Brian Josephson
Brian Josephson, Maret 2004
Lahir4 Januari 1940 (umurย 86)
Cardiff, Wales
KebangsaanBritania Raya
Dikenal atasKaryanya dalam fisika benda terkondensasi, efek Josephson
PenghargaanPenghargaan Nobel dalam Fisika (1973)
Karier ilmiah
BidangFisika
InstitusiUniversitas Cambridge,
Kolese Trinity, Cambridge

Brian David Josephson (lahir 4 Januari 1940) ialah fisikawan Inggris dan pemenang Hadiah Nobel.

Josephson menerima sebagian Penghargaan Nobel dalam Fisika pada 1973 "untuk perkiraan teoretisnya dari sifat arus yang super melewati pembatas terowongan, khususnya fenomena yang secara umum dikenal sebagai efek Josephson".

Bagian hadiah lainnya diberikan kepada Leo Esaki dan Ivar Giaever.

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Laboratorium Cavendish

1962) Sir John Kendrew (Kimia, 1962) Dorothy Hodgkin (Kimia, 1964) Brian Josephson (Fisika, 1973) Sir Martin Ryle (Fisika, 1974) Antony Hewish (Fisika

Penyakit Nobel

dan dapat berbahaya secara fisik. Brian Josephson memenangkan Penghargaan Nobel Fisika pada tahun 1973. Josephson mempromosikan sejkumlah keyakinan terdiskreditkan

Ivar Giaever

superkonduktor berturut-turut". Sebagian lagi hadiah lainnya diberikan kepada Brian Josephson. Nobel e-museum, Nobelpriset i fysik 1973 Nobel e-museum, Ivar Giaever

Reka cipta telepon

Toronto, 2006, ISBN 0-00-200676-6, ISBN 978-0-00-200676-7 IBO: 621.385092; Josephson, Matthew (1992), Edison: A Biography, Wiley, ISBN 0-471-54806-5 Shulman

Psikokinesis

neutron dalam atom pada objek. Pada tahun 1991 pemenang Hadiah Nobel Brian Josephson dan rekan penulis Fotini Pallikara-Viras mengusulkan penjelasan untuk

Bank of America

America and the Future of American Banking. New York: Ticknor & Fields. Josephson, Matthew (1972). The Money Lords: The Great Finance Capitalists, 1925โ€“1950

Leo Esaki

memenangkan hadiah Nobel ini bersama-sama dengan Ivan Giaever dan Brian David Josephson mengenai fenomena yang juga dikenal sebagai terobosan elektron (electron

Shinto

misalnya Reformasi Tenpล. Selain itu, menurut cendekiawan Jason ฤ€nanda Josephson, penggambaran kuil-kuil sebagai penyusun "agama negara" atau "teokrasi"