Kode keamanan kartu berada di belakang kartu kredit atau debit MasterCard, Visa, Discover, Diners Club, dan JCB serta biasanya merupakan sekumpulan terpisah dari empat digit angka di sebelah kanan strip tanda tangan.
Pada kartu American Express, kode keamanan kartu adalah kumpulan empat digit yang dicetak, tidak timbul, di depan sebelah kanan.

Kode keamanan kartu (bahasa Inggris: Card security code, CSC; juga disebut sebagai data verifikasi kartu (CVD), angka verifikasi kartu, nilai verifikasi kartu (CVV), kode nilai verifikasi kartu, kode verifikasi kartu (CVC), kode verifikasi (V-code atau V code), verifikasi kode kartu,[1] atau kode panel tanda tangan (SPC)[2]) adalah ifitur keamanan pada kartu kredit dan kartu debit untuk transaksi pembayaran-dengan-kartu tanpa kehadiran kartu yang dilembagakan untuk mengurangi timbulnya penipuan kartu kredit.

CSC adalah sebagai tambahan pada nomor kartu bank yang dicetak timbul pada kartu. CSC digunakan sebagai fitur keamanan, dalam situasi di mana PIN tidak dapat digunakan. PIN tidak tercetak atau disematkan pada kartu tetapi dimasukkan secara manual oleh pemegang kartu selama transaksi point of sale (adanya kartu). Kartu tanpa-kontak dan chip kartu dapat secara elektronik menghasilkan kode mereka sendiri, seperti iCVV atau suatu CVV dinamis.

CSC pada awalnya dikembangkan di Inggris sebagai kode alfanumerik 11 karakter oleh karyawan Equifax Michael Stone pada tahun 1995. Setelah melakukan pengujian dengan Littlewoods Home Shopping group dan NatWest bank, konsep tersebut diadopsi oleh APACS (UK Association of Payment Clearing Services) dan disederhanakan menjadi kode tiga digit yang dikenal saat ini. MasterCard mulai menerbitkan nomor CVC2 pada tahun 1997 dan Visa di Amerika Serikat mengeluarkannya pada tahun 2001. American Express mulai menggunakan CSC pada tahun 1999, sebagai tanggapan atas pertumbuhan transaksi internet dan keluhan pengguna kartu tentang gangguan pengeluaran saat keamanan kartu dipertanyakan.

Pada tahun 2016, suatu teknologi e-commerce baru yang disebut Motioncode diperkenalkan, dirancang untuk secara otomatis memperbaharui kode CVV setiap jam atau lebih.[3]

Penempatan

sunting
Pada kartu debit Visa Bank Jago, kode keamanan kartu hanya dapat diakses melalui aplikasi perbankan yang telah disediakan

Kode keamanan kartu biasanya tercetak tiga atau empat digit terakhir, tidak timbul seperti nomor kartu, di strip tanda tangan pada bagian belakang kartu. Pada kartu American Express, kode keamanan kartu adalah empat digit yang dicetak (tidak timbul) di bagian depan ke arah kanan. Kode keamanan kartu tidak dikodekan pada strip magnetik tetapi dicetak rata.

  • Kartu American Express memiliki empat-digit kode yang dicetak pada sisi depan kartu di atas nomor kartu
  • Kartu kredit dan debit Diners Club, Discover, JCB, MasterCard, dan Visa memiliki tiga digit kode pengaman. Kode tersebut berupa kumpulan angka yang tercetak di panel tanda tangan belakang kartu.
  • Kartu baru MasterCard dan Visa di Amerika Utara menampilkan kode dalam sebuah panel yang terpisah di sebelah kanan strip tanda tangan.[4] Hal ini dilakukan untuk mencegah penimpaan angka dengan menandatangani kartu tersebut.

Pembuatan CSC

sunting

CSC untuk setiap kartu (bentuk 1 dan 2) dihasilkan oleh penerbit kartu saat kartu dikeluarkan. Kode ini dihitung dengan mengenkripsi nomor kartu bank dan tanggal kedaluwarsa (dua bidang dicetak pada kartu) dengan kunci enkripsi yang hanya diketahui oleh penerbit kartu, dan menentukan hasilnya.[5][6]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Authorize.Net - Developer Frequently Asked Questions:". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-03-29. Diakses tanggal 2009-03-29.
  2. ^ "CIBC MasterCard - MasterCard SecureCode". Diarsipkan dari asli tanggal 24 April 2014. Diakses tanggal 2012-07-12.
  3. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-10-03. Diakses tanggal 2017-05-07.
  4. ^ "Card Security Features" (PDF). Visa. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2012-02-16.
  5. ^ "z/OS Integrated Cryptographic Service Facility Application Programmer's Guide". IBM. March 2002. hlm.ย 209.
  6. ^ "z/OS Integrated Cryptographic Service Facility Application Programmer's Guide". IBM. March 2002. hlm.ย 258.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Ceki

Partui: Two Popular Card Games of the 'Christรฃos' of Malacca', translated by A. G. Smith". Journal of the International Playing-Card Society. 22 (2): 34-40

Abu Bakar al-Baghdadi

Independent. Diakses tanggal 30 June 2014. Hal, John; Hanna, Laurie. "Report card emerges showing ISIS leader struggled at school". Daily Mail. Diarsipkan

Carding

just six seconds: How criminals only need moments to guess card number and security code". Diakses tanggal 2 December 2016. Ilascu, Ionut (11 August

Wi-Fi

internal, seperti mini PCIe (mPCIe, M.2), USB, ExpressCard dan sebelumnya PCI, Cardbus, dan PC Card. Per tahun 2010, sebagian besar laptop baru dilengkapi

Bae Yong-joon

LG Card, Korea Investment Trust, Kolon ManStar, Old & New, Halla Millate 2003: Ray Ban Glasses, Taster's Choice, LG Whisen, LG Telecom, LG Card, Kolon

Jakarta Enterprise Beans

kerja. Contohnya, session bean digunakan untuk melakukan validasi credit card, mencariketersediaan jadwal penerbangan, dan menyimpan shopping cart. Session

Rikiya Koyama

Rikiya Koyama (ๅฐๅฑฑ ๅŠ›ไนŸcode: ja is deprecated , Koyama Rikiya, lahir 18 Desember 1963) adalah aktor Jepang, pengisi suara dan narator yang saat ini berafiliasi

Revolusi Mesir 2011

tanggal 31 January 2011. Diakses tanggal 1 February 2011. "Mubarak plays last card, the army; Police vanish". World Tribune (online). 31 January 2011. Diarsipkan