📑 Table of Contents
Struktur sulfonamida yang merupakan contoh antibiotik bakteriostatik.

Bakteriostatik adalah suatu kondisi yang disebabkan senyawa antibakteri sehingga pertumbuhan dan perkembangan bakteri bersifat tetap (statis).[1]

Antibiotik

sunting

Antibiotik ada yang memiliki sifat bakteriostatik, ada juga yang bersifat bakteriosidal.[1] Kebanyakan antibiotik yang utama adalah bersifat bakteriostatik.[1] Contoh antibiotik yang bersifat bakteriostatik adalah sulfonamida, tetrasiklin, kloramfenikol, eritromisin, trimetoprim, linkomisin, klindamisin, dan asam amino salisilat.[1] Antibiotik dengan sifat bakteriostatik bersifat menghambat pertumbuhan organisme, tetapi tidak membunuhnya.[1] Sistem daya tahan tubuh yang akan membunuh kuman bila antibiotik digunakan sebagai obat.[1] Namun untuk pasien yang lemah atau mengalami kondisi sistem imun yang buruk, termasuk pasien yang menjadi pembawa kuman (carrier) tidak diberikan antibiotik yang bersifat bakteriostatik, tetapi antibiotik yang bersifat bakteriosidal.[1] Pada umumnya konsumsi antibiotik bakteriostatik tidak boleh digabung dengan antibiotik bakteriosidal, tetapi pada kasus tertentu seperti meningitis akibat bakteri, maka diberikan penisilin (bersifat bakteriosidal) dan kloramfenikol (bersifat bakteriostatik).[1]

Bahan lain

sunting

Propolis juga teruji secara ilmiah memiliki aktivitas bakteriostatik terhadap berbagai bakteri, di antaranya Bacillus subtilis, Proteus vulgaris, Bacillus alvei, dan Staphylococcus aureus.[2] Namun efeknya kurang bermakna terhadap bakteri Salmonella dan Escherichia coli.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ a b c d e f g h Rahardjo R. 2004. Kumpulan Kuliah Farmakologi. Jakarta: EGC.
  2. ^ a b Suranto A. 2004. Dahsyatnya Propolis untuk Menggempur Penyakit. Jakarta: AgroMedia Pustaka.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Makrolida

diselidiki sebagai potensi terapi perpanjangan hidup. Makrolida bersifat bakteriostatik karena menekan atau menghambat pertumbuhan bakteri daripada membunuh

Kloramfenikol

luas, dengan mekanisme kerja menghambat sintesis protein dan bersifat bakteriostatik. Kloramfenikol biasa digunakan untuk mengobati diare yang disebabkan

Tembaga

dalam senyawa sebagai pigmen. Senyawa tembaga digunakan sebagai agen bakteriostatik, fungisida, dan pengawet kayu. Tembaga sangat penting untuk semua organisme

Propofol

Diprivan mengandung EDTA, agen kelasi umum, yang juga bertindak sendiri (bakteriostatik terhadap beberapa bakteri) dan secara sinergis dengan beberapa agen

Asam fusidat

Asam fusidat adalah sejenis antibiotik bakteriostatik yang bisa digunakan secara topikal dalam bentuk sediaan krim, salep, gel, dan tetes mata, serta bisa

Antibiotik

diakui oleh lembaganya sendiri dan tidak dipublikasikan.' Catatan: (Bs): Bakteriostatik Antibiotik umumnya bekerja sangat spesifik pada suatu proses pada bakteri

Asam salisilat

memiliki fungsi keratolitik,kerotoplastik, anti inflamasi, analgetik, bakteriostatik, dan fungistatik. Terdapat berbagai turunan yang digunakan sebagai obat

Sulfametoksazol

dan ruam kulit. Obat ini merupakan antibiotik golongan sulfonamid dan bakteriostatik. Obat ini menyerupai komponen asam folat. Obat ini mencegah sintesis