Dal makhani yang disajikan dengan nasi putih

Dal makhani (diucapkan [dฬชaหl mษ™หˆk.kสฐษ™.ni]) merupakan hidangan yang berasal dari wilayah Punjab.[1][2] Sajian ini merupakan variasi modern dari masakan lentil tradisional.[3] Dal makhani dibuat dengan urad dal (kacang hitam) beserta berbagai jenis kacang-kacangan lainnya, dan diperkaya dengan tambahan mentega serta krim. Nama makhani sendiri berasal dari kata dalam bahasa Punjabi yang berarti โ€œbermentegaโ€.[4]

Sejarah

sunting

Kundan Lal Jaggi dan Kundan Lal Gujral, keduanya merupakan migran Hindu Punjabi dari Peshawar. Mereka dikenal sebagai pencipta hidangan butter chicken di restoran Moti Mahal, yang berlokasi di kawasan Daryaganj, Old Delhi, pada awal 1950-an, setelah peristiwa Partisi India. Setelah keberhasilan hidangan tersebut, mereka berupaya mengembangkan sajian vegetarian yang dapat menjadi pendamping kuliner serupa.[5]

Salah satu pelanggan tetap restoran yang dikelola Jaggi dan Gujral mengusulkan bahwa urad dal bahan yang lazim digunakan dalam masakan tradisional Punjab berpotensi diolah menjadi hidangan yang lebih menarik. Saran inilah yang kemudian memicu terciptanya dal makhani.[5]

Pembuatan

sunting

Dal makhani dibuat dari kombinasi lentil hitam (urad dal) dan kacang merah (rajma). Hidangan ini dikenal karena teksturnya yang sangat lembut serta cita rasanya yang kaya. Dal makhani biasanya disajikan dengan berbagai hidangan nasi berbumbu, seperti jeera rice atau nasi berbumbu sederhana lainnya.[1]

Kekentalan dan kelembutan dal makhani berasal dari metode memasaknya. Lentil dimasak perlahan dalam waktu yang lama dengan api kecil, sehingga menghasilkan tekstur yang creamy dan konsisten. Meskipun terdapat berbagai variasi, versi tradisional hidangan ini hanya menggunakan urad dal dan rajma. Biasanya kacang-kacangan tersebut direndam terlebih dahulu, kemudian dimasak menggunakan panci tekan, sebelum direbus kembali secara perlahan selama beberapa jam, bahkan terkadang hingga semalaman.[1]

Dasar kuah kari dibentuk dari campuran tomat dan bawang, yang memberikan cita rasa asam dan tajam. Pada tahap akhir, hidangan ini kerap diberi tambahan krim penuh sebagai pelengkap opsional untuk menambah kelembutan dan memperkaya rasa keseluruhan.[1]

Kandungan nutrisi

sunting

Dal makhani merupakan hidangan vegetarian, namun secara tradisional tidak tergolong vegan karena teksturnya yang kaya dan lembut diperoleh dari penggunaan mentega dan krim. Kendati demikian, versi vegan dapat dibuat dengan mengganti produk susu tersebut menggunakan minyak kelapa, mentega nabati, atau krim kelapa. Hidangan ini juga bersifat bebas gluten serta mengandung serat dan protein dalam jumlah tinggi, sehingga menjadi pilihan makanan yang bergizi bagi berbagai pola diet.[6]

Referensi

sunting
  1. ^ a b c d Kitchen, Hebbars (2023-08-14). "Dal Makhani Recipe Restaurant Style in Cooker - Tips & Tricks". Hebbar's Kitchen (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-30.
  2. ^ Jain, Manjula (2008-04-18). "Dal Makhani". Manjula's Kitchen (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-30.
  3. ^ Kenny, Muna (2024-01-23). "Dal Makhani". Munaty Cooking (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-30.
  4. ^ Srinivasan, M. R.; Anantakrishnan, C. P. (1964). Milk Products of India (dalam bahasa Inggris). Indian Council of Agricultural Research.
  5. ^ a b "Partition brought Moti Mahal, a landmark in India's culinary history, to central Delhi". www.sunday-guardian.com (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-11-30.
  6. ^ "How to Make Dal Makhani: Cooking Tips and Creamy Dal Makhani Recipe". MasterClass.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Hidangan India

Kacang-kacangan dapat digunakan utuh, dikupas, dibelah dua setelah dikupas (disebut dal), atau kacang arab yang dihaluskan menjadi tepung (besan). Hidangan lengkap

Kari

rempah-rempah), ghee, mentega, susu krim. Kari khas Punjabi adalah maha di dal dan saron da saag (sarson ka saag).[butuh rujukan] Masakan Gujarat mengenal