📑 Table of Contents
Air Terjun Coban Rondo
Penampakan air terjun
Peta
LokasiKec. Pujon, Kabupaten Malang
Koordinat7°53′5.86″S 112°28′38.28″E / 7.8849611°S 112.4773000°E / -7.8849611; 112.4773000
TipeAir Terjun
Tinggi total84 meter (276 ft)
Titik terpanjang1.135 meter (3.724 ft)

Air Terjun Coban Rondo merupakan air terjun yang terletak di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Air terjun ini mudah dijangkau oleh kendaraan umum. Akses yang paling mudah adalah dengan melalui jalan raya dari Malang ke Batu di sebelah timur atau dari Kediri ke Pare menuju Malang dari arah barat. Wisata Air Terjun Coban Rondo pertama kali diremiskan pada tahun 1980 sebagai tempat wisata alam.[1]

Karakteristik

sunting

Coban Rondo terletak pada ketinggian 1.135 m di atas permukaan laut. Air terjun ini memiliki ketinggian 84 meter dengan debit air berkisar antara 90 liter per detik pada musim kemarau, sampai dengan 150 liter per detik pada musim penghujan. Coban Rondo sebenarnya merupakan bagian dari kelompok air terjun bertingkat; dimulai dengan air terjun kembar bernama Coban Manten yang bergabung menjadi satu dinamakan Coban Dudo, dan kemudian mengalir ke bawah dengan nama Coban Rondo.

Legenda

sunting

Tersebutlah Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi dan Raden Baron Kusumo dari Gunung Anjasmoro yang jatuh cinta. Keduanya memutuskan untuk mengikat janji dalam pernikahan. Baru beberapa hari menjadi suami-istri, Dewi Anjarwati mengajak suaminya untuk bertandang ke rumah orang tua mereka yang ada di Gunung Anjasmoro. Niat ini ditentang oleh orang tua Dewi Anjarwati. Menurut tradisi Jawa kuno, pasangan pengantin baru dilarang bepergian sebelum usia pernikahan mencapai selapan. Hal ini diyakini bisa mendatangkan kesialan bagi pasangan tersebut. Namun, keduanya tetap bersikeras pergi.

Di tengah perjalanan, Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusumo bertemu dengan Joko Lelono. Rupanya orang asing itu terpikat kecantikan Dewi Anjarwati pada pandangan pertama. Joko Lelono pun menantang Raden Baron Kusumo berduel untuk memperebutkan Dewi Anjarwati. Sang istri diminta untuk menyembunyikan diri di balik air terjun sembari menunggu suaminya datang menjemput. Tak disangka, Raden Baron Kusumo dan Joko Lelono sama-sama tewas dalam pertarungan. Janji Raden Baron Kusumo untuk menjemput istrinya tak bisa dipenuhi. Tinggallah Dewi Anjarwati yang menjanda meratapi nasibnya di balik air terjun.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ Laksmita, Debby (2024-01-15). "COBAN RONDO: Tiket, Suasana dan Wahana". TravelsPromo. Diakses tanggal 2025-09-12.
  2. ^ "Legenda Coban Rondo kisah cinta tragis". Merdeka.com. Diakses tanggal 5 Juli 2016.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Cobán

Cobán adalah ibu kota departemen Alta Verapaz di Guatemala tengah. Ini juga berfungsi sebagai pusat administrasi untuk kotamadya Coban di sekitarnya. Terletak

Air Terjun Coban Sriti

Air Terjun Coban Sriti atau Coban Wolu merupakan air terjun yang terletak di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Belum diketahui pasti total ketinggian

Kabupaten Malang

Poncokusumo. Air terjun Coban Jahe, terletak di Kecamatan Jabung. Air terjun Coban Glothak, terletak di Kecamatan Wagir. Air terjun Coban Sumber Pitu, terletak

Air terjun Coban Rais

Air terjun Coban Rais merupakan air terjun yang berlokasi di Desa oro-oro Ombo, Kota Batu. Akses paling mudah menuju Coban Rais adalah melewati jalan

Coban Putri

Coban Putri merupakan salah satu wisata air terjun yang terletak di Kota Batu, Jawa Timur. Ketinggian air terjun ini berkisar 15-20 meter dan berada di

Katedral Cobán

deprecated ) juga disebut Katedral Cobán adalah sebuah gereja katedral Katolik yang terletak di kota dan kotamadya Cobán di departemen Alta Verapaz di negara

Jabung, Malang

Selain pendakian, Jabung juga dikenal dengan air terjunnya seperti Coban Jahe dan Coban Siuk. Desa Jabung adalah satu daerah di Malang yang masih mempertahankan

Iran

Mihrabani 1236–1537 Dinasti Kurt 1244–1396 Kekaisaran Ilkhan 1256–1335 Wangsa Cobani 1335–1357 Wangsa Muzaffari 1335–1393 Wangsa Jalayiri 1337–1376 Sarbadar