Leganés memainkan sebagian besar keberadaannya di liga yang lebih rendah. Pada tahun 1977, klub kembali promosi ke divisi empat, di mana Leganés telah bermain sebelumnya selama tujuh tahun ketika divisi ini masih merupakan tingkat ketiga sistem kasta sepak bola Spanyol.
Setelah perkembangan mantap, Leganés mencapai divisi tiga yang baru pada tahun 1987, dan promosi ke divisi kedua enam tahun kemudian dan mempertahankan status bermain di liga tersebut selama 11 musim; selama jangka waktu ini, tim ini dua kali berturut-turut berada di peringkat kedelapan (peringkat terbaik mereka) pada 1995-97.
Pada musim 2015-16, Leganés memperoleh, untuk pertama kalinya dalam sejarah, promosi ke La Liga, yang dipastikan pada 4 Juni 2016 dengan kemenangan tandang 1-0 melawan CD Mirandés.
yang terletak di Leganés, Spanyol. Stadion ini digunakan untuk pertandingan sepak bola dan merupakan stadion kandang dari CD Leganés. Stadion ini memiliki
Sevilla dan tim nasional Maroko. En-Nesyri pernah bermain untuk Málaga dan Leganés sebelum bergabung ke Sevilla pada Januari 2020. Ia telah mencatakan lebih
Esbjerg fB, ia kemudian bermain untuk Toulouse dan Bordeaux di Ligue 1, dan Leganés, Barcelona serta Espanyol di La Liga. Ia juga sempat menghabiskan waktu
seorang pemain sepak bola profesional asal Spanyol yang bermain untuk CD Leganés sebagai gelandang tengah. Pada 31 Agustus 2018, setelah Málaga terdegradasi
Aguirre, nuevo entrenador del C.D. Leganés" [Javier Aguirre, new coach of CD Leganés] (dalam bahasa Spanyol). CD Leganés. 4 November 2019. Diakses tanggal
14 Oktober 2020. Diakses tanggal 1 Juli 2019. "Facilities - Butarque". CD Leganés. Diakses tanggal 1 Juli 2019. "Son Moix Iberostar Estadi (Son Moix)".
Diakses tanggal 4 September 2020 "Leganés wins against Athletic at San Mamés and is still alive (0-2)". CD Leganés. 16 Juli 2020. Diakses tanggal 17 Juli