Sungai Boteti, yang juga dikenal sebagai Botletle atau Botletli, adalah alur air alami di wilayah utara Botswana. Sungai ini menjadi bagian penting dari sistem hidrologi yang terhubung dengan Delta Okavango. Aliran Boteti berasal dari bagian inti delta lalu bergerak keluar melalui Sungai Thamalakane di kota Maun. Boteti kemudian mengalir ke arah tenggara dan melintasi beberapa lanskap semi-kering yang bergantung pada aliran musiman untuk menjaga keseimbangan ekologis.
Sungai ini mengalami pola aliran yang berubah setiap tahun. Debitnya meningkat saat curah hujan tinggi di kawasan Okavango lalu menurun saat musim kering. Aliran musiman tersebut memengaruhi aktivitas satwa liar, distribusi vegetasi, serta pola pemanfaatan lahan oleh masyarakat lokal. Boteti juga berperan sebagai sumber air bagi kawasan sekitar dan menjadi penghubung antara ekosistem Okavango dengan dataran luas di selatan yang lebih kering.[1][2]
Hidrologi
suntingPada musim hujan, Sungai Boteti mengalir menuju Makgadikgadi Pans dan memicu peningkatan aktivitas musiman serta produktivitas hayati di kawasan tersebut. Pada musim kemarau, sungai ini menjadi lokasi penting bagi satwa liar untuk berkumpul karena banyak kolam dan alur musiman lain kehilangan air.[3]
Sungai Boteti mengalir ke tenggara dari rawa Sungai Thamalakane di Toteng, lalu berbelok ke timur laut melewati Tlkaseoulo, melalui Ghautsa Falls, kemudian mengalir ke timur melewati desa Makalamabedi, Muekekle, dan Matima. Di Kwaraga, alirannya berbelok ke selatan melalui desa Phukumakaku, Khumaga, Sukwane, Rakops, dan Xhuma. Sungai ini kemudian melewati Danau Xau, dan pada tahun-tahun dengan curah hujan tinggi dapat mengalir masuk dan keluar dari danau tersebut. Setelah itu alirannya bergerak ke timur melewati desa Mopipi dan masuk ke Ntwetwe Pan.[4]
Sungai Boteti membentang dari Ngamiland hingga Distrik Boteti dan menjadi sumber pengisian Waduk Mopipi, yang berperan penting bagi pertambangan berlian di wilayah tersebut, terutama tambang berlian Orapa. Pengalihan aliran sungai menyebabkan banyak penduduk kehilangan akses memadai terhadap air tawar. Mereka juga tidak lagi dapat memanfaatkan sungai untuk kegiatan seperti menangkap ikan.[5]
Sejarah
suntingPada awal hingga pertengahan abad ke-20, bagian hilir Sungai Boteti di bawah Sukwane merupakan kawasan utama produksi biji-bijian, dengan lebih dari 2.000 hektare lahan yang ditanami hingga tahun 1980. Jumlah dan durasi tahun basah kemudian menurun, dan aliran sungai dialihkan ke saluran di bawah Rakops untuk meningkatkan pasokan air ke Waduk Mopipi. Sungai Boteti mengalir sepanjang tahun sebelum pertengahan 1990-an, tetapi penurunan aliran menyebabkan beberapa bagian hilir mengering secara musiman.[6]
Referensi
sunting- ^ Helgren, David M. (1984-03). "Historical Geomorphology and Geoarchaeology in the Southwestern Makgadikgadi Basin, Botswana". Annals of the Association of American Geographers. 74 (2): 298โ307. doi:10.1111/j.1467-8306.1984.tb01454.x. ISSNย 0004-5608.
- ^ "Provile Okavango" (PDF).
- ^ Smant, Kevin (2000-02). Burnham, James (1905-1987), political writer and editor. American National Biography Online. Oxford University Press.
- ^ "Book sources - Wikipedia". en.wikipedia.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-20.
- ^ Ngwenya, Barbara; Marobela, Kerstin Andrae; Monyatsi, Keitseng; Okatch, Harriet; Katongo, Audrey Masizana; Muzila, Mbaki (2012-06-13). "A globalized context of traditional healing practices in Botswana". International Journal of Food, Nutrition and Public Health. 5 (4): 307โ320. doi:10.47556/j.ijfnph.5.4.2012.6. ISSNย 2042-5988.
- ^ Scudder, T. (1993). The IUCN review of the southern Okavango integrated water development project. The IUCN Wetlands Programme. Gland: IUCN. ISBNย 978-2-8317-0114-1.