Binyeo dengan kepala naga
Binyeo

Binyeo (hangul: 비녀; Pengucapan Korea: [bi.njʌ]) adalah sebuah tusuk rambut tradisional Korea yang berfungsi untuk memperbaiki sanggul wanita. Tujuan utamanya adalah untuk menggantung sanggul di tempatnya, tetapi juga berfungsi sebagai ornamen, dan memiliki penggunaan atau nama yang berbeda sesuai dengan bahan atau bentuk.[1] Binyeos terbagi atas dua jenis, jam (hangul: 잠; hanja: 簪; Pengucapan Korea: [dʑam]) and a che (hangul: 채; hanja: 釵). Jams memiliki bagian badan yang panjang dan ches yang memiliki bentuk. Binyeos biasanya digunakan oleh perempuan, tetapi ini juga digunakan oleh pria untuk memperbaiki sangtus mereka pada tempatnya.[2]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Binyeo". Global Encyclopedia / Daum.[pranala nonaktif permanen]
  2. ^ "Jam & Che, and Male's use of Binyeo". National Museum of Korea. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-05-18. Diakses tanggal 2016-09-18.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Hanbok

besar dan berat. Tusuk konde binyeo, ditusukkan melewati konde rambut sebagai pengencang atau aksesori. Bahan pembuatan binyeo bervariasi sesuai kedudukan

Perayaan ulang tahun di Korea

menggulung rambut yang dikepang menjadi sanggul dan merapikannya dengan Binyeo, sebuah jepit rambut hias lama . Doljanchi East Asia usia perhitungan §

Do Kum-bong

Gannan-i I Must Live. Naneun sal-a-ya handa Family Gajog Unfortunate Woman Binyeo 1975 Yeong-ja's Heydays Yeongja-ui jeonseongsidae Love In The Rain Cho-yeon

Tusuk konde

terhadap tusuk konde modern adalah Jepang, terutama pemakaian Kanzashi. Binyeo Kanzashi Sisir About.com Diarsipkan 2007-12-27 di Wayback Machine. A brief