CD4, Cluster of differentiation 4, extracellular
Identifikasi
SimbolCD4-extrcel
PfamPF09191
InterProIPR015274
SCOP1cid
SUPERFAMILY1cid
OPM superfamily193
OPM protein2klu
CDDcd07695

CD4 (kluster diferensiasi 4) adalah sebuah marker atau penanda yang berada di permukaan sel-sel darah putih manusia, terutama sel-sel limfosit. CD4 pada orang dengan sistem kekebalan yang menurun menjadi sangat penting, karena berkurangnya nilai CD4 dalam tubuh manusia menunjukkan berkurangnya sel-sel darah putih atau limfosit yang seharusnya berperan dalam memerangi infeksi yang masuk ke tubuh manusia. Pada orang dengan sistem kekebalan yang baik, nilai CD4 berkisar antara 1400-1500. Sedangkan pada orang dengan sistem kekebalan yang terganggu (misal pada orang yang terinfeksi HIV) nilai CD 4 semakin lama akan semakin menurun (bahkan pada beberapa kasus bisa sampai nol).

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

AIDS

seperti sel T CD4+ (sejenis sel T), makrofaga, dan sel dendritik. HIV merusak sel T CD4+ secara langsung dan tidak langsung, padahal sel T CD4+ dibutuhkan

HIV

virus (virion) dengan reseptor pada permukaan sel inang, di antaranya adalah CD4, CXCR5, dan CXCR5. Sel-sel yang menjadi target HIV adalah sel dendritik,

Sel T pembunuh alami

cell; disingkat NKT cell atau NKT saja) adalah sebutan bagi golongan sel T CD4 yang mempunyai ekspresi NK1.1+ dengan pencerap α:β yang serupa. Secara sederhana

Sel T

berbeda-beda. Sel T yang telah disintesis dari kelenjar timus disebut sel T CD4 naif (bahasa Inggris: naive T cellcode: en is deprecated ), akan terbawa

Sitokin

"Programmed death-1-induced interleukin-10 production by monocytes impairs CD4+ T cell activation during HIV infection". Nat. Med. 16 (4): 452–9. April

Obat antivirus

reseptor di permukaan sel T spesifik CD4 dan CCR5. Usaha yang dilakukan untuk mengganggu pengikatan HIV ke reseptor CD4 gagal untuk menghentikan infeksi HIV

Radang paru-paru

keparahan penyakit. Di kalangan mereka yang menderita HIV/AIDS serta hitungan CD4 kurang dari 200 sel/uL, antibiotik trimetoprim/sulfametoksazol menurunkan

Strok

TH1 CD4+ dengan sekresi sitokina pro-radang termasuk IL-2, IL-12, IFN-γ dan TNF-α dapat memperburuk efek yang ditimbulkan strok, sedangkan Sel TH2 CD4+ dengan