Berikut adalah daftar residen yang pernah memerintah Buitenzorg.[1]

Keresidenan Bogor, Jawa Barat, Hindia Belanda (1817โ€“1942)

sunting
Belanda Resident van Buitenzorg
No. Nama Awal menjabat Akhir menjabat
1
Franรงois Emanuel Hardy
1817
1818
2
Carel Sirardus Willem van Hogendorp
1818
1823
3
Johan Gerard van Angelbeek
1823
1826
1826โ€“1836 Keresidenan Bogor turun status menjadi Afdeling Bogor,
dan dipimpin oleh asisten residen
4
Johannes Hendrik van den Bosch
1836
1838
1838โ€“1925 Keresidenan Bogor kembali turun status menjadi Afdeling Bogor, di bawah Residen Batavia
dan dipimpin okeh asisten residen
5
Hendrik Kool[2]
1 September 1925
9 Juni 1927
6
Frederik Willem Slangen
9 Juni 1927
1929
7
Johan Herman Bernhard Kuneman
1929
1929
8
Leendert Gerardus Cornelis Adrianus van der Hoek
4 Oktober 1929
15 Oktober 1931
9
Pieter Marinus Letterie
15 Oktober 1931
7 November 1933
10
Alexander Hendrik de Jong
7 November 1933
24 Maret 1937
11
Cornelis van Rossen
24 Maret 1937
1942

Syuu Bogor, Jawa Barat, Kekaisaran Jepang (1942โ€“1945)

sunting
Jepang Bogor Syuucokan
No. Nama Awal menjabat Akhir menjabat Ref.
Kozo Sonoyama 25 Agustus 1942 [3]

Karesidenan Bogor, Jawa Barat, Indonesia

sunting
Indonesia Residen Bogor
No. Nama Awal menjabat Akhir menjabat
1 R. Ijok Moehamad Siradz 2 September 1945
R. A. A. Soejadjanegara

Referensi

sunting
  1. ^ "Dutch East Indies Colonial Civil Servants". WikiTress.com. Diakses tanggal 24 Juli 2025.
  2. ^ Hendrik Kool
  3. ^ Shyosha, Ryukei (25 Agustus 1942). Kan po: Issues 1-21. Gunseikanbu. hlm.ย 7โ€“8.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kota Bogor

pemerintahan di Kota Bogor menjadi lemah karena pemerintahan dipusatkan pada tingkat keresidenan yang berkedudukan di Kota Bogor, pada masa ini nama-nama

Keresidenan

1950, keresidenan-keresidenan yang bergabung membentuk provinsi dihapuskan, seperti penghapusan Pemerintahan Daerah Keresidenan Banten, Jakarta, Bogor, Priangan

Daftar Residen Priangan Tengah

bergabung menjadi Keresidenan Priangan. Sedangkan wilayah Keresidenan Priangan Barat bergabung ke dalam Keresidenan Bogor. Berikut daftar residen yang pernah

Daftar Residen Priangan Barat

Priangan Timur. Keresidenan Priangan Barat hanya bertahan 6 tahun. Kemudian wilayah Keresidenan Priangan Barat bergabung ke dalam Keresidenan Bogor. Sedangkan

Daftar Residen Priangan Timur

bergabung menjadi Keresidenan Priangan. Sedangkan wilayah Keresidenan Priangan Barat bergabung ke dalam Keresidenan Bogor. Berikut daftar residen yang pernah

Museum Perjuangan Bogor

khususnya di Bogor. Museum Perjuangan Bogor didirikan melalui musyawarah para tokoh pejuang Keresidenan Bogor yang meliputi Kota dan Kabupaten Bogor, Sukabumi

Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Indonesia

kewilayahan pelat nomor bertambah seiring pemekaran wilayah keresidenan. Contohnya, Bogor menggunakan kode pelat F, Bojonegoro menggunakan kode pelat

Pembagian administratif Hindia Belanda

adalah daftar pembagian wilayah Hindia Belanda pada tahun 1942, sebelum pendudukan Jepang pada Perang Dunia II. Pada tahun 1938, semua keresidenan dan pemerintahan