Liang Bua
Di gua ini ditemukan sisa-sisa kehidupan Homo floresiensis.
PetaKoordinat: 8°32â€Č3″S 120°27â€Č37″Eï»ż / ï»ż8.53417°S 120.46028°Eï»ż / -8.53417; 120.46028
Panjang50 meter
Ditemukan1950
GeologiBatu kapur
Pintu masuk1
Situs Liang Bua
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
Cagar budaya Indonesia
PeringkatNasional
KategoriSitus
No. RegnasCB.1513
Lokasi
keberadaan
Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur
No. SKSK Menteri No.180/M/2018
Tanggal SK9 Juli 2018
PemilikKabupaten Manggarai
PengelolaKabupaten Manggarai
Koordinat8°32â€Č22″S 120°24â€Č58″Eï»ż / ï»ż8.5393487°S 120.4161758°Eï»ż / -8.5393487; 120.4161758
Liang Bua di Flores
Situs Liang Bua
Situs Liang Bua
Lokasi situs Liang Bua di Rahong Utara, Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Liang Bua merupakan sebuah situs pemukiman di zaman prasejarah yang terletak di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur.[1] Menurut kebahasaan, kata liang memiliki arti "gua" dan bua berarti "sejuk"/"dingin", yang diambil dari bahasa Manggarai. Ukuran Liang Bua mencapai 50 meter untuk panjang, 40 meter untuk lebar, dan 25 meter untuk tinggi.[2]

Para arkeolog memulai proyek penggalian pada tahun 1930, tepatnya pada masa kolonial Belanda. Theodor L. Verhoeven, seorang misionaris merangkap arkeolog berkebangsaan Belanda, pada tahun 1950-an sampai 1960-an menunjukkan potensi arkeologi dan paleontologi.[3] Petunjuk ini ditindaklanjuti oleh Puslit Arkenas hingga kini. Hasil penelitian yang dilakukan para arkeolog menyebutkan bahwa usia Liang Bua mencapai 190.000 tahun.[2] Di zaman dahulu diperkirakan Liang Bua mempunyai fungsi sebagai hunian manusia prasejarah dimulai dari zaman Batu (Paleotikum), zaman Batu Madya (Mesolitikum), zaman Batu Muda (Nesolitikum), hingga zaman Logam Awal (Paleometalikum).[2] Kini, Liang Bua mempunyai fungsi sebagai tempat penelitian oleh para arkeolog baik dari dalam negeri maupun luar negeri.[2]

Penemuan yang menarik dari gua ini adalah tengkorak kuno dari manusia Flores (Homo floresiensis).[2] Di kedalaman enam meter, tengkorak ini berbentuk manusia pendek dengan tinggi badan 100 cm dan berat 25 kilogram, yang berasal dari 18.000 tahun yang lalu. Selain itu, di kedalaman 10,7 meter terdapat penemuan rangka binatang seperti kadal, kura-kura, dan gajah purba.[2]

Rujukan dan catatan kaki

sunting
  1. ^ "Situs Liang Bua - Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya". cagarbudaya.kemdikbud.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-19. Diakses tanggal 2021-03-23.
  2. ^ a b c d e f "Liang Bua Ruteng, Gua Purbakala yang Menyimpan Sejarah". pesona indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-01-02. Diakses tanggal 2020-01-02.
  3. ^ For Verhoeven, see: Knepper, Gert M. (2019): Floresmens - Het leven van Theo Verhoeven, missionaris en archeoloog, ISBN 978-9-46-3892476 (Boekscout, Soest, The Netherlands) (= Verhoeven's biography, in Dutch)

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Bua Kitiyakara

Mom Luang Bua Snidvongs (Thai: àžšàž±àž§ àžàžŽàž•àžŽàžąàžČàžàžŁ, RTGS: Mom Luang Bua Sanitwong, 25 November 1909 - 19 September 1999) atau dikenal sebagai Bua Kitiyakara adalah

Bua, Luwu

Bua adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Indonesia. Bua berbatasan dengan Kota Palopo. Di kecamatan Bua terletak Bandara LaGaligo

Bua

Bua dapat merujuk ke: Provinsi Bua Konstituante Bua Bua, Tellu Limpoe, Sinjai Bua, Batudaa, Gorontalo Bua, Rote Barat Daya, Rote Ndao Bua, Siriwo, Paniai

Bua loi

Bua loi atau bua loy (bahasa Thai: àžšàž±àž§àž„àž­àžącode: th is deprecated , pengucapan [bĆ«a lɔ̄ːj], terj. har. 'lili air yang mengapung') adalah hidangan penutup

Bandar Udara Lagaligo

Bandar Udara Bua, juga dikenal sebagai Bandar Udara Palopo Lagaligo (IATA: LLO, ICAO: WAFD) merupakan salah satu bandara bertaraf domestik yang terletak

Indonesia

2016). "Revised stratigraphy and chronology for Homo floresiensis at Liang Bua in Indonesia". Nature. 532 (7599): 366–9. Bibcode:2016Natur.532..366S. doi:10

Bahasa Tae’

Kecamatan Larompong, Suli, Belopa (Ibukota Kabupaten Luwu), Bajo, Bupon (Bua Ponrang), Bua, Bastem (Basse Sangtempe’), Walenrang, dan Kota Palopo. Nama-nama

Noling, Bua Ponrang, Luwu

Noling adalah nama sebuah kelurahan di Kecamatan Bua Ponrang, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Dinata, A. V., dkk. (2024). Kecamatan