Kematian Korah, Datan dan Abiram, karya Gustave Doré, 1865.

Datan (bahasa Ibrani: דָּתָןDāṯān) adalah seorang tokoh bani Israel yang disebutkan dalam Perjanjian Lama sebagai partisipan dari Keluar dari Mesir.

Ia adalah putra dari Eliab, putra dari Pallu, putra dari Ruben. Bersama dengan saudaranya Abiram, Korah dari suku Lewi dan lainnya, ia memberontak melawan Musa dan Harun. Kitab Bilangan menyatakan bahwa "terbelahlah tanah yang di bawah mereka, dan bumi membuka mulutnya dan menelan mereka dengan seisi rumahnya" (Bilangan 16:31)

Referensi

sunting
  •  Herbermann, Charles, ed. (1913). "Core, Dathan, and Abiron" . Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton Company.
  •  Artikel ini memuat teks dari suatu publikasi yang sekarang berada dalam ranah publik: "Dathan". Jewish Encyclopedia. 1901–1906. ;
  •  Artikel ini memuat teks dari suatu publikasi yang sekarang berada dalam ranah publik: "Abiram". Jewish Encyclopedia. 1901–1906. ;

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Persaudaraan Setia Hati Terate

mengalahkan, sakti tanpa kesaktian dan kaya tanpa kekayaan". Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan, yang artinya "jangan sakit hati kala

Sangkan paraning dumadi

rumekso ing wengi/Teguh hayu luputa ing lara/Luputa bilahi kabeh/Jin setan datan purun/Paneluhan tan ana wani/Miwah panggawe ala/Gunaning wong luput/Geni

Ramalan Jayabaya

dari Mataram; Sejak Raden Patah naik tahta (1481) Sunan Ratu dari Giri Kedatan ini lalu turun tahta kerajaan, diganti oleh Ratu seluruh jajatah, ialah

Ki Gede Sebayu

tengran, nggonira mrih met budining sabumi… sasolahe wadya keksi… ing tyasa datan kena molah, sasolahe kabeh wus den kawruhi. Artinya, Bathara Bayu selalu

Abdullah bin Mas'ud

berkata, "Aku pernah duduk bersama Umar dalam majlis, tiba-tiba Ibnu Mas'ud datan dan hampir saja orang-orang yang duduk menyamai ketinggiannya karena tubuhnya

Kesunanan Giri

angemasi maksi angawet lathinya curiga pan maksi lengket astanya lawan ukiran datan kena winengkang gawok sedaya kang ndulu gebeg-gebeg Ambrai mulat 36. Ya

Ki Ageng Sela

linuwih. Nyatane wus anyata, cihnane linuhung, kang mangkoni tanah Jawa, datan liya têdhake Jêng Kiyai Sela, lah iki piyarsakna. Papali iki ajinên ambêrkahi

Filipina

Dung; Bellina, Bérénice; Silapanth, Praon; Dizon, Eusebio; Santiago, Rey; Datan, Ipoi; Manton, Jonathan H. (11 Desember 2007). "Ancient jades map 3,000