
Benoît de Maillet (12 April 1656 – 30 Januari 1738) adalah seorang diplomat dan sejarawan alam Prancis. Ia menjadi konjen Prancis di Kairo dan pengawas di Syam. Ia merumuskan hipotesis evolusi untuk menjelaskan asal-usul bumi dan isinya.

Benoît de Maillet (12 April 1656 – 30 Januari 1738) adalah seorang diplomat dan sejarawan alam Prancis. Ia menjadi konjen Prancis di Kairo dan pengawas di Syam. Ia merumuskan hipotesis evolusi untuk menjelaskan asal-usul bumi dan isinya.
William Ferrel (1904) Halaman judul dan ilustrasi depan Telliamed karya Benoît de Maillet (1749) Halaman judul dan ilustrasi depan jilid ke-1 Joannis Kepleri
bertahap berevolusi selama abad ke-18 dan awal abad ke-19. Benoît de Maillet dan Comte de Buffon melihat bumi jauh lebih tua dari 6.000 tahun seperti
arondisemen Le Blanc adalah: Bélâbre Le Blanc Mézières-en-Brenne Saint-Benoît-du-Sault Saint-Gaultier Tournon-Saint-Martin Komune yang terletak di arondisemen
36600 Lye 36108 36230 Lys-Saint-Georges 36109 36400 Le Magny 36110 36340 Maillet 36111 36340 Malicornay 36112 36120 Mâron 36113 36220 Martizay 36114 36370
Saint-Benoît-du-Sault Saint-Chartier Saint-Christophe-en-Bazelle Saint-Christophe-en-Boucherie Saint-Civran Saint-Cyran-du-Jambot Saint-Denis-de-Jouhet
revolusi ilmiah. Antara tahun 1650 dan 1800, beberapa naturalis, seperti Benoît de Maillet, mengusulkan teori-teori yang menyatakan bahwa alam semesta, Bumi
bumi lebih lama dari yang diusulkan dari pembacaan literal Alkitab. Benoît de Maillet (1732) memperkirakan usia bumi sekitar 2,4 miliar tahun, bukannya
Saint-Benoît-du-Sault Saint-Chartier Saint-Christophe-en-Bazelle Saint-Christophe-en-Boucherie Saint-Civran Saint-Cyran-du-Jambot Saint-Denis-de-Jouhet