Bambang Subianto
Menteri Keuangan Indonesia ke-20
Masa jabatan
23 Mei 1998ย โ€“ 20 Oktober 1999
PresidenB. J. Habibie
Informasi pribadi
Lahir(1945-01-10)10 Januari 1945
Madiun, Jawa Timur, Hindia Belanda
Meninggal4 November 2022(2022-11-04) (umurย 77)
DKI Jakarta, Indonesia
Suami/istriSrie Wahyuni
Anak
  • 1. Sri Saraswati
  • 2. Sri Sulistiowati
  • 3. Dewi Damayanti
  • 4. Dewi Damayani
AlmamaterInstitut Teknologi Bandung
Katholieke Universiteit te Leuven
PekerjaanEkonom
Sunting kotak info
Sunting kotak infoย โ€ข Lย โ€ข B
Bantuan penggunaan templat ini

Dr. Ir. H. Bambang Subianto (10 Januari 1945ย โ€“ย 4 November 2022) adalah ekonom Indonesia yang menjabat Menteri Keuangan dari 23 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999.[1]

Latar belakang

sunting

Setelah menerima gelarnya di Fakultas Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1973, Bambang bergabung dengan Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) sebagai peneliti, dan pada 1975 menjadi dosen di FEUI. Pada tahun 1978, beliau melanjutkan pendidikannya pada Universitas Katolik Leuven di Belgia dan mendapatkan gelar MBA Keuangan Perusahaan dan Ekonomi Bisnis pada tahun 1981, dan juga gelar Doktoral di bidang Organisasi Industri pada tahun 1984.[2] Dr. Bambang Subianto kembali ke Indonesia pada tahun 1984 dan kembali berperan dalam pengembangan Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi - Universitas Indonesia (FEUI). Pada tahun 1988, Dr. Bambang Subianto bergabung dengan Departemen Keuangan dan ditugaskan sebagai Direktur pada Direktorat Institut Keuangan dan Akuntansi. Pada tahun 1992, beliau dipromosikan sebagai Dirjen pada Direktorat Lembaga Keuangan di Departemen Keuangan. Di tengah krisis moneter pada bulan Januari 1998, Bambang Subianto ditunjuk sebagai Kepala BPPN yang pertama. Dan pada bulan Mei 1998 menjadi Menteri Keuangan Indonesia pada Kabinet Reformasi Pembangunan.[1]

Setelah berkiprah di berbagai macam karier dalam layanan publik, Bambang bergabung dengan Ernst & Young, sebagai partner pada bulan Juli 2000, dan pensiun pada tahun 2005. Selanjutnya pada tahun 2009 menjadi pimpinan PP. Arghajata Consulting, perusahaan yang bergerak dibidang jasa konsultasi manajemen, di samping berperan sebagai Komisaris di berbagai perusahaan, antara lain PT Star Energy Investments (2008โ€“2011), PT Unilever Indonesia (2008โ€“2015), dan PT Jamsostek (2009โ€“2014).[2]

Referensi

sunting
  1. ^ a b Aisyah, Novia. "Perjalanan Bambang Subianto dari Teknik Kimia ITB ke Kursi Menkeu Era Reformasi". detikedu. Diakses tanggal 2023-01-15.
  2. ^ a b tim (2022-11-05). "Bambang Subianto, dari Ahli Kimia ITB yang Jadi Menkeu Era Habibie". CNN Indonesia. Diakses tanggal 2023-01-15.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Fuad Bawazier
Menteri Keuangan Indonesia
1998โ€“1999
Diteruskanย oleh:
Bambang Sudibyo


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Prabowo Subianto

menduduki posisi kepemimpinan senior, seperti Susilo Bambang Yudhoyono. Pada tahun 1976, Prabowo Subianto bertugas di Komando Pasukan Khusus Tentara Nasional

Bambang Trisnohadi

Bambang Trisnohadi (lahir 26 Februari 1972) adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Teritorial TNI sejak 26 Maret

Purbaya Yudhi Sadewa

Keuangan Republik Indonesia sejak 8 September 2025 di bawah Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin

Bambang Sudibyo

Bambang Sudibyo (lahir 8 Oktober 1952), adalah seorang politikus, ekonom, dan akademisi Indonesia. Dia merupakan alumnus Universitas Gadjah Mada Ia adalah

Rachmat Pambudy

mendampingi Prabowo Subianto selaku ketua umum periode 2010โ€“2015. Pascapilpres 2009, Rachmat diajukan oleh ketua dewan pembina partai Prabowo Subianto sebagai menteri

Keluarga Soeharto

dari Bambang Trihatmodjo dan Halimah Agustina Kamil. Didit Hediprasetyo (lahir 22 Maret 1984), anak tunggal dari Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto dan

Sjafrie Sjamsoeddin

kejatuhannya dan juga teman lama presiden Indonesia saat ini, Prabowo Subianto, yang merupakan teman sekelasnya di akademi militer. Sjafrie lahir di Ujungpandang

Dewan Ekonomi Nasional

Oktober 2024, Dewan Ekonomi Nasional dibentuk kembali oleh Presiden Prabowo Subianto dengan status kelembagaan setingkat dengan kementerian berdasarkan Peraturan