1SZ-FE

Mesin SZ Toyota adalah seri mesin piston 4 segaris yang dibuat bersama Toyota dan Daihatsu.[butuh rujukan]

1SZ-FE

sunting

1SZ-FE mempunyai volume silinder 1.0 L (997 cc). Diameternya 69 mm dengan langkah 66.7 mm, rasio kompresi 10.0:1. Keluaran tenaganya 51.5 kW (69 hp) @ 6000 rpm dengan torsi 95 Nm @ 4000 rpm. Berteknologi VVT-i dengan bobot hanya 68 kg.

Pemakaian:

2SZ-FE

sunting

2SZ-FE mempunyai volume silinder 1.3 L (1297 cc). Diameternya 72 mm dengan langkah 79.6 mm, rasio kompresi 11.0:1. Keluaran tenaganya 64 kW (86 hp) @ 6000 rpm dengan torsi 122 Nm @ 4200 rpm. Berteknologi VVT-i.

Pemakaian:

K3

sunting

Mesin K3 merupakan pengembangan dari mesin 2SZ-FE yang dikembangkan oleh Daihatsu untuk berbagai kendaraan produksinya, termasuk model Toyota yang dikembangkan bersama Daihatsu. Mesin ini berbagi poros engkol dan beberapa komponen lainnya dengan mesin 2SZ-FE, namun blok silindernya berbeda untuk mengakomodasi pemasangan longitudinal, sementara kepala silindernya memiliki sudut antar katup yang lebih lebar.

Tipe Kapasitas Diameter x Langkah Jumlah Silinder Rasio Kompresi Tenaga Torsi Penggunaan
K3-DE (tanpa VVT-i) 1297 cc 72 x 79.7 mm 4 10.0 88 PS (87 hp; 65 kW) @6,000 rpm 114 N⋅m (11,6 kg⋅m; 84 lbf⋅ft) @3,600 rpm
K3-VE (dengan VVT-i) 90 PS (89 hp; 66 kW) @6,000 rpm 123 N⋅m (12,5 kg⋅m; 91 lbf⋅ft) @4,400 rpm
92 PS (91 hp; 68 kW) @6,000 rpm 119 N⋅m (12,1 kg⋅m; 88 lbf⋅ft) @4,400 rpm
K3-VE2 (versi performa tinggi) 11.0 110 PS (110 hp; 81 kW) @7,000 rpm 126 N⋅m (12,8 kg⋅m; 93 lbf⋅ft) @4,400 rpm
102 PS (101 hp; 75 kW) @7,000 rpm 120 N⋅m (12 kg⋅m; 89 lbf⋅ft) @4,400 rpm
K3-VET (versi dengan Turbo) 8.5 140 PS (140 hp; 100 kW) @6,300 rpm 177 N⋅m (18,0 kg⋅m; 131 lbf⋅ft) @3,200 rpm

3SZ-VE

sunting

3SZ-VE mempunyai volume silinder 1.5 L (1495 cc). Diameternya 72 mm dengan langkah 91.8 mm, rasio kompresi 10.0:1. Keluaran tenaganya 80 kW (107 hp) @ 6000 rpm dengan torsi 141 Nm @ 4400 rpm. Berteknologi VVT-i.

Pemakaian:

Lihat juga

sunting

Referensi

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Sel tunam mikroba

Pham, T. H.; Rabaey, K.; Aelterman, P.; Clauwaert, P.; Schamphelaire, L. De; Boon, N.; Verstraete, W. (2006). "Microbial Fuel Cells in Relation to Conventional

Our Times (film)

(dalam bahasa Inggris). 16 Oktober 2015. Diakses tanggal 13 Mei 2020. Chan, Boon (21 Oktober 2015). "Strong leads score in high school romance". The Straits

Perebutan Melaka (1511)

notes and appendices by J.V.G. Mills, London: Hakluyt Society Kheng, Cheah Boon (1998), Sejarah Melayu The Malay Annals MS RAFFLES No. 18 Edisi Rumi Baru/New

Toyota Avanza

itu, Perodua telah merakit Perodua Alza (M500) yang berbasis dari Daihatsu Boon Luminas. Awalnya mobil ini tersedia dalam empat tipe: 1.3 E, 1.5 E, 1.5 G

Aromatase

doi:10.2174/1389200013338577. PMID 11469726. Simpson ER, Clyne C, Rubin G, Boon WC, Robertson K, Britt K, Speed C, Jones M (2002). "Aromatase--a brief overview"

Demang Lehman

Letnan Kolonel Boon Ostade. Dalam serangan tiba-tiba ini Demang Lehman menunggang kuda dengan gagah berani mengejar Letnan Kolonel Boon Ostade. Serbuan

Markis Kido

2–1 Lee Yong-dae & Yoo Yeon-seong 0–1 Goh V Shem & Lim Khim Wah 0–1 Tan Boon Heong & Koo Kien Keat 1–0 Tan Wee Kiong & Hoon Thien How 1–0 Pertandingan

Entada rheedii

Reading, UK. Diