Bunga ini memiliki

Bunga Citra Lestari

Bunga Citra Lestari, yang lebih dikenal dengan inisial BCL (lahir 22 Maret 1983) adalah penyanyi, pemeran, dan model Indonesia. Bunga Citra Lestari lahir

Wijayakusuma (bunga)

Bunga Wijayakusuma atau disebut juga Bunga Wiku (Disocactus anguliger) atau Brahma kamal yang termasuk jenis tanaman kaktus yang berasal dari Sri Lanka

Morfologi bunga

Dalam botani, morfologi bunga adalah studi tentang keragaman bentuk dan struktur yang disajikan oleh bunga, yang, menurut definisi, adalah cabang dengan

Kemboja

Plumeria. Bentuknya berupa pohon kecil dengan daun jarang tetapi tebal. Bunganya yang harumnya sangat khas, dengan mahkota berwarna putih hingga merah keunguan

Kembang sepatu

Kembang sepatu, bunga sepatu, bunga raya, wara-wiri atau worawiri (bahasa Latin: Hibiscus rosa-sinensis L.code: la is deprecated ) adalah tumbuhan semak

Bunga bangkai raksasa

menghasilkan bunga setinggi 5 m. Kibut atau Karabut (dari bahasa Minang) disebut juga sebagai bunga bangkai, yang disebabkan oleh bunganya yang dapat mengeluarkan