Kontainer Linux adalah implementasi virtualisasi tingkat sistem operasi untuk sistem operasi Linux. Beberapa implementasi yang ada semuanya berbasis pada virtualisasi, isolasi, dan mekanisme manajemen sumber daya yang disediakan oleh kernel Linux, khususnya namespaces dan cgroups.[1] Adapun daftarnya adalah sebagai berikut:

  • Docker, pertama kali dirilis pada 13 Maret 2013; 13 tahun lalu (2013-03-13)
  • Linux-VServer
  • lmctfy, awalnya dikembangkan oleh Google dan dirilis pada 13 Oktober 2013; 12 tahun lalu (2013-10-13), tetapi tidak aktif dikembangkan sejak 2015.
  • LXC (Linux Containers), pertama kali dirilis pada Agustus 6, 2008; 17 tahun lalu (2008-08-06)[2]
  • LXD, alternatif LXC, dikembangkan oleh Canonical[3]
  • OpenVZ
  • Rkt[4] (diarsipkan[5]), mulanya dikembangkan oleh CoreOS Inc. dan kemudian diakuisisi[6] oleh Red Hat Inc.
  • Singularity
  • systemd-nspawn[7]
  • Podman[8]
  • Charliecloud, sekumpulan alat kontainer yang digunakan pada sistem HPC[9]
  • Kata Containers[10]
  • Bottlerocket, sistem operasi sumber terbuka berbasis Linux yang dibuat khusus oleh Amazon Web Services untuk menjalankan kontainer pada mesin virtual atau hos bare-metal[11]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Rami, Rosen. "Namespaces and Cgroups, the basis of Linux Containers" (PDF). Diakses tanggal 18 August 2016.
  2. ^ "LXC - Linux Containers". linuxcontainers.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-11-10. Diakses tanggal 2014-11-10.
  3. ^ "LXD". linuxcontainers.org. Diakses tanggal 2021-02-11.
  4. ^ "Rkt container engine".
  5. ^ "CNCF Archives RKT". CNCF. Diakses tanggal 19 Aug 2019.
  6. ^ "Red Hat to Acquire CoreOS". Red Hat inc. Diakses tanggal 30 Jan 2018.
  7. ^ Poettering, Lennart. "systemd For Administrators, Part XXI". Diakses tanggal 2 July 2016.
  8. ^ Rootless containers with Podman and fuse-overlayfs, CERN Workshop, 2019-06-04
  9. ^ https://hpc.github.io/charliecloud/. Diakses tanggal 4 October 2020.
  10. ^ https://katacontainers.io/
  11. ^ "Bottlerocket is a Linux-based operating system purpose-built to run containers".


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

PostmarketOS

juga mampu menjalankan Docker, jika kernel spesifik perangkat memiliki cgroups dan konfigurasi relevan yang diaktifkan. Proyek ini bertujuan untuk menyediakan

Flatpak

Hat Alexander Larsson. Flatpak memanfaatkan fitur kernel Linux seperti cgroups, namespaces, bind mounts, dan seccomp, serta teknologi seperti OSTree dan

Apache Mesos

mendukung instansi Docker, rkt dan appc secara terpusat. Mesos menggunakan cgroups Linux untuk menyediakan isolasi untuk CPU, memori virtual, I/O dan sistem