Office Open XML (dikenal juga sebagai OpenXML atau OOXML)[1]merupakan sebuah format dokumen berbasis XML yang dikembangkan oleh Microsoft dan diadopsi oleh ECMA International sebagai ECMA-376 pada tahun 2006. Pada Desember 2008 ECMA kembali merilis versi kedua dan kembali merilis versi ketiga pada bulan Juni 2011 kemudian diadopsi oleh ISO dan IEC sebagai ISO/IEC 29500. Saat ini ECMA-376 memiliki versi kelima yang dirilis pada Desember 2021.[2] Format ini dikembangkan oleh Microsoft untuk dokumen dalam bentuk pengolah kata, lembar kerja, presentasi, serta grafik.

Microsoft Office 2007 sudah mendukung Standar Office Open XML ECMA-376. Microsoft Office 2010 sudah mendukung penuh penerapan ISO/IEC 29500.[3]

Sejarah

sunting

Pada Agustus 2000, Microsoft merilis versi beta dari file format XML untuk Microsotf Excel. Pada Oktober 2002, versi beta dari Microsoft Office 2003 dirilis dan mendukung fitur pengolahan kata.[4] Dua format XML ini secara resmi dirilis pada April 2003 sebagai Microsoft Office 2003.

Pada November 2005, Microsoft mengumumkan penyerahan format Open XML untuk distandardisasi oleh ECMA International sebagai "Office Open XML".[5]

Versi

sunting

Office Open XML memiliki beberapa versi yang saat ini tersedia.

ECMA-376

sunting

Standar yang mendefinisikan kosakata Office Open XML lengkap dengan pengemasan dan pendokumentasian. Selain itu, standar ini juga digunakan untuk menetapkan persyaratan bagi para pengguna dan produsen Office Open XML. Pada versi kelima, ECMA-376 terdiri dari 4 bagian, tetapi hanya digunakan 2 bagian saja.[6]

Bagian-bagian yang ada di ECMA-376 yaitu bagian 1. Fundamentals And Markup Language Reference (Edisi 5, Desember 2016), bagian 2. Open Packaging Conventions (Edisi 5, Desember 2 2021), bagian 3. Markup Compatibility and Extensibility (Edisi 5, Desember 2 2015), dan bagian 4. Transitional Migration Features ( Edisi 5, Desember 2 2016).

Dukungan Aplikasi

sunting

Microsoft Office 2007 sudah mendukung Standar Office Open XML ECMA-376. Microsoft Office 2010 sudah mendukung penuh penerapan ISO/IEC 29500.[3]

Kemampuan untuk membaca dan menulis(read and write) dalam format Office Open XML tidak hanya terbatas pada aplikasi Microsoft Office saja, namun bisa juga digunakna pada produk aplikasi perkantoran yang lain seperti:

  • Collabora Online, aplikasi seluler dan desktop yang bisa digunakan untuk membuka dan menyimpan file Office Open XML.[7]
  • LibreOffice bisa digunakan untuk membuka dan menyimpan file Office Open XML seperti membuka dokumen dari Microsoft Office 2007 dan 2010.[8]
  • Google Workspace, beberapa layanan dari google yang bisa digunakan untuk membaca dan menyimpan file Office Open XML yang digunakan oleh Microsoft Office dianataranya yaitu Google Dokumen, Google Sheets, dan Google Slide.[9]
  • Apache OpenOffice, aplikasi desktop yang bisa digunkan untuk membaca dan menyimpan file Office Open XML. Aplikasi ini juga berlisensi publik, sehingga siapa saja bisa mengunduh dan memanfaatkannya dengan gratis.[10]

Referensi

sunting
  1. ^ "LibreOffice OOXML - The Document Foundation Wiki". wiki.documentfoundation.org. Diakses tanggal 2024-11-21.
  2. ^ "Ecma International approves new standards". Ecma International (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-11-21.
  3. ^ a b "Overview of the XML file formats in Office 2010". learn.microsoft.com (dalam bahasa American English). 2014-07-22. Diakses tanggal 2024-11-21.
  4. ^ kexugit (2007-01-25). "History of office XML formats (1998-2006)". learn.microsoft.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-11-21.
  5. ^ "Q&A: Microsoft Co-Sponsors Submission of Office Open XML Document Formats to Ecma International for Standardization". Stories (dalam bahasa American English). 2005-11-21. Diakses tanggal 2024-11-21.
  6. ^ "ECMA-376". Ecma International (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-11-21.
  7. ^ Brock, Richard (2020-11-02). "Collabora Online 6.4.0-released". Collabora Online and Collabora Office (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-11-21.
  8. ^ "LibreOffice Certification | LibreOffice - Free and private office suite - Based on OpenOffice - Compatible with Microsoft". www.libreoffice.org. Diakses tanggal 2024-11-25.
  9. ^ Workspace, Google. "Google Workspace | Solusi Aplikasi Bisnis dan Kolaborasi". Google Workspace. Diakses tanggal 2024-11-21.
  10. ^ "Apache OpenOffice Product Description". www.openoffice.org. Diakses tanggal 2024-11-21.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Microsoft Publisher

mengimpor format berkas Publisher (.pub) untuk disunting, seperti Collabora Online, LibreOffice, dan Scribus. Publisher mendukung banyak format berkas

Nextcloud

panggilan audio dan video 12 Tidak ada Melihat dan menyunting dokumen dengan Collabora 13 Tidak ada Tambahkan lebih banyak fitur lewat Apps Nextcloud

LibreOffice

berkolaborasi dengan pengguna lain dalam mengerjakan suatu dokumen secara online. LibreOffice menyertakan semua modul utamanya dalam pemasangan. Sebelumnya

The Document Foundation

LibreOffice Basic Universal Network Objects Organisasi The Document Foundation Canonical Collabora Productivity Red Hat SUSE Kategori Commons Wikibooks