Tentara Bulgar, dari Menologi Basil II, abad ke-10.

Bulgar (juga disebut Bolgar atau proto-Bulgaria) adalah suku semi-nomaden, kemungkinan keturunan Bangsa Turkik,[1] awalnya berasal dari Asia Tengah, yang sejak abad ke-2 dan seterusnya tinggal di sebelah utara Kaukasus dan sekitar tepi sungai Volga (lalu Itil). Suku ini secara mendasar berhubungan dengan suku Hun. Cabang dari mereka mendirikan Kekaisaran Bulgaria Pertama. Pada abad ke-7 mereka mendirikan dua negara di padang stepa Pontic-Kaspia: Bulgaria Raya, dan Bulgaria Volga di wilayah yang sekarang bagian dari Tatarstan.

Pada saat ini masyarakat modern yang mengklaim keturunan Bulgar adalah Tatar Volga, Chuvash, Balkar dan Bulgaria.

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Encyclopaedia Britannica Online - Bulgars

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Masjid Bulgar Kazan

Katedral Bulgar Kazan (bahasa Rusia: ะ‘ะพะปะณะฐั€ัะบะฐั ะšะฐะทะฐะฝัŒ ัะพะฑะพั€ะฝะฐั ะผะตฬั‡ะตฬั‚ัŒ) (bahasa Tatar: ะ‘ะพะปะณะฐั€ ะšะฐะทะฐะฝ า—ำ™ะผะธะณัŠ ะผำ™ั‡ะตฬั‚ะตฬ), secara resmi bernama Masjid Bulgar Kazan

Alyssa Daguisรฉ

merek penghasil produk-produk mewah, seperti Louis Vuitton, Dior, Hermรจs, Bulgari, dan Tiffany & Co.. Wajah Alyssa juga terpampang di sejumlah majalah, seperti

Tatarstan

volga bulgaria karena berdasar sejarah daerah wilayah ini adalah volga bulgar.[butuh rujukan] Menurut Pelayanan Statistik Negara Bagian Rusia Diarsipkan

Bulgaria Volga

Bulgaria Volga atau Bolghar Volga-Kama adalah negara Bulgar yang pernah ada antara abad VII hingga XIII di sekitar Sungai Volga dan Kama di Rusia. Saat

Bulgari

Bulgari S.A. (secara resmi bernama BVLGARI) merupakan sebuah perusahaan multinasional yang memproduksi barang-barang mewah dengan fokus pada permata.

Nominalia khan Bulgaria

dianggap berisi nama-nama beberapa penguasa Bulgar awal, klan mereka, tahun mereka naik takhta menurut kalender Bulgar dan panjang pemerintahan mereka, termasuk

Bulgari Resort Bali

Bulgari Resort Bali, dipasarkan dengan nama Bvlgari Resort Bali, adalah hotel mewah yang terletak di Pecatu, Bali. Terletak tidak jauh dari Pura Luhur

Tembok Konstantinopel

Konstantinopel telah diselamatkan dari serangan bangsa Avar, Arab, Rus' dan Bulgar. Selanjutnya, perkembangan meriam telah memperlemah sistem pertahanan ini