| รaka Bey | |
|---|---|
Representasi modern รaka Bey di Museum Angkatan Laut Istanbul | |
| Meninggal | 1093 |
| Kebangsaan | Oghuz |
Tzachas (bahasa Yunani: ฮคฮถฮฑฯแพถฯ), juga dikenal sebagai รaka Bey (bahasa Turki: รaka Bey)[dn 1] adalah seorang komandan militer Seljuk Turki abad ke-11 yang memerintah sebuah negara merdeka di Smyrna (sekarang Izmir). Pada awalnya, ia berdinas di militer Bizantium, sebelum dirinya memberontak dan menduduki Smyrna, sebagian besar tanah pesisir Aegea dari Asia Kecil dan pulau-pulau pesisir pantai pada tahun 1088โ1091. Pada puncak kekuasannya, ia bahkan mendeklarasikan dirinya sebagai Kaisar Bizantium, dan bersumpah untuk menyerang Konstantinopel bersama dengan Pecheneg. Pada tahun 1092, ekspedisi angkatan laut Bizantium di bawah pimpinan John Doukas menimbulkan kekalahan yang telak untuknya dan mereka juga merebut kembali Lesbos, dan pada tahun berikutnya ia tewas terbunuh oleh pengkhianatan anak mantunya, Kilij Arslan I. Smyrna dan sisa dari wilayah kekuasaan รaka Bey sebelumnya diduduki kembali oleh Bizantium beberapa tahun kemudian, pada tahun kr. 1097.
Kehidupan
suntingSangat sedikit yang diketahui tentang kehidupannya, dan semuanya kebanyakan berasal dari satu sumber, Alexiad karya putri Bizantium Anna Komneneโanak perempuan dari Kaisar Alexius I Komnenus (m.ย 1081โ1118). Ia juga disebutkan dalam Danishmendname abad ke-13, tetapi itu tidak termasuk sumber tepercaya karena karakteristik semi-legendaris dari isinya.[1]
Menurut teks Alexiad, รaka Bey awalnya adalah seorang penjarah, yang dijadikan sebagai tahanan oleh Bizantium selama Nikephoros III Botaneiates (m.ย 1078โ1081) berkuasa. รaka Bey masuk ke dinas militer Bizantium dan kariernya melesat cepat melalui dukungan kekaisaran, menerima gelar protonobilissimus dan hadiah yang banyak. Namun, saat Alexius I Komnenus menggulingkan Botaneiates pada tahun 1081, รaka Bey kehilangan posisinya dan melarikan diri dari Bizantium.[1][2]
Dari tahun 1088, ia menggunakan markasnya di Smyrna untuk berperang melawan Bizantium. Mempekerjakan perajin Kristen, ia membangun sebuah armada dan menggunakannya untuk menaklukkan Phokaia, kepulauan Lesbos (kecuali untuk benteng di Mithymna), Samos, Khios dan Rodos di bagian timur Laut Aegea. Sebuah armada Bizantium di bawah pimpinan Niketas Kastamonites dikirim untuk menghadapinya, tetapi รaka Bey dapat mengalahkannya dalam sebuah pertempuran.[2][3] Beberapa cendekiawan modern telah berspekulasi bahwa selama periode ini, ia mungkin telah bekerja samaโdan bahkan mungkin berkoordinasi, dengan dua pemberontak Yunani Bizantium kontemporer, Rhapsomates di Siprus, dan Karykes di Kreta.[1]
