Boaz Solossa
Boaz, 2021
Informasi pribadi
Nama lengkap Boaz Theofilus Erwin Solossa[1]
Tanggal lahir 16 Maret 1986 (umurย 40)
Tempat lahir Sorong, Indonesia
Tinggi 1,71ย m (5ย ft 7+1โ„2ย in)[2]
Posisi bermain Penyerang
Informasi klub
Klub saat ini Persipura Jayapura
Nomor 86
Karier junior
1999โ€“2000 PS Putra Yohan
2000โ€“2001 Perseru Serui
2002โ€“2004 Persipura Jayapura
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
2004โ€“2021 Persipura Jayapura 305 (182)
2016 โ†’ Carsae (pinjaman) 4 (1)
2021โ€“2022 Borneo 22 (3)
2022โ€“2023 PSS Sleman 10 (0)
2022 โ†’ Persipura Jayapura (pinjaman) 0 (0)
2023โ€“2024 Persewar Waropen 16 (8)
2024โ€“ Persipura Jayapura 17 (5)
Tim nasional
2003 Indonesia U-17 7 (4)
2004 Indonesia U-19 8 (2)
2005โ€“2009 Indonesia U-23 4 (1)
2004โ€“2018 Indonesia 50 (13)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 13 Februari 2025

Boaz Theofilus Erwin Solossa (lahir 16 Maret 1986) adalah seorang pemain sepak bola profesional Indonesia yang bermain sebagai penyerang untuk klub Liga 2 Persipura Jayapura.[butuh rujukan]

Karier

sunting

Boaz merupakan salah satu striker dan pemain terbaik sepanjang masa sepak bola Indonesia. Dia dikenal memiliki naluri mencetak gol yang tinggi, akurasi umpan yang baik, tendangan dengan kaki kiri, serta teknik dribbling di atas rata-rata. Dalam urusan mencetak gawang, Boaz juga satu-satunya pemain sepak bola nasional yang mampu bersaing dengan striker asing untuk menjadi top scorer ISL.[butuh rujukan]

Dia pernah dijuluki sebagai anak ajaib, ketika dibawa oleh Peter Withe dan menampilkan penampilan memukau di Ho Chi Minh, saat ia tampil bersama Tim Nasional Indonesia di ajang Piala Tiger 2004. Kini ia sedang berstatus tanpa klub setelah hengkang dari Persipura.[butuh rujukan]

Pada tahun 2011, Boaz mendapat tawaran untuk bermain di klub Belanda VVV-Venlo, tetapi karena keluarga dia memilih untuk tetap bermain di Persipura Jayapura.[3]

PS Putra Yohan

sunting

Boaz membela PS Putra Yohan, sebuah Klub amatir yang berada di Papua dengan status pemain binaan, pada tahun 1999 sampai 2000.[butuh rujukan]

Perseru Serui

sunting

Boaz membela Perseru, sebuah klub amatir yang berada di Papua dengan status pemain binaan, pada tahun 2000 sampai 2001.[butuh rujukan]

Tim PON Papua

sunting

Boaz dipanggil dalam Tim PON Papua untuk diperlombakan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional ke - 16 Indonesia. Saat itu ia berumur 15 tahun.[butuh rujukan]

Dari Tim PON Papua inilah bakatnya tercium oleh Peter Withe, pelatih Tim Nasional Indonesia kala itu, dan membawanya menuju Piala Tiger 2004 saat ia berumur 17 tahun.[butuh rujukan]

Persipura Jayapura

sunting

Sejak Tahun 2005, Boaz membela Persipura Jayapura dan kini dipercaya untuk menjadi kapten untuk memimpin rekan-rekannya.[butuh rujukan]

Pada pekan keenam melawan Barito Putera, Boaz berhasil mencetak gol memperkecil kedudukan menjadi 3-2, pada menit ke-51. Bahkan, lima menit berselang Boaz mampu membawa tim Mutiara Hitam menyamakan kedudukan menjadi 3-3.Laporan Pertandingan: Persipura Jayapura 5-4 Barito Putera.

