📑 Table of Contents
Silsilah puak keluarga Bani Aus

Bani Aus (bahasa Arab: ุจู†ูˆ ุฃูˆุณ) adalah salah satu kabilah Arab yang tinggal di Madinah pada masa awal penyebaran agama Islam. Nenek moyang Bani Aus berasal dari daerah Yaman, yang hijrah ke Yathrib (nama lama Madinah) setelah terjadi bencana pecahnya bendungan Ma'rib.[1]

Nama kabilah ini berasal dari nama Al-Aus bin Haritsah bin Tsa'labah bin Amr Muzaiqiya,[2] yang mana Amr Muzaiqiya adalah salah seorang pemimpin Bani Azad yang memimpin kaumnya berhijrah dari Yaman.[3] Bani Aus dan kerabatnya Bani Khazraj adalah keturunan dari ibu yang sama, yaitu Qailah binti Kahil istri Haritsah bin Tsa'labah, dan dengan demikian secara bersama-sama juga mendapat julukan Bani Qailah.[4] Bani Aus terbagi menjadi banyak puak keluarga, di antaranya terutama adalah Bani Amru bin Auf dan Bani An-Nabit.[5] Sesembahan utama Bani Aus pada masa pra-Islam adalah Manat, sebuah berhala yang letaknya di Qadid pada lintas jalur perdagangan antara Mekkah dan Madinah.[6]

Pada musim haji tahun ke-12 dakwah Muhammad, dua orang dari Bani Aus yaitu Abdul Haitam bin at-Taiham dan Uwaim bin Saidah, serta sepuluh orang Bani Khazraj berbaiat terhadap agama Islam dalam peristiwa Baiat Aqabah I.[7] Mereka menyebarkan ajaran tersebut pada para penduduk Yathrib lainnya, dan pesatnya perkembangan yang terjadi menyebabkan pada musim haji tahun ke-13, 11 orang dari Bani Aus dan 64 orang dari Bani Khazraj kembali berbaiat pada peristiwa Baiat Aqabah II.[7]

Sebelum dipersatukan melalui Piagam Madinah,[5] Banu Aus bersekutu dengan suku-suku Yahudi Bani Qurayzhah dan Bani Nadhir untuk menghadapi Bani Khazraj dan sekutunya. Setelah masuk Islam, Bani Aus dan Bani Khazraj disebut secara bersama-sama sebagai kaum Anshar.[1] Kaum Anshar dan kaum Muhajirin selanjutnya bersatu dalam mendukung kepemimpinan Muhammad dan para khalifah penerusnya dalam menegakkan pemerintahan serta menyebarkan agama Islam, terutama di Madinah serta Jazirah Arabia pada umumnya.[1]

Tokoh

sunting

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ a b c Abdul Aziz (2011). Chiefdom Madinah: Salah Paham Negara Islam. Pustaka Alvabet. hlm.ย 212-213. ISBN 978-979-3064-98-7, 9793064986.
  2. ^ Safiur-Rahman Al-Mubarakpuri (2002). Ar-Raheeq Al-Makhtum. Penerjemah Issam Diab (Edisi Direvisi). Maktaba Dar-us-Salam. hlm.ย 9. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-01-19. Diakses tanggal 2015-05-28.
  3. ^ The Calcutta Review. Vol.ย 21. Sanders, Cones and Co. 1853. hlm.ย 11-12,34,43.
  4. ^ Shawqฤซ Abลซ Khalฤซl (2004). Atlas Al-sฤซrah Al-Nabawฤซyah. Darussalam. hlm.ย 104. ISBN 978-9960-897-71-4, 9960897710.
  5. ^ a b Abdul Aziz (2011). hlm. 221.
  6. ^ Abdul Aziz (2011). hlm. 168.
  7. ^ a b Moenawar Chalil, K.H. Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad. Vol.ย 2 (Edisi Istimewa). Gema Insani. hlm.ย 102-108. ISBN 978-979-561-715-0, 979561715X.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Piagam Madinah

terdiri dari Bani Hasyim dan Bani Muthallib, sementara Kaum Anshar terdiri dari Bani Aus dan Bani Khazraj. Penyatuan Bani Aus dan Bani Kazraj tersebut

Bani Khazraj

adalah salah seorang pemimpin Bani Azad yang memimpin kaumnya berhijrah dari Yaman. Bani Khazraj dan kerabatnya Bani Aus adalah keturunan dari ibu yang

Syuhada Badar

Bani Ghanam yang merupakan keturunan dari Bani Aus, bagian dari kaum Anshar. ( Bani Aus - Anshar ). 8. Mubasyir bin Abdul Mundzir Al-Ausi dari Bani Aus

Sa'ad bin Mu'adz

deprecated ) adalah Sahabat Nabi Muhammad yang juga pemimpin Bani Aus di Madinah, keturunan Bani Asyhali. Ayahnya bernama Muadz ibin al-Nuโ€˜man bin Imriโ€™il

Kaum Anshar

bahasa Anshar berarti "Penolong" dan Kaum Anshar terdiri dari Bani Khazraj dan Bani Aus. Rasulullah mempersaudarakan antara sahabat (ุงู„ู…ุคุงุฎุงุฉ ุจูŠู† ุงู„ุตุญุงุจุฉ)

Sa'ad bin Khaitsamah

sekitar tahun 2 Hijriah atau 624 M. Ia berasal dari Bani Ghanam, sebuah Bani keturunan dari Bani Aus yang merupakan bagian dari kaum Anshar. Ia bersama

Tsabit bin Aqram

Mu'tah dan Pertempuran Buzakhah. Ia merupakan sekutu dari Bani Malik bin Auf bin Aus dari Bani Aus, yang merupakan bagian dari kaum Anshar. Ia juga terlibat

Saqifah Bani Sa'idah

Muhajirin dan Bani Aus, suku saingan Bani Khazraj di antara kaum Anshar. Madelung menyatakan bahwa Usaid bin Hudhair, seorang kepala Bani Aus, pasti mendukung