BrahMos ditampilkan pada IMDS 2007

BrahMos (atau PJ-10)[1] adalah sebuah peluru jelajah kendali ramjet ukuran menengah yang dapat diluncurkan dari kapal selam, kapal, pesawat atau darat. Senjata tersebut merupakan salah satu peluru jelajah kendali tercepat di dunia.[2] Senjata tersebut adalah hasil kerjasama antara NPO Mashinostroyeniya dari Federasi Rusia dan Organisasi Riset dan Pengembangan Pertahanan dari India, yang bersama-sama membentuk BrahMos Aerospace.[3] Senjata tersebut berdasarkan pada peluru jelajah P-800 Oniks milik Rusia dan teknologi peluru jelajah Rusia pengarung laut serupa lainnya. Nama BrahMos adalah sebuah lakuran yang terbentuk dari nama dua sungai, Brahmaputra dari India dan Moskva dari Rusia.

Referensi

sunting
  1. ^ India Displays Big Missiles at Defense Show. Aviation International News. 19 April 2018.
  2. ^ "BrahMos air launch completes India's supersonic cruise missile triad: Five things you need to know". Indian Express.
  3. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama aw4m13

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

BrahMos Aerospace

BrahMos Aerospace Limited adalah sebuah perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan multinasional India-Rusia. Bermarkas besar di New Delhi, India, perusahaan

Prabowo Subianto

digital, energi, dan pariwisata, serta pembelian rudal jelajah supersonik BrahMos. Pada 19 Juni 2025, Prabowo menghadiri Forum Ekonomi Internasional St.

BrahMos-II

BrahMos-II atau BrahMos-2 atau BrahMos Mark II (catatan: jangan bingung dengan BrahMos blok-2) adalah rudal jelajah hipersonik saat ini sedang dikembangkan

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

untuk memenuhi kebutuhan sepuluh skadron. India menawarkan pula rudal BrahMos kepada TNI-AU dalam mempersenjatai armada Su-27 dan Su-30. Pada bulan Juli

Daftar peluru kendali menurut negara

(India-Israel) Rudal Maitri (india-Prancis) Rudal Astra BrahMos Brahmos-I rudal jelajah Supersonik (Operasional) Brahmos-II rudal jelajah Hypersonik (pengembangan)

Ramjet (mesin jet)

(Mesin turbojet berfungsi sebagai ramjets pada kecepatan mach 1+ .) Bomarc BrahMos MBDA Meteor Bristol Bloodhound Bendix RIM-8 Talos North American SM-64

Peluru kendali jelajah

terminal - biasanya sensor optik atau berbasis radar. Brahmos-2 (India/Russia) (2013) BrahMos India - Russia (fastest supersonic cruise missile) 3M-54

Zircon (peluru kendali)

digunakan selama konflik. CEO program gabungan BrahMos Indo-Rusia, Atul Rane, menyatakan pada tahun 2022, rudal BrahMos-II masa depan untuk India kemungkinan akan