Infobox orangDamaskios
Nama dalam bahasa asli(el) Δαμάσκιος Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
KelahiranSecond half (en) Terjemahkan 5 abad Suntingan nilai di Wikidata
Damaskus Suntingan nilai di Wikidata
KematianFirst half (en) Terjemahkan 6 abad Suntingan nilai di Wikidata
Aleksandria Suntingan nilai di Wikidata
Scholarch (en) Terjemahkan
Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaHellenism (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
SpesialisasiFilsafat Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanfilsuf Suntingan nilai di Wikidata
AliranNeoplatonisme Suntingan nilai di Wikidata
Murid dariIsidoros dari Aleksandria, Zenodotus (en) Terjemahkan, Marinus of Neapolis (en) Terjemahkan, Theon (en) Terjemahkan dan Ammonius Hermiae (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
MuridSimplikios dari Kilikia, Olimpiodoros yang Muda dan Eulamius (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Karya terkenal

Damascius (/dəˈmæʃəs/; bahasa Yunani: Δαμάσκιος, ca 458 – setelah 538), yang dikenal sebagai "Neoplatonis terakhir", adalah scholarch terakhir dari Mazhab Athena. Ia adalah salah satu filsuf pagan yang ditindas oleh Kaisar Yustinianus I pada awal abad ke-6 M, dan sempat terpaksa mengungsi ke Persia, sebelum diizinkan pulang ke Kekaisaran Bizantium. Karya-karyanya yang masih ada meliputi tiga komentar terhadap karya-karya Plato, dan sebuah teks metafisika berjudul Kesulitan dan Solusi Prinsip-prinsip Utama.

Sumber

sunting
  • Polymnia Athanassiadi, Persecution and Response in late Paganism. The evidence of Damascius. In: Journal of Hellenic Studies 113 (1993), pp. 1–29.
  • Cosmin Andron, Damascius on Knowledge and its Object. In: Rhizai 1 (2004) pp. 107–124
  • Sebastian R. P. Gertz, Death and Immortality in Late Neoplatonism: Studies on the Ancient Commentaries on Plato's Phaedo, Leiden: Brill, 2011.
  • Raban von Haehling, Damascius und die heidnische Opposition im 5. Jahrhundert nach Christus. In: Jahrbuch für Antike und Christentum 23 (1980), pp. 82–85.
  • Udo Hartmann, Geist im Exil. Römische Philosophen am Hof der Sasaniden. In: Udo Hartmann/Andreas Luther/Monika Schuol (eds.), Grenzüberschreitungen. Formen des Kontakts zwischen Orient und Okzident im Altertum. Stuttgart 2002, pp. 123–160.
  • Androniki Kalogiratou, The Portrayal of Socrates by Damascius. In: Phronimon: Journal of the South African Society for Greek Philosophy and the Humanities 7 (1) 2006, pp. 45–54.
  • Androniki Kalogiratou, Theology in Philosophy: The Case of the Late Antique Neoplatonist Damascius. In Skepsis: A Journal for Philosophy and Interdisciplinary Research XVIII, i-ii, 2007, pp. 58–79.
  • John R. Martindale, John Morris, The Prosopography of the Later Roman Empire II. Cambridge 1980, pp. 342f.
  • Carlo Maria Mazzucchi, Damascio, Autore del Corpus Dionysiacum, e il dialogo Περι Πολιτικης Επιστημης. In: Aevum: Rassegna di scienze storiche linguistiche e filologiche 80, Nº 2 (2006), pp. 299–334.
  • Carlo Maria Mazzucchi, Iterum de Damascio Areopagita. In: Aevum: Rassegna di scienze storiche linguistiche e filologiche 87, Nº 1 (2013), pp. 249–265.
  • Sara Ahbel-Rappe, Scepticism in the sixth century? Damascius’ 'Doubts and Solutions Concerning First Principles,' Journal of the History of Philosophy 36 (1998), pp. 337–363.
  • Sara Ahbel-Rappe, Damascius' Problems and Solutions Regarding First Principles, (New York, 2010) (OUP USA American Academy of Religion - Texts & Translation).

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Hipatia

"martir filsafat", sehingga tokoh-tokoh neoplatonis sesudahnya (seperti Damaskios) menjadi semakin ganas dalam mengkritik agama Kristen. Pada Abad Pertengahan

Akademia

orang Atena, Sirianos, Proklos, Marinos, Isidoros, dan yang terakhir Damaskios. Akademia Neoplatonisme ini mencapai titik zenithnya di bawah kepemimpinan

Perpustakaan Aleksandria

teurgi, yaitu kajian ritual kultus dan praktik agama esoterik. Filsuf Damaskios yang beraliran neoplatonisme (hidup sekitar tahun 458–setelah tahun 538)

Iran (kata)

(Herodotus), Arianē (Eratosthenes apud Strabo), áreion (Eudemos dari Rodos apud Damaskios), Arianoi (Diodorus Siculus) dalam bahasa Yunani dan Ari dalam bahasa

Hierapolis (Frigia)

beracun yang muncul dari mata air panas di dalam gua. Menurut Strabon dan Damaskios, kuil yang dibangun di atas gua itu terkait dengan ibu dewi Kibele. Setelah

Simplikios dari Kilikia

matematikawan, astronom Periode aktif (Floruit (mul) : 6 abad ) Murid dari Damaskios dan Ammonius Hermiae (en) Karya kreatif Karya terkenal (6 abad) Commentary

Kuil Asymun

kosmis. Mitos Asymun dikisahkan oleh filsuf Neoplatonis Suriah abad keenam Damaskios dan Patriark Konstantinopel abad kesembilan, Photios. Mereka menuturkan

Theodora dari Emesa

kelima dan awal abad keenam di Aleksandria, dan murid dari Isidorus. Damaskios mendedikasikan Kehidupan Isodorus, yang juga dikenal sebagai Sejarah Filsafat