Brigadeführer
Tanda kepangkatan Brigadeführer
Tanda pundak dan lengan
Negara Nazi Germany
Cabang angkatan Schutzstaffel
Sturmabteilung
SingkatanUntergruppenführer
PangkatBintang satu
Pangkat NATOOF-6
Pangkat non-NATOO-7
Pembentukan1933
Ditiadakan1945
Pangkat diatasnyaGruppenführer
Pangkat dibawahnyaOberführer
Pangkat setaraMayor jenderal

Brigadeführer (Jerman: [bʁiˈɡaːdəfyːʁɐ] adalah sebuah pangkat dan gelar yang diartikan sebagai SS-Brigade leader atau Pemimpin brigade SS dengan posisi tertinggi kelima setelah Gruppenführer setara dengan mayor jenderal yang digunakan pada tahun 1933 hingga 1945, Brigadeführer juga memiliki nama lain Untergruppenführer.[1][2]

Ikhtisar

sunting

Pangkat Brigadeführer dibentuk karena perluasan organisasi SS, pangkat ini diberikan kepada perwira yang telah atau akan memimpin SS-Brigaden, yakni sebuah resimen atau peleton militer. Pada tahun 1933, SS-Brigaden diubah namanya menjadi SS-Abschnitte, tetapi pangkat Brigadeführer tetap sama.

Awalnya, Brigadeführer dianggap sebagai pangkat perwira jenderal tertinggi kedua di SS, berada di antara Oberführer dan Gruppenführer.[3] Namun, hal ini berubah dengan munculnya Waffen-SS dan Ordnungspolizei. Di kedua organisasi tersebut, Brigadeführer setara dengan mayor jenderal di Indonesia dan berada di atas Oberst di Angkatan Darat atau kepolisian Jerman. Pangkat mayor jenderal setara dengan brigadir jenderal atau jenderal bintang satu di Angkatan Darat AS.[4]

Brigadefuhrer sebelum tahun 1942

Tanda kepangkatan untuk Brigadeführer awalnya adalah dua daun oak dan sebuah pip perak. Namun, desainnya diubah menjadi tiga daun oak pada April 1942 setelah penciptaan pangkat Oberst-Gruppenführer. Brigadeführer di Waffen-SS atau kepolisian juga mengenakan tanda kepangkatan di bahu dan disebut demikian setelah pangkat SS mereka (misalnya, SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS und Polizei).[5]

Galeri

sunting

Catatan kaki

sunting
  1. ^ McNab 2009, hlm. 29, 30.
  2. ^ McNab 2009b, hlm. 15.
  3. ^ McNab 2009, hlm. 29.
  4. ^ Flaherty 2004, hlm. 148.
  5. ^ Stein 2002, hlm. 297, 298 chart, 300 chart.

Blibliografi

sunting
  • Flaherty, T. H. (2004) [1988]. The Third Reich: The SS. Time-Life Books, Inc. ISBN 1-84447-073-3.
  • McNab, Chris (2009). The SS: 1923–1945. Amber Books Ltd. ISBN 978-1-906626-49-5.
  • McNab, Chris (2009b). The Third Reich. Amber Books Ltd. ISBN 978-1-906626-51-8.
  • Stein, George (2002) [1966]. The Waffen-SS: Hitler's Elite Guard at War 1939–1945. Cerberus Publishing Ltd. ISBN 978-1841451008.
Pangkat dibawahnya

Oberführer

Pangkat SS

SS-Brigadeführer

Pangkat berikutnya

Gruppenführer

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Oberführer

SS-Gruppen dan Brigaden, pangkat Oberführer berada setingkat di bawah Brigadeführer. Pada 1932, Oberführer resmi menjadi pangkat di SA, SS dan Korps Motor

Ernst Röhm

berkianat atau sebagai lawan politik. Röhm ditangkap di Bad Wiesse oleh SS Brigadeführer Theodor Eicke dan SS Sturmbannführer Michael Lippert. Röhm menolak untuk

Wilhelm Mohnke

Januari 1945, dan tiga hari kemudian Mohnke dipromosikan menjadi SS-Brigadeführer. Tak lama kemudian, Korps Panzer LSSAH dan I SS dipindahkan ke Hungaria

Kematian Adolf Hitler

menunjukkan seolah-olah ia tewas—akibat keracunan sianida. Günsche dan SS-Brigadeführer Wilhelm Mohnke menyatakan "dengan tegas" bahwa semua orang luar dan

Pemberontakan Ghetto Warsawa

April saat Ghetto menolak untuk menyerah kepada komandan polisi SS-Brigadeführer Jürgen Stroop, yang kemudian memerintahkan pembakaran Ghetto, dari blok

Der Untergang

Hermann Fegelein Alexander Held sebagai SS-Brigadeführer Walther Hewel André Hennicke sebagai SS-Brigadeführer Wilhelm Mohnke Matthias Habich sebagai

Joachim Peiper

Polandia untuk menemui pemimpin SS dan Polisi, Wilhelm Rediess dan Brigadeführer Otto Rasch. Pada awal Mei, Himmler, ditemani Peiper, bertemu Pemimpin

Franz Kutschera

Vosges pada bulan Mei dan Juni 1940. Ia dipromosikan ke pangkat SS-Brigadeführer pada November 1940. Selama Kampanye Balkan, pada 14 April 1941 Kutschera