Melawan PS TNI pada pekan selanjutnya, Boaz kembali mencetak gol memanfaatkan kesalahan barisan pertahanan PS TNI memotong umpan terobosan, dan selanjutnya menaklukkan Dhika Bayangkara. Persipura mampu mempertahankan skor 3-1 hingga pertandingan berakhir.[4]

Keluarga

sunting

Boaz lahir di keluarga Solossa, keluarga terkenal di Provinsi Papua Barat. Pamannya, Jaap Solossa, adalah Gubernur Papua sebelum ia meninggal pada tahun 2005. Boas lahir di sebuah keluarga sepak bola juga, menjadi bungsu dari lima bersaudara. Hampir semua dari mereka adalah profesional sepak bola, termasuk saudaranya Ortizan dan Nehemia Solossa. Memiliki kemiripan wajah dengan kakak kandungnya Ortizan, yang juga pemain sepak bola profesional, membuat banyak orang yang sering salah setiap kali bertemu kedua pemain ini.

Nama klan

sunting

Dikenal sebagai "Boas," nama depannya sebenarnya dieja sebagai "Boas," seperti yang muncul pada dokumen resminya seperti kartu identitas dan paspor. "Boas" sebenarnya nama bergaya pertamanya yang ia lebih suka digunakan di bagian belakang jersey Persipura Jayapura. Ketika bermain untuk tim nasional, ia menggunakan nama "Boas." Keluarga Namanya "Solossa" umumnya keliru sebagai "Salossa" atau "Salosa."

Kontroversi

sunting

Boaz memiliki temperamen yang meledak-ledak, pada 25 Oktober 2005 ia dijatuhi hukuman skorsing selama satu tahun tidak boleh bermain sepak bola di ajang nasional maupun internasional oleh PSSI karena terbukti menendang wasit dalam pertandingan Piala Indonesia antara Persipura melawan Persebaya pada 12 September 2005.[butuh rujukan]

Boaz pernah berulah dengan menolak panggilan PSSI untuk membela Tim Nasional Indonesia U-23. Hal itu membuat otoritas sepak bola nasional geram dan mengancam menjatuhkan sanksi berat. Salah satunya tidak mengizinkan Boaz dan beberapa pemain lain yang menolak tampil bersama Tim Nasional Indonesia, untuk tampil di pentas resmi PSSI. Tapi akhirnya hukuman itu tidak dijatuhkan, setelah Boaz bersedia kembali tampil, pada tanggal 28 maret 2007 pada pertandingan Tim Nasional Indonesia U-23 melawan Tim Nasional U-23 Libanon, tetapi mengalami kekalahan dengan skor 2-1 untuk keunggulan Tim Nasional U-23 Libanon.[butuh rujukan]

Meski berstatus pemain sepak bola profesional, Boaz terkadang masih sering sulit meninggalkan kebiasaan buruknya mengonsumsi alkohol. Ia bahkan pernah nyaris dipulangkan dari pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia di Australia oleh pelatih Peter Withe, karena kedapatan mabuk. Seiring dengan itu, penampilannya pun mulai meredup yang membuat Peter Withe mencoretnya.[butuh rujukan]

Sikap profesional memang sepertinya masih sulit untuk ia terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Itu bisa dilihat dengan kecelakaan yang ia alami saat mengejar seekor ayam di sekitar tempat tinggalnya di Jayapura tanpa mengenakan alas kaki. Akibatnya, ia menginjak pecahan beling dan harus mendapatkan beberapa jahitan di kakinya, yang membuat ia terpaksa absen membela klubnya Persipura dalam beberapa pekan.[butuh rujukan]

Cedera parah

sunting

Di tengah kariernya sedang menanjak, ia pernah mengalami cedera serius yang membuat ia nyaris melupakan sepak bola untuk selamanya. Cedera patah kaki kanan saat tampil membela Tim Nasional Indonesia melawan Tim Nasional Hong Kong di ajang internasional memang hampir saja membunuh karier bermain sepak bolanya. Pertandingan berakhir dengan kedudukan 3-0 untuk Tim Nasional Indonesia.[5]

Banyak rumor mengatakan bahwa tim nasional Indonesia tidak membiayai perawatan Boaz saat cedera parah kala melawan Hong Kong. Dikabarkan kubu Persipura yang mau menanggung semua biaya operasi Boaz. Sejak saat itu, komitmennya terhadap timnas Indonesia mulai dipertanyakan.

Karier internasional

sunting

Debut internasional Boaz adalah melawan Turkmenistan pada tahun 2004 untuk kualifikasi Piala Dunia 2006 di mana Indonesia menang 3-1 dan Boaz membuat dua assist untuk rekan setimnya Ilham Jaya Kesuma. Boaz dianggap prospek yang cerah di sepak bola Indonesia setelah bermain cemerlang di Piala Tiger 2004, di mana Indonesia dikalahkan oleh Singapura di rumah dan pertandingan tandang, yang mengakibatkan skor agregat 5-2 ke Singapura. Di fase grup, Boas berhasil mencetak 4 gol dan bersama dengan Ilham Jaya Kesuma, yang mencetak 7 gol, keduanya memimpin chart top skor.

Dia mendapat cedera patah kaki parah dalam pertandingan persahabatan melawan Hong Kong, ini membuatnya absen dari Piala Asia 2007 dan menghilang dari sepak bola selama sebulan banyak.[5]

Banyak rumor mengatakan bahwa tim nasional Indonesia tidak membiayai perawatan Boaz saat cedera parah kala melawan Hong Kong. Namun klub Persipura yang mau menanggung semua biaya operasi Boaz. Sejak saat itu, komitmennya terhadap timnas Indonesia mulai dipertanyakan.

Pada 8 Oktober 2010, tim nasional indonesia bertanding melawan tim nasional Uruguay dalam pertandingan persahabatan. Boaz yang turun sebagai starter mampu mencetak gol cepat, tepatnya di menit 14 Boaz mendapat umpan dari Bambang Pamungkas dan menggiring bola masuk kotak penalti. Dalam duel satu lawan satu, ia berhasil tampil tenang dan menaklukkan Juan Castillo, sebelum menyontek bola masuk gawang tim tamu. Dalam pertandingan persahabatan itu Indonesia harus mengakui keunggulan Uruguay yang tampil dengan skuat terbaiknya dengan skor telak 1-7 lewat Hat-trick Edinson Cavani dan Luis Suarez serta satu gol dari Sebastiรกn Eguren.[6]

Pada 23 Maret 2013, Boaz kembali dipanggil untuk memperkuat tim nasional Indonesia melawan Arab Saudi dalam Kualifikasi Piala Asia AFC 2015 yang memulai babak baru dalam konflik dualisme liga dan kepengurusan PSSI beberapa tahun ini. Ia mencetak gol cepat di menit ke 5 untuk memberi keunggulan sementara 1-0 bagi Indonesia meskipun akhirnya harus menyerah dengan keunggulan 1-2 bagi Arab Saudi.[7]

Tim nasional

sunting
Per pertandingan yang dimainkan pada 11 September 2018.
Penampilan dan gol berdasarkan tim nasional dan tahun
Tim nasional Tahun Penampilan Gol
Indonesia 2004 6 3
2005 2 1
2006 4 0
2007 1 0
2009 3 0
2010 3 2
2011 4 0
2013 7 2
2014 4 0
2015 2 0
2016 11 6
2017 2 0
2018 3 0
Total 50 14

Statistik karier

sunting
Per 13 Maret 2020.
Klub Musim Kompetisi Liga Piala Lainnya Asia Total
Main Gol Main Gol Main Gol Main Gol Main Gol
Persipura Jayapura 2005 Divisi Utama Liga Indonesia 16 7 2 2 - - 18 9
2006 12 10 2 3 - - 14 13
2007-2008 19 13 4 5 - - 23 18
2008-2009 Liga Super Indonesia 31 28 7 7 - - 38 35
2009-2010 29 17 9 8 1 2 5 0 44 27
2010-2011 27 22 - - 8 5 35 27
2011-2012 13 7 - - - 13 7
2013 32 25 - - - 32 25
2014 20 11 - - 10 6 30 17
2015 1 1 - - - 1 1
2016 Indonesia Soccer Championship A 22 11 - - - 22 11
2017 Liga 1 27 10 - - - 27 10
2018 27 11 - - - 27 11
2019 26 9 - - - 26 9
2020 2 1 - - - 2 1
Carsae (Pinjam) 2016 Liga Futebol Amadora 4 1 - - - 4 1
Persipura Total 304 183 24 25 1 2 23 11 352 220
Carsae Total 4 1 - - - 4 1
Total karier 308 184 24 25 1 2 23 11 356 221

Gol internasional

sunting
Tabel kunci
Penalty Menunjukkan gol tercipta dari tendangan penalti
Menunjukkan Indonesia menang dalam pertandingan
Menunjukkan pertandingan berakhir seri
Menunjukkan Indonesia kalah dalam pertandingan
Per pertandingan yang dimainkan pada 29 September 2004.
Daftar gol internasional Boaz Solossa untuk tim nasional Indonesia U-19
No. Tanggal Lokasi Lawan Skor Hasil Kompetisi
1. 27 September 2004 Stadion Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia ย Tiongkok 1โ€“4 1โ€“5 Kejuaraan Remaja AFC 2004
2. 29 September 2004 ย Iran 2โ€“6 2โ€“6
Per pertandingan yang dimainkan pada 16 Mei 2007.
Daftar gol internasional Boaz Solossa untuk tim nasional Indonesia U-23
No. Tanggal Lokasi Lawan Skor Hasil Kompetisi
1. 16 Mei 2007 Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Indonesia ย Oman 1โ€“0 2โ€“1 Kualifikasi Olimpiade Putra AFC 2008
Per pertandingan yang dimainkan pada 3 Desember 2016.
Daftar gol internasional Boaz Solossa untuk tim nasional Indonesia
No. Tanggal Lokasi Lawan Skor Hasil Kompetisi
1. 9 Desember 2004 Stadion Thแป‘ng Nhแบฅt, Ho Chi Minh City, Vietnam ย Laos 1โ€“0 6โ€“0 Kejuaraan AFF 2004
2. 4โ€“0
3. 11 Desember 2004 Stadion Nasional Mแปน ฤรฌnh, Hanoi, Vietnam ย Vietnam 2โ€“0 3โ€“0
4. 3 Januari 2005 Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia ย Malaysia 4โ€“1 4โ€“1
5. 6 Januari 2010 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia ย Oman 1โ€“1 1โ€“2 Kualifikasi Piala Asia AFC 2011
6. 8 Oktober 2010 ย Uruguay 1โ€“0 1โ€“7 Persahabatan
7. 23 Maret 2013 ย Arab Saudi 1โ€“0 1โ€“2 Kualifikasi Piala Asia AFC 2015
8. 15 Oktober 2013 ย Tiongkok 1โ€“1 1โ€“1
9. 6 September 2016 Stadion Manahan, Surakarta, Indonesia ย Malaysia 1โ€“0 3โ€“0 Persahabatan
10. 3โ€“0
11. 8 November 2016 Stadion Nasional Mแปน ฤรฌnh, Hanoi, Vietnam ย Vietnam 1โ€“0 2โ€“3
12. 19 November 2016 Stadion Olahraga Filipina, Manila, Filipina ย Thailand 1โ€“2 2โ€“4 Kejuaraan AFF 2016
13. 21 November 2016 ย Filipina 2โ€“1 2โ€“2
14. 3 Desember 2016 Stadion Pakansari, Bogor, Indonesia ย Vietnam 2โ€“1 2โ€“1

Prestasi

sunting

Klub

sunting

Individu

sunting
2008-2009 (28 gol), 2010/11 (22 gol), 2013 (25 gol).
2009-2010, 2010/11, 2013.

Internasional

sunting

Indonesia

  • AFF Championship Runner-up: 2004
  • AFF Championship Runner-up: 2016

Referensi

sunting

[10] [11] [12]

  1. ^ "Data Mahasiswa". PDDikti Kemdikbud. Diakses tanggal 9 Mei 2024.
  2. ^ "Boaz Solossa: Profile". worldfootball.net. HEIM:SPIEL. Diakses tanggal 10 Oktober 2020.
  3. ^ "Salinan arsip". Tribunnews.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-01-29. Diakses tanggal 2013-03-27.
  4. ^ Laporan Pertandingan: PS TNI 1โ€“3 Persipura Jayapura
  5. ^ a b "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-04-04. Diakses tanggal 2022-04-22.
  6. ^ http://www.bola.net/tim_nasional/review-pelajaran-besar-dari-kekalahan-besar.html
  7. ^ http://www.bola.net/tim_nasional/review-indonesia-gagal-taklukkan-arab-saudi-6d76c6.html
  8. ^ Persipura Juara "Community Shield". ANTARA, 8 Oktober 2009. Diakses pada 23 September 2010.
  9. ^ bola/liga-indonesia/09/10/08/80979-persipura-juara-community-shield Persipura Juara 'Community Shield' Diarsipkan 2016-11-22 di Wayback Machine.. Republika, 8 Oktober 2009. Diakses pada 23 September 2010.
  10. ^ http://www.pssi-football.com/id/index.php Diarsipkan 2010-09-15 di Wayback Machine. Boaz @PSSI
  11. ^ http://www.goal.com/id-ID/news/1391/superliga-indonesia/2008/11/23/978382/profil-sepuluh-hal-menarik-tentang-boaz-salossa Profil dan Kontroversi
  12. ^ http://www.detiksport.com/sepak[pranala nonaktif permanen] bola/index.php/detik.topscore/idkanal/76 Top Skorer ISL 2009-2010

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Ortizan Solossa

Jaap Solossa adalah mantan Gubernur Provinsi Papua. Saudaranya, Boaz dan Nehemia, juga seorang pesepakbola. Di tim nasional Indonesia, Ortizan dan Boaz sering

Persipura Jayapura

mengalami kesulitan pada Liga 1 2021โ€“2022 di mana kedua figur senior mereka Boaz Solossa dan Tinus Pae dipecat akibat masalah kedisiplinan, tetapi Tinus direkrut

Jacobus Perviddya Solossa

Cannavaro Solossa. Ia juga adalah bapa tua (paman) dari Boaz Solossa, Nehemia Solossa dan Ortizan Solossa, yang merupakan pemain sepak bola dalam Timnas Indonesia

Liga Super (Indonesia)

2008โ€“09 Boaz Solossa Persipura Jayapura 28 Cristian Gonzรกles Persik Kediri dan Persib Bandung 2009โ€“10 Aldo Barreto Bontang 19 2010โ€“11 Boaz Solossa Persipura

Liga Super Indonesia 2010โ€“2011

menandakan tersedia artikel mengenai pertandingan tersebut. 22 gol: Boaz Solossa (Persipura) 16 gol: Aldo Barreto (Persiba Balikpapan) Edward Junior Wilson

Nehemia Solossa

Nehemia Bill Solossa atau Nehemia Solossa (lahir 5 Juli 1983) adalah seorang mantan pemain sepak bola Indonesia. Saudaranya, Ortizan Salossa dan Boaz Salossa

Terens Puhiri

untuk klub Championship PSS Sleman. Terkadang disebut sebagai penerus Boaz Solossa, ia meraih ketenaran kecil setelah rekaman dirinya berlari cepat dalam

Persib Bandung

akhirnya kembali imbang oleh Boaz Solossa di menit 79. Adu penalti dimainkan setelah di babak perpanjangan waktu skor tetap 2-2. Boaz, Yohanes Pahabol, dan Robertino