t Student
Fungsi kepekatan probabilitas
Fungsi distribusi kumulatif
Parameter derajat kebebasan (riil, hampir selalu bilangan bulat positif)
Dukungan
PDF
CDF
dengan adalah fungsi hipergeometris
Mean untuk lainnya tak terdefinisi
Median
Modus
Variance untuk untuk
lainnya tak terdefinisi
Skewness for lainnya tak terdefinisi
Ex. kurtosis for ∞ for
otherwise undefined
Entropi
dengan
adalah fungsi digamma,
adalah fungsi beta.
MGFtidak terdefinisi
CF for
Kekurangan yang diperkirakan [en] dengan adalah invers dari bentuk standar CDF t Student, dan adalah bentuk standar dari PDF t Student.[2]

Pada teori peluang dan statistika, distribusi t Student (atau lebih sederhana distribusi t) tν adalah sebaran peluang yang menggeneralisasikan distribusi normal standar. Seperti distribusi normal, distribusi t simetris di sekitar nol dan memiliki bentuk bel.

Namun, distribusi t memiliki ekor yang lebih berat, dengan massa ekor bergantung pada parameter derajat kebebasan ν. Untuk ν = 1, distribusi t Student tν menjadi distribusi Cauchy standar, dengan ekor yang sangat "gemuk". Sementara itu, untuk ν → ∞, distribusi t menjadi distribusi normal standar N(0,1) yang memiliki ekor yang "tipis".

Distribusi t Students memainkan peran penting pada banyak analisis statistika, termasuk uji t Student untuk menguji signifikansi statistika dari perbedaan antara dua rerata sampel, pembangunan selang kepercayaan untuk perbedaan antara dua rerata populasi, dan pada analisis regresi linear.

Pada bentuk skala lokalisasi distribusi t lst(μ, τ2, ν), distribusi ini menggeneralisasi distribusi normal dan juga muncul pada analisis Bayes pada data dari keluarga distribusi peluang majemuk [en] keika dimarjinalkan oleh parameter variasi.

Definisi

sunting

Fungsi kepekatan probabilitas

sunting

Distribusi t Student memiliki fungsi kepekatan probabilitas (probability density function; PDF) sebagai berikut:

dengan ν adalah jumlah derajat kebebasan dan Γ adalah fungsi gamma. Definisi ini juga dapat ditulis sebagai berikut:

dengan B adalah fungsi beta. Pada beberapa nilai bilangan bulat derajat kebebasan ν , kita dapat: Untuk ν > 1 dan genap,

Untuk ν > 1 dan ganjil,

Fungsi kerapatan probabilitas bernilai simetris dan bentuknya terlihat seperti bel selayaknya variabel yang terdistribusi normal dengan rerata 0 dan variasi 1, tetapi dengan bentuk yang sedikit lebih rendah dan lebar. Ketika nilai derajat kebabsannya meningkat, distribusi t mendekati distribusi normal dengan rerata 0 dan variasi 1. Untuk alasan ini, parameter ν juga disebut sebagai parameter normalisasi.[3]

Gambar berikut memperlihatkan kerapatan dari distribusi t ketika nilai ν meningkat. Distribusi normal diperlihatkan dengan warna biru sebagai perbandingan. Catat bahwa distribusi t (garis merah) menjadi lebih dekat dengan distribusi normal saat nilai ν meningkat.

Kerapatan distribusi t (merah) untuk derajat kebebasan dengan nilai 1, 2, 3, 5, 10, dan 30 dibandingkan dengan distribusi normal standar (biru).
Plot sebelumnya diperlihatkan dalam warna hijau.
1 derajat kebebasan
2 derajat kebebasan
3 derajat kebebasan
5 derajat kebebasan
10 derajat kebebasan
30 derajat kebebasan

Fungsi distribusi kumulatif

sunting

Fungsi distribusi kumulatif (cumulative distribution function; CDF) dapat dituliskan dalam bentuk I, bentuk fungsi beta tidak lengkap. Untuk t > 0,

dengan

Nilai lain dapat dihitung dengan simetris. Persamaan alternatif, berlaku untuk t2 < ν, adalah

dengan 2F1 ( , ; ; ) adalah salah satu contoh dari fungsi hipergeometris.

Untuk informasi lebih lanjut tentang fungsi distribusi kumulatif invers, lihat fungsi kuantil § Distribusi t Student

Kasus khusus

sunting

Beberapa nilai ν memberikan bentuk sederhana dari distribusi t Students.

PDF CDF Catatan
1 Lihat Distribusi Cauchy
2
3
4
5
Lihat Distribusi normal, Fungsi galat [en]

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Hurst, Simon. "The characteristic function of the Student t distribution". Financial Mathematics Research Report. Statistics Research Report No. SRR044-95. Diarsipkan dari asli tanggal February 18, 2010.
  2. ^ Norton, Matthew; Khokhlov, Valentyn; Uryasev, Stan (2019). "Calculating CVaR and bPOE for common probability distributions with application to portfolio optimization and density estimation" (PDF). Annals of Operations Research. 299 (1–2). Springer: 1281–1315. arXiv:1811.11301. doi:10.1007/s10479-019-03373-1. S2CID 254231768. Diakses tanggal 2023-02-27.
  3. ^ Kruschke, J.K. (2015). Doing Bayesian Data Analysis (Edisi 2nd). Academic Press. ISBN 9780124058880. OCLC 959632184.

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Uji t Student

the history of probability and statistics XLIV. A forerunner of the t-distribution". Biometrika. 83 (4): 891–898. doi:10.1093/biomet/83.4.891. MR 1766040

Eksperimen semu

theory Population Statistic Probability distribution Sampling distribution Order statistic Empirical distribution Density estimation Statistical model Lp

Efek pengacau

theory Population Statistic Probability distribution Sampling distribution Order statistic Empirical distribution Density estimation Statistical model Lp

Levodopa

ISBN 978-94-011-4439-1. Diakses tanggal 28 September 2024. Doggrell SA (2023). "Continuous subcutaneous levodopa-carbidopa for the treatment of advanced Parkinson's

Model generatif

classifier is called a generative classifier, because we can view the distribution P ( X ∣ Y ) {\displaystyle P(X\mid Y)} as describing how to generate

Statistika

theory Population Statistic Probability distribution Sampling distribution Order statistic Empirical distribution Density estimation Statistical model Lp

Biofilm

biosynthesis gene algC in Pseudomonas aeruginosa during biofilm development in continuous culture. Appl Environ Microbiol 61, 860-867 (Inggris) Watnick P I, Kolter

Manusia

August 2015. Kraft R (11 December 2010). "JSC celebrates ten years of continuous human presence aboard the International Space Station". JSC Features.