📑 Table of Contents
Harimau benggala
Harimau benggala di Taman Nasional Bannerghatta
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Genus:
Spesies:
Subspesies:
P.ย t. tigris
Nama trinomial
Panthera tigris tigris
(Linnaeus, 1760)

Harimau benggala (bahasa Latin: Panthera tigris tigris, sebelumnya Panthera tigris bengalensis) adalah subspesies harimau di India, Bangladesh, Nepal, dan Bhutan. Menurut World Wide Fund for Nature, terdapat sekitar 2.100 harimau benggala di alam bebas, dengan 1.411 di antaranya berada di India, 200 di Bangladesh, 150 di Nepal, dan 100 di Bhutan.[1]

Harimau tiba di anak benua India sekitar 12.000 tahun yang lalu.[2] Populasi harimau India diperkirakan sekitar 1.760-1909 individual pada tahun 2010. Pada tahun 2014, dikabarkan bahwa populasi telah meningkat sekitar 2.226 individual. Sekitar 440 harimau diperkirakan di Bangladesh, 163 - 253 harimau di Nepal dan 103 harimau di Bhutan.[3][4][5][6]

Di antara kucing liar besar yang hidup saat ini Harimau benggala merupakan yang terkemuka. Oleh karena itu, ia dianggap termasuk megafauna karismatik dunia. Harimau benggala merupakan hewan nasional dari kedua negara India dan Bangladesh.[7]

Taksonomi

sunting

Benggala adalah tipe tempat tradisional untuk binomen Panthera tigris, di mana taxonomist Inggris Reginald Innes pocock mengebawahkan harimau benggala pada tahun 1929 di bawah trinomen Panthera tigris tigris.[8]

Keabsahan beberapa Harimau subspesies di benua Asia di pertanyakan pada tahun 1999. Secara morfologi, harimau dari wilayah berbeda sedikit meragam dan aliran plasma pembawa sifat antara populasi-populasi pada wilayah itu dianggap mungkin selama Pleistocene. Oleh karena itu, diusulkan untuk mengenali hanya dua subspesies yang sah, yaitu P. T. tigris di daratan Asia, dan P. T. sondaica di Kepulauan Sunda besar dan mungkin di sundaland. Pada tahun 2017, Cat Classification Task Force dari Cat Specialist Group meninjau kembali taksonomi beberapa dari berbagai badan lentur sekitar kepala teristrial carnivora mamalia dan sekarang mengakui populasi harimau yang punah dan yang hidup di benua Asia sebagai P. t. tigris.[9]

Referensi

sunting
  1. ^ "Bangladesh: Drop in tiger population signals environmental degradation". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-10-01. Diakses tanggal 2010-07-02.
  2. ^ Luo, S. J.; Kim, J.; Johnson, W. E.; van der Walt, J.; Martenson, J.; etย al. (2004). "Phylogeography and Genetic Ancestry of Tigers (Panthera tigris)". PLoS Biology. 2 (12): e442. doi:10.1371/journal.pbio.0020442. PMCย 534810. PMIDย 15583716. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  3. ^ Global Tiger Initiative (2011). Global Tiger Recovery Program 2010โ€“2022 (PDF). Washington: Global Tiger Initiative Secretariat. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 26 Agustus 2011.
  4. ^ NTNC (2013). "NTNC Chairman Released the Recent Tiger Number in Nepal". Kathmandu: National Trust for Nature Conservation. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-25. Diakses tanggal 2018-05-23.
  5. ^ Sangay, T., Wangchuk, T. (2005). Tiger Action Plan for Bhutan 2006โ€“2015. Thimphu: Nature Conservation Division, Department of Forests, Ministry of Agriculture, Royal Government of Bhutan and WWF Bhutan Programme. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  6. ^ WWF Bhutan. "Bhutan's tigers". World Wide Fund For Nature. Diarsipkan dari asli tanggal 4 Maret 2016. Diakses tanggal 29 November 2015.
  7. ^ Lytton, E. (1841). The Critical and Miscellaneous Writings of Sir Edward Lytton. Vol.ย Vol. 2. hlm.ย 167.
  8. ^ name=Mazak1981/name=Pocock1929
  9. ^ "A revised taxonomy of the Felidae: The final report of the Cat Classification Task Force of the IUCN Cat Specialist Group" (PDF). Cat News. Special Issue 11. 2017. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-07-31. Diakses tanggal 2018-05-23. ;

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Nama spesifik

julukan spesifik adalah bagian kedua (nama kedua) dalam nama suatu spesies (binomen). Bagian pertama adalah nama genus. Perlu diperhatikan bahwa dalam nomenklatur

Trinomen

umum, nama spesifik dan nama subspesifik. Dua bagian pertama merupakan binomen atau nama spesies. Semua bagian ditulis dengan huruf miring, dan hanya

Gazel soemmerring

Somalia, dan Sudan selatan). Spesies gazel ini digambarkan dan diberi binomen-nya oleh dokter berkebangsaan Jerman Philips Jakob Cretzschmar pada tahun

Archaeopteryx

the specific name Lithographica, VON MEYER, 1861, as published in the binomen Archaeopteryx Lithographica to the official lists (Class Aves)". Bulletin