Peralatan komunikasi pada saat Perang Dunia II.

Korps Komunikasi dan Elektronika ((Inggris):Signal corps; (Jerman):Fernmeldetruppe; (Rusia):ะ’ะพะนัะบะฐ ัะฒัะทะธ) adalah suatu cabang militer yang bertanggung jawab untuk Komunikasi militer. Beberapa negara memiliki korps perhubungan, yang biasanya adalah bawahan dari Angkatan darat sebuah negara. Komunikasi militer biasanya meliputi radio, telepon dan komunikasi berbasis digital. Jenderal Erich Fellgiebel, seorang komandan pasukan intelijen Jerman pernah berkata: "Pasukan Komunikasi Memiliki Tugas Berat, Tidak Berbau, Tidak Meledak, Kebanyakan Orang Tidak Menyadarinya Bahkan Hingga Tugas Terakhir".[1] Oleh karena itu peran Korps komunikasi/perhubungan sangat vital yaitu sebagai penghubung komunikasi dari tim operasi kepada markas dalam hal koordinasi operasi untuk mengatur strategi perang.

Korps komlek Angkatan darat

sunting

Korps Komlek Angkatan Darat atau biasa disingkat menjadi "Komlekad" atau "Cke" (dahulu bernama "Korps Perhubungan (Chb))", merupakan salah satu Korps dalam Militer Indonesia di bawah komando Pusat Komunikasi dan Elektronika Angkatan Darat โ€” TNI AD, yang mempunyai tugas pokok dan fungsi menyampaikan berbagai informasi operasi atau non operasi kepada satuan tempur dan komando atas.[2]

Untuk menjadi prajurit Cke harus memiliki kemampuan dalam hal teknis seperti telekomunikasi, elektronika, jaringan, hingga hal teknis militer lainnya. Karena dalam pelaksaan penugasan prajurit korps perhubungan sering sekali berhadapan dengan hal telekomunikasi militer, persandian, bahkan perawatan alat dan teknologi informasi militer.[2]

Berdasarkan Surat Keputusan KASAD Nomor:Skep/103/V/2007, tanggal 23 Mei 2007, Korps perhubungan (Chb) menggunakan baret berwarna Hijau Muda ( ย  Spring Green ) dengan emblem berbentuk logo "Kapota Yudha".[3]

Referensi

sunting
  1. ^ Georg Kampe, Hans (2 Juli 1999). "Fernmeldetruppe und Militรคr Die Geschichte der Fernmeldetruppe des Heeres". www.hgkampe.homepage.t-online.de (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 2 November 2022.
  2. ^ a b Pratama, Ichsan (23 Agustus 2022). "Korps Perhubungan: Karena Operasi Perang Berhasil Karena Komunikasi". militer.id. Militer.ID All Rights Reserved. Diakses tanggal 2 November 2022.
  3. ^ Pratama, Ichsan (24 Juli 2022). "Korps Perhubungan TNI AD: Sang Penjaga Alat Tempur Negara". militer.id. Diakses tanggal 2 November 2022.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Media sosial

in Human Behavior (dalam bahasa Inggris). 26 (2): 247โ€“253. doi:10.1016/j.chb.2009.09.003. ISSNย 0747-5632. Jargon, Julie (2019-06-18). "How 13 Became the

Daftar kecabangan TNI Angkatan Darat

Han. Korps Komunikasi dan Elektronika (Cke)(sebelumnya Korps Perhubungan (Chb)): adalah kesatuan yang fungsi utamanya menyelenggarakan komunikasi dan elektronika

Takut ketinggalan

Human Behavior (dalam bahasa Inggris). 29 (4): 1841โ€“1848. doi:10.1016/j.chb.2013.02.014. ISSNย 0747-5632. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-12-15. Diakses

Pusat Komunikasi dan Elektronika Angkatan Darat

Brigjen TNI Koestomo, M.Sc., Dirhubad menjadi Irmat Itjen Dephan; Kolonel Chb Pramono, Wadirhubad menjadi Dirhubad Puspen, ed. (30 September 2010). "Wakasad

M. Idris Gassing

Akademi Militer tahun 1974. Ia sebelumnya berasal dari Korps Perhubungan (CHB), sebelumnya Pindah Infanteri (Kopassus). M. Idris Gassing adalah putra Letkol

Nurcahyo Utomo

merupakan lulusan Akademi Militer (1988-B) dan berasal dari Korps Perhubungan (CHB). Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Dansatinteltek BAIS TNI

Izak Pangemanan

Bidang Ekonomi Lemhannas (2025โ€”Sekarang) Abituren Akmil 1990 (Perhubungan/CHB No. 1) Panglima TNI Rotasi dan Mutasi 256 Perwira Tinggi TNI (28 Juli 2024)

Simamora

, Perwira Polri Kolonel Sus Drs. Saud D. Simamora, Itjen Kemhan Kolenel Chb Yunianus P Simamora, S.I.P., Atase Pertahanan Saut Parlindungan Simamora