Pada matematika, ilmu komputer dan linguistik, suatu bahasa formal terdiri dari kata-kata yang mana simbol diambil dari alfabet dan bentukan-selaras berdasarkan seperangkat kaidah tertentu.

Alfabet akan bahasa formal terdiri dari simbol, huruf atau token yang bergabung menjadi string akan bahasa.[1] Tiap string yang digabungkan dari simbol-simbol akan alfabet disebut sebuah kata. Sebuah bahasa formal sering didefinisikan melalui tata bahasa formal seperti tata bahasa reguler atau tata bahasa bebas konteks yang terdiri dari kaidah pembentukan.

Pada ilmu komputer, bahasa formal digunakan antara lain sebagai dasar untuk menggambarkan tata bahasa akan bahasa pemrograman dan versi formal akan himpunan bagian dari bahasa alami yang mana kata-kata akan bahasa mewakili konsep yang diasosiasikan dengan semantik atau makna tertentu.

Sejarah

sunting

Bahasa formal pertama diperkirakan digunakan oleh Gottlob Frege dalam buku Begriffsschrift (1879) yang mana Frege menyatakan sebagai sebuah "bahasa formal dari pemikiran murni."[2]

Definisi

sunting

Suatu bahasa formal L atas sebuah alfabet Σ ialah himpunan bagian akan Σ*, yaitu sekumpulan kata-kata atas alfabet.

Contoh

sunting

Terdapat kaidah yang menggambarkan suatu bahasa formal L atas alfabet Σ = {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, +, =}:

  • Setiap string berisi yang tidak mengandung "+" atau "=" dan tidak dimulai dengan "0" ialah L.
  • String "0" ialah L.
  • Suatu string berisi "=" adalah L hanya jika terdapat satu "=" memisahkan dua string valid akan L.
  • Suatu string berisi "+" tetapi bukan "=" ialah L jika setiap "+" dalam string memisahkan dua string yang valid akan L.
  • Tidak ada string dalam L selain yang tersirat oleh aturan yang ada.

Berdasar aturan tersebut, string "23+4=555" ialah L, tetapi string "=234=+" ialah bukan. Bahasa formal ini mengungkapkan bilangan asli, tetapi hanya mengungkapkan seperti apa yang terlihat (sintaksis), bukan berdasarkan makna (semantik). Sebagai contoh, tidak terdapat pada kaidah ini indikasi bahwa "0" berarti angka nol, "+" berarti penjumlahan, "23+4=555" ialah tidak benar, dsb.

Referensi

sunting

Kutipan

sunting
  1. ^ Reghizzi, Stefano Crespi (2009), Formal Languages and Compilation, Texts in Computer Science, Springer, hlm. 8, ISBN 9781848820500, Suatu alfabet ialah himpunan terbatas.
  2. ^ Martin Davis (1995). "Influences of Mathematical Logic on Computer Science". Dalam Rolf Herken (ed.). The universal Turing machine: a half-century survey. Springer. hlm. 290. ISBN 978-3-211-82637-9.

Sumber

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Bahasa pemrograman

komputer. Sebagian besar bahasa pemrograman adalah bahasa formal berdasarkan teks, tetapi juga dapat berupa grafis. Deskripsi bahasa pemrograman dibagi menjadi

Ilmu formal

Ilmu formal adalah disiplin yang terkait dengan sistem formal seperti logika, matematika, statistika, ilmu komputer teoretis, teori informasi, teori permainan

Tata bahasa

dalam wacana. Ragam bahasa formal umumnya menggunakan tata bahasa yang sesuai denga kaidah bahasa baku yang lugas dan sopan. Bahasa formal hanya digunakan

Bahasa

dibesarkan dalam suatu lingkungan tempat bahasa dapat diakses, akan memperoleh bahasa tanpa pengajaran formal. Bahasa bahkan dapat berkembang secara spontan

Sintaksis

mengatur sistematika, seperti logika, bahasa formal buatan, dan bahasa pemrograman komputer. Karya mengenai tata bahasa telah ditulis jauh sebelum sintaksis

Teori model

teori model adalah studi tentang hubungan antara teori formal (kumpulan kalimat dalam bahasa formal mengungkapkan pernyataan tentang struktur matematika)

Bahasa sastra

Bahasa sastra atau bahasa kesusastraan adalah laras bahasa yang digunakan ketika menulis sesuatu dalam nada yang formal, akademis, atau nada yang sangat

Pembuktian tanpa kalimat

Pembuktian seperti ini dapat dikatakan lebih elegan daripada pembuktian formal atau teliti oleh karena sifat pembuktian mandirinya. Ketika diagram mendemonstrasikan