Seorang penunggang kuda berusia muda di suatu horse show di Australia

Berkuda merupakan istilah yang mengacu kepada keterampilan menunggangi, mengendarai, melompat atau berlari menggunakan kuda. Istilah berkuda juga dapat merujuk pada penggunaan kuda untuk tujuan kerja, transportasi, aktivitas rekreasi, latihan berseni atau budaya dan olahraga.

Ikhtisar

sunting

Kuda dilatih dan ditunggangi untuk keperluan kerja praktis, seperti dalam pekerjaan polisi atau untuk mengendalikan hewan ternak di peternakan. Mereka juga digunakan dalam olahraga kompetitif termasuk tunggang serasi, tunggang tangguh, trilomba kuda, tunggang kekang, palang rintang, pancang tenda, tunggang tangkas, polo, pacuan kuda, dan rodeo. Beberapa bentuk kompetisi populer dikelompokkan bersama di pertunjukan kuda di mana kuda tampil dalam berbagai macam disiplin ilmu. Kuda (dan equidae lain seperti bagal) digunakan untuk rekreasi berkuda non-kompetitif, seperti untuk berburu hewan, berkuda lintas alam, atau delman. Ada akses publik ke lintasan berkuda di hampir setiap bagian dunia; banyak taman, peternakan , dan kandang umum menawarkan berkuda berpemandu dan mandiri. Kuda juga digunakan untuk tujuan terapeutik baik dalam kompetisi para-equestrian khusus maupun berkuda non-kompetitif untuk meningkatkan kesehatan manusia dan perkembangan emosional.

Di beberapa belahan dunia, kuda masih digunakan untuk keperluan praktis seperti untuk pertanian.[1] Kuda juga masih digunakan dalam pelayanan publik, dalam upacara tradisional (parade, pemakaman), patroli berkuda polisi dan sukarelawan, serta dalam pencarian dan penyelamatan berkuda (MSAR).[2]

Sejarah

sunting
Lukisan gua prasejarah, menggambarkan seekor kuda dan penunggangnya

Meskipun ada kontroversi mengenai tanggal pasti kuda dijinakkan dan kapan pertama kali ditunggangi, perkiraan terbaik adalah bahwa kuda pertama kali ditunggangi sekitar 3500 SM. Ada beberapa bukti bahwa sekitar 3000 SM, di dekat Sungai Dnieper dan Sungai Don, orang menggunakan kekang pada kuda, karena seekor kuda jantan yang dikubur di sana menunjukkan keausan gigi yang konsisten dengan penggunaan kekang.[3] Namun, bukti arkeologi awal yang paling tegas dari kuda yang digunakan untuk bekerja adalah kuda yang dikendarai. Artefak kereta perang bertenaga kuda sekitar 2500 SM menyajikan bukti nyata paling langsung dari penggunaan kuda sebagai hewan pekerja. Pada zaman kuno, saat terjadi peperangan, kereta perang dengan tenaga kuda digunakan sebagai kavaleri ringan dan berat. Kuda memainkan peran penting sepanjang sejarah manusia di seluruh dunia, baik dalam peperangan maupun dalam kegiatan damai seperti transportasi, perdagangan, dan pertanian. Olahraga berkuda diperkenalkan pada Olimpiade Musim Panas 1900 sebagai olahraga Olimpiade dengan nomor lompat.[4]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Leslie, Stephen (2015). Horse-Powered Farming for the 21st Century: A Complete Guide to Equipment, Methods, and Management for Organic Growers (dalam bahasa Inggris). Chelsea Green Publishing. ISBNย 978-1-60358-613-9.
  2. ^ "Mounted Forces | The British Horse Society". www.bhs.org.uk (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-04-25.
  3. ^ Chamberlin, J. Edward Horse: How the Horse has Shaped Civilization New York:BlueBridge 2006 ISBN 0-9742405-9-1
  4. ^ "Paris 1900 Olympic Games | Second of the Modern Olympic Games, France | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). 2024-01-31. Diakses tanggal 2024-02-02.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kuda

tertentu sangat dipilih karena berkuda, dan bahwa budaya material berkuda, termasuk cariot roda Sintashta menyebar bersama kuda itu sendiri. Domestikasi juga

Pacuan kuda

kuda mengasah keterampilan mereka melalui permainan dan pacuan. Olahraga berkuda memberikan hiburan bagi penonton dan memperlihatkan keahlian berkuda

Kuda lumping

kepang. Anyaman kuda ini dihias dengan cat dan kain beraneka warna. Tarian kuda lumping biasanya hanya menampilkan adegan prajurit berkuda, akan tetapi beberapa

Empat Penunggang Kuda

Empat Penunggang Kuda, atau lengkapnya Empat Penunggang Kuda Apokalips atau Empat Penunggang Kuda Akhir Zaman (bahasa Inggris: Four Horsemen of the Apocalypsecode:

Kabupaten Kuningan

julukan sebagai "Kota Kuda". Kuda merupakan ikon dari kabupaten ini dan dianggap merupakan hewan perwujudan dari Si Windu. Kuda gesit tersebut milik keluarga

Kuda nil

adalah kuda nil kerdil (Choeropsis liberiensis atau Hexaprotodon liberiensis). Nama ilmiah kuda nil berasal dari bahasa Yunani Kuno yang berarti "kuda sungai"

Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia

Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia, disingkat PORDASI, adalah organisasi resmi yang bertanggung jawab menaungi dan mengembangkan olahraga berkuda di Indonesia

Kavaleri

Pasukan berkuda (bahasa Inggris: cavalrycode: en is deprecated ; berasal dari bahasa Latin caballus dan bahasa Prancis chevalier yang berarti "kuda") adalah