KRI Spica 934
Sejarah
ย Angkatan Laut IndonesiaIndonesia
Nama KRI Spica
Asal nama Spica
Dipesan 1 Agustus 2012
Pembangun OCEA, Les Sables-d'Olonne
Biaya US$26,20 Juta (Rp406,03 Miliar)
Diluncurkan 3 Agustus 2015[1]
Mulai berlayar 17 Oktober 2015[2]
Identifikasi 934
Status Dalam pelayanan
Ciri-ciri umum
Jenis MPRV (Multi Purpose Research Vessel)
Berat benaman 515ย ton
Panjang 601ย m (1.972ย ft)
Lebar 113ย m (371ย ft)
Pendorong
Kecepatan max. 14 knot (26ย km/h)[1]
Jangkauan 4.400 mil laut (8.100ย km) pada 12 knot (22ย km/h)[1]
Awak kapal
  • 30 awak kapal
  • 16 awak misi[1]
Senjata
  • 1 x kanon Rheinmetall 20 mm
  • 2 x senapan mesin 12,7 mm
  • KRI Spica (934) adalah Kapal Bantu Hidro Oseanografi kedua milik TNI Angkatan Laut Indonesia yang dibuat di galangan OCEA, Les Sables-d'Olonne, Prancis, setelah sebelumnya KRI Rigel (933) selesai dibuat. Spica diambil dari nama bintang yang paling terang pada rasi bintang Virgo.

    KRI Spica dengan nomor lambung 934 dan resmi meluncur 3 Agustus 2015 lalu dari Les Sables-d'Olonne, Prancis. KRI Spica-934 memiliki panjang 60 meter ditenagai dua mesin diesel 8V 4000 M53 untuk dua propeller. Kapal ini dapat melaju hingga kecepatan maksimum 14 knots. Sementara untuk jarak jelajahnya mencapai 4.400 nautical mile pada kecepatan 12 knots. Kapal ini mampu menghadapi gelombang laut sampai level sea state six. KRI Spica-934 dapat menampung 30 awak dan 16 personel tambahan. Kapal BHO terbaru TNI AL ini mampu berlayar terus-menerus selama 20 hari. Secara asasi KRI Spica-934 berfungsi sebagai kapal riset dan survei, tetapi demikian juga dapat menjalankan peran sebagai kapal patroli, sebab KRI Spica-934 dibekali meriam PSU Rheinmetall kaliber 20ย mm pada haluan, serta dua pucuk SMB (senapan mesin berat) M2HB kaliber 12,7ย mm di geladak buritan.[3]

    Sebagai elemen inti dari fitur kapal ini adalah perlengkapan penunjang misi oseanografi. Seperti KRI Rigel-933 dilengkapi perangkat single beam echo sounder jenis Kongsbergโ€™s EA600 dan multibeam systems EM2040 dan EM302. Lebih canggih lagi, setiap OSV dibekali Autonomous Underwater Vehicle (AUV) tipe Kongsberg Maritimeโ€™s Hugin 1000. Perangkat yang kerap disebut ROV (remotely operated vehicle) ini sanggup mengemban misi survei bawah air hingga kedalaman 1.000 meter.

    Referensi

    sunting

    Lihat pula

    sunting

    Rujukan

    sunting
    1. ^ a b c d e OCEA launches second Indonesian Navy oceanographic vessel
    2. ^ Indonesian Navy commissions second French-built oceanographic vessel
    3. ^ ""KOLINLAMIL FASILITASI PENYERAHAN KAPAL PERANG CANGGIH DARI KEMHAN KEPADA TNI AL"". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-16. Diakses tanggal 2016-03-15.

    Pranala luar

    sunting

    ๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

    SpongeBob SquarePants (musim 1)

    October 29, 2013. Bovberg, Jason (April 15, 2002). "SpongeBob Squarepants: Nautical Nonsense and Sponge Buddies". DVD Talk. Diakses tanggal October 29, 2013

    SpongeBob SquarePants (musim 3)

    credits pembuka masing-masing episode. Episode ini pertama dirilis di DVD Nautical Nonsense and Sponge Buddies pada 12 Maret 2002. Episode ini pertama ditayangkan

    Daftar padanan istilah bahari

    depan juri mudi, untuk alat navigasi, seperti kompas dan kekang pandu. Nautical chart Peta bahari Representasi grafis dari wilayah laut atau badan air

    Pendidikan di Filipina

    2005, yang didanai AusAID DepEd-proyek Bantuan Pendidikan Dasar Mindanao (BEAM) telah membantu sekelompok madaris swasta mencari izin pemerintah untuk mengoperasikan