📑 Table of Contents
Makalah ilmiah berdasarkan bidang

Kajian ilmiah studi ilmiah adalah upaya kreatif untuk memperluas pengetahuan melalui pengumpulan, interpretasi, dan evaluasi data secara sistematis. Merujuk pada paradigma hipotetiko-deduktif, studi ini harus mencakup:[1]

  • Kontekstualisasi masalah;
  • Hipotesis guna menjelaskan masalah dengan mempertimbangkan pendekatan teoretis yang ada;
  • Verifikasi hipotesis melalui eksperimen;
  • Analisis hasil pengujian.[1]

Studi ilmiah melibatkan teori ilmiah, metode ilmiah, model ilmiah, eksperimen, dan situasi fisik. Istilah ini dapat merujuk pada:

  • Metode ilmiah, serangkaian teknik untuk menyelidiki fenomena, didasarkan pada bukti empiris atau terukur yang tunduk pada prinsip-prinsip logika dan penalaran
  • Studi observasional, penarikan inferensi mengenai kemungkinan efek suatu perlakuan terhadap subjek, di mana penempatan subjek ke dalam kelompok perlakuan versus kelompok kontrol berada di luar kendali peneliti
  • Uji terkendali acak, jenis eksperimen ilmiah, sering kali dalam bidang medis, di mana orang-orang yang diteliti dialokasikan secara acak untuk menerima salah satu dari perlakuan yang berbeda
  • Sains, usaha sistematis yang membangun dan mengorganisasi pengetahuan dalam bentuk penjelasan dan prediksi yang dapat diuji tentang alam semesta.

Pembelajaran ilmiah mencakup pengujian teori dan menyediakan dasar bagi pengetahuan ilmiah.

Sejarah

sunting

Aristoteles diyakini sebagai orang pertama yang memulai studi suatu subjek dari kontekstualisasi masalah, yakni dengan mengumpulkan, menganalisis, dan mengelompokkan semua fakta yang relevan. Dengan menentukan makna dan relasi antarfakta tersebut, ia mengembangkan dasar yang sistematis dan faktual yang memungkinkannya membuat generalisasi tentang aturan atau prinsip yang mendasarinya. Aristoteles memperkenalkan dua mode generalisasi dengan menyoroti dua arahโ€”deduktif dan induktifโ€”dalam metode inkuiri: satu memandu dari kejadian spesifik yang diamati menuju prinsip umum; yang lain secara kontroversial, dari hal fundamental menuju kejadian atau implikasi prinsip.[2] Gagasan tentang silogisme, suatu sarana penalaran deduktif yang bertolak dari aturan umum atau fakta yang telah ditetapkan sebelumnya menuju kejadian khusus, diperkenalkan oleh Aristoteles. Risalahnya diakui sebagai salah satu studi sistematis paling awal tentang sifat inkuiri ilmiah.[2]

Francis Bacon mengembangkan gagasan studi ilmiah dengan mengusulkan pengumpulan observasi secara metodis.[2] Gagasan tentang pendakian bertahap menuju klaim umum yang andal ini, meskipun tampak jelas sekarang, merupakan inovasi pada era tersebut dan berkontribusi mengubah pendekatan terhadap desain penelitian.

Galileo Galilei berkontribusi pada pendekatan modern dalam pengumpulan, penafsiran, dan evaluasi data dengan menyatakan bahwa hukum alam bersifat matematis dan mengusulkan standar panjang dan waktu dalam melakukan eksperimen.[3] Galileo memprakarsai dasar bagi metode studi ilmiah, yang disebut metode hipotetiko-deduktif, yang umumnya digunakan dalam penelitian ilmiah modern.[4]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ a b Popper, Karl (1959). The Logic of Scientific Discovery. Abingdon-on-Thames: Routledge.
  2. ^ a b c Hepburn, Brian; Andersen, Hanne (2021), Zalta, Edward N. (ed.), "Scientific Method", The Stanford Encyclopedia of Philosophy (Edisi Summer 2021), Metaphysics Research Lab, Stanford University, diakses tanggal 2024-11-27
  3. ^ Sharratt, M. (1994). Galileo: Decisive Innovator. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 978-0-521-56671-1.
  4. ^ Wiener, Philip Paul (1936). "The Tradition behind Galileo's Methodology". Osiris. 1: 733โ€“746. ISSNย 0369-7827.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Lapisan ozon

2011-11-08. "Ozone Depletion Glossary". EPA. Diakses tanggal 2008-09-03. Sains Andersen, S.O.; Sarma, K.M.; Sinclair, L. (2012). Protecting the Ozone Layer: The

Mick Jagger

Agustus 2020. Diakses tanggal 19 Agustus 2020. Tremlett 1974, hlm.ย 109โ€“110. Andersen 2012, hlm.ย 49. Richards & Fox 2010, hlm.ย 97. "Speed Read: 11 Juiciest Bits

BP (perusahaan)

Lund (ketua) Bernard Looney (kepala eksekutif) Brian Gilvary (kepala petugas keuangan) Nils Andersen (direktur non-eksekutif independen) Alison Carnwath

Midjourney

gender, warna kulit, dan lokasi. Pada Januari 2023, tiga seniman: Sarah Andersen, Kelly McKernan, dan Karla Ortiz mengajukan gugatan pelanggaran hak cipta

Karen Armstrong

Diarsipkan 2007-05-04 di Wayback Machine. oleh Rod Benson Interview on the Brian Lehrer Show Diarsipkan 2008-09-06 di Wayback Machine. 28 Maret 2006 Interview

Brรธndby IF

yakni Ebbe Skovdahl sebagai pemain, Laudrup juga membawa kedua putranya Brian dan Michael untuk bermain di tim junior klub ini. Laudrup sukses membawa

Barbara Bush

Diakses tanggal 22 April 2018.[pranala nonaktif permanen] Brower, Kate Andersen (2015). The Residence: Inside the Private World of The White House. New

Kartografi

"Projection methods in Chinese, Korean and Japanese star maps". Dalam Johannes Andersen (ed.). Highlights of Astronomy. Vol.ย 11B. Norwell: Kluwer Academic Publishers