Pada tahun 1090 hingga 1091, Bizantium di bawah Konstantin Dalassenos berhasil merebut kembali Khios.[2][4] Tidak terpengaruh, รaka Bey membangun kembali pasukannya dan melanjutkan serangannya, bahkan menyatakan dirinya sebagai kaisar (basileus) dan melanjutkan pencarian demi mendapatkan aliansi melawan Alexius I dengan Pecheneg di Thrace untuk melakukan serangan gabungan di Konstantinopel.[1][2] Pada tahun 1092, Dalassenos dan megas doux yang baru, John Doukas, dikirim untuk menghadapi รaka Bey, dan menyerang benteng Metilene di Lesbos. รaka Bey melakukan perlawanan selama tiga bulan, tetapi akhirnya harus menegosiasikan penyerahan benteng. Selama dirinya kembali ke Smyrna, Dalassenos menyerang armada Turki, yang hampir dihancurkan.[2][5]
Pada musim semi tahun 1093, รaka Bey menyerang pelabuhan Abydos di Laut Marmara. Alexius I meminta kepada Sultan dari Kesultanan Seljuk Rum, Kilij Arslan I (m.ย 1092โ1107), yang menikah dengan putri รaka Bey dan dengan demikian menjadi anak mantunya, untuk menyerang รaka Bey dari belakang. Sultan pergi ke Abydos, tempat di manaโdengan dalih mengundang รaka Bey untuk perjamuanโia membunuh ayah mertuanya.[2][6] Namun, pada tahun caโ1097, seorang "รaka Bey"โyang mungkin merupakan รaka Bey yang asliโdilaporkan masih mempertahankan Smyrna ketika tentara Bizantium di bawah pimpinan John Doukas merebut kembali kota tersebut.[1][2][7]
Lihat juga
suntingCatatan kaki
sunting- ^ Bentuk bahasa Turki dari "Tzachas" tidak muncul dalam dokumen sejarah apapun. Nama "รaka" atau "รaka Bey" lebih sering digunakan terutama di Turki zaman modern, setelah Akdes Nimet Kurat menggunakannya dalam karyanya yang berjudul รaka: Orta Zamanda ฤฐzmir ve Yakฤฑnฤฑndaki Adalarฤฑn Tรผrk Hakimi, Istanbul, 1936, ... yรผksek siyasรฎ ve askerรฎ gรถrรผล sahibi olarak bรผyรผk รถnem taลฤฑyan bu bey'in adฤฑnฤฑn gerรงek sรถyleniลi henรผz tamamen kesinliฤe kavuลmuล deฤildir. Bu hususta ลimdiye kadar รผรง ihtimal ileri sรผrรผlmรผลtรผr: รaka, รaฤa, รakan. AN Kurat'ฤฑn bunu ยซรakaยป kabรปl ederek eserini de ยซรaka Beyยป diye adlandฤฑrmasฤฑ, รถzellikle memleketimizde รaka ลeklinin yaygฤฑnlaลmasฤฑna yol aรงmฤฑลtฤฑr denebilir. (Tarih Dergisi, Cilt 20, ฤฐstanbul รniversitesi Edebiyat Fakรผltesi, ฤฐbrahim Horoz Basฤฑmevi, 1983, p. 56.)
Referensi
sunting- ^ a b c d e Mallett 2013
- ^ a b c d e f g Brand 1991, hlm.ย 2134.
- ^ Anna Komnene. Alexiad, VII.8 (Dawes 1928, hlm.ย 183).
- ^ Anna Komnene. Alexiad, VII.8 (Dawes 1928, hlm.ย 183โ187).
- ^ Anna Komnene. Alexiad, IX.1 (Dawes 1928, hlm.ย 214โ217).
- ^ Anna Komnene. Alexiad, IX.3 (Dawes 1928, hlm.ย 219โ220).
- ^ Anna Komnene. Alexiad, XI.5 (Dawes 1928, hlm.ย 281)
Rujukan
sunting- Brand, Charles M. (1991). "Tzachas". Dalam Kazhdan, Alexander (ed.). The Oxford Dictionary of Byzantium. Oxford and New York: Oxford University Press. hlm.ย 2134. ISBNย 978-0-19-504652-6.
- Dawes, Elizabeth A., ed. (1928). The Alexiad. London, England: Routledge & Kegan Paul.
- Mallett, Alex (2013). "รaka Bey". Dalam Fleet, Kate; Krรคmer, Gudrun; Matringe, Denis; Nawas, John; Rowson, Everett (ed.). Encyclopaedia of Islam, 3rd Edition. Brill Online. Diakses tanggal 23 Februari 2015.