Untuk kecamatan di Semarang, lihat Banyubiru, Semarang.
Banyu Biru
SutradaraTeddy Soeriaatmadja
ProduserShanty Harmayn
Ditulis olehRayya Makarim
Prima Rusdi
SkenarioRayya Makarim
Prima Rusdi
CeritaTeddy Soeriaatmadja
Rayya Makarim
Prima Rusdi
PemeranTora Sudiro
Dian Sastrowardoyo
Slamet Rahardjo
Didi Petet
Oscar Lawalata
Ladya Cheryl
Butet Kertaradjasa
Karin Abdullah
Irshadi Bagas
Indra Birowo
Berliana Febryanti
Rima Melati
Kukuh Adirizky
Yadi Timo
DistributorSalto Films
M&M Entertainment
Tanggal rilis
10 Maret 2005
Durasi78 menit
NegaraIndonesia
BahasaIndonesia

Banyu Biru adalah sebuah film Indonesia tahun 2005 yang dibintangi Tora Sudiro, Dian Sastrowardoyo dan disutradarai oleh Teddy Soeriaatmadja yang menjadi film debut pertama.

Sinopsis

sunting

Sebuah road movie tentang menemukan kembali cinta, film ini berkisah tentang Banyu (Sudiro) - anak muda yang bekerja sebagai pegawai layanan konsumen sebuah hypermarket. Ia tenggelam dalam rutinitasnya. Kejadian di suatu hari yang ganjil menginspirasi Banyu untuk melakukan perjalanan, mencari jalan keluar atas masa lalunya yang selalu dibayangi peristiwa masa kecilnya.

Perjalanan ini membawa Banyu bertemu dengan karakter-karakter yang berwarna, yang tidak sengaja akan menuntunnya menuju jawaban yang selama ini ia cari. Mereka adalah Sula (Sastrowardoyo), tetangga masa kecilnya; gadis peramal misterius (Ladya Cheryl), Arief (Oscar Lawalata), teman masa kecilnya yang unik; dan pegawai agen perjalanan yang komikal (Butet Kertaradjasa).

Poster film "Banyu Biru" menggambarkan Banyu Biru yang tampak bingung, hanyut dalam sebuah perahu terombang-ambing di tengah lautan luas dengan latar langit biru, seperti Banyu yang terombang-ambing dalam perjalanannya ke masa lalu. Poster dengan konsep surealis itu dirancang oleh Angeline Melissa Simanullang, yang sebelumnya telah menciptakan desain poster untuk film "Ada Apa dengan Cinta?".

Pemain

sunting

Penghargaan dan Nominasi

sunting
Tahun Penghargaan Kategori Penerima Hasil
2005 Asia-Pacific Film Festival Most Promising Newcomer Dian Sastrowardoyo Menang
MTV Indonesia Movie Awards Most Favourite Movie Banyu Biru Nominasi
Best Director Teddy Soeriaatmadja Nominasi
Most Favourite Actor Tora Sudiro Nominasi
Most Favourite Supporting Actor Didi Petet Nominasi
Butet Kertaradjasa Nominasi
Best Song in The Movie Juwita Malam - Slank (Banyu Biru) Nominasi
Best Crying Scene Lembu Wiworo Jati Nominasi

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Banyu Biru Djarot

Banyu Biru Djarot (lahir 19 Maret 1979) adalah seorang politikus Indonesia kelahiran London. Ia merupakan putra dari musisi Eros Djarot. Ia menempuh pendidikan

Teddy Soeriaatmadja

1975) adalah sutradara Indonesia. Film yang mengangkat namanya adalah Banyu Biru (2005), Ruang (2006), dan remake Badai Pasti Berlalu (2007). Putra mantan

Lembu Wiworo Jati

tahun yang sama, Lembu memulai debutnya dalam berakting di film berjudul Banyu Biru. Lembu pernah terjun sebagai penyiar radio di Hard Rock FM Jakarta untuk

Pemandian Banyu Biru

Pemandian Banyu Biru adalah sebuah tempat wisata renang alam yang terletak di desa Sumber Rejo kecamatan Winongan, Pasuruan. Tempat wisata ini memiliki

Rianti Cartwright

mengidap penyakit diabetes. Rianti memiliki hubungan jangka panjang dengan Banyu Biru Djarot, putra dari politikus dan pencipta lagu Eros Djarot, tetapi hubungan

Nagasasra dan Sabukinten

Sepuh. Arya Salaka, murid Mahesa Jenar, putera Kepala Daerah Perdikan Banyu Biru. Rara Wilis, kekasih Mahesa Jenar, cucu Ki Ageng Pandan Alas dari Gunung

Banyu Biru, Air Sugihan, Ogan Komering Ilir

Banyu Biru adalah desa di kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Indonesia. Desa Banyu Biru terdiri dari 3 blok, yaitu

Berliana Febryanti

Rahardjo Djarot, dan Dede Yusuf. Tahun 2005, Lia juga mendukung film Banyu Biru yang disutradarai oleh Teddy Soeriaatmadja. Hingga saat ini, Lia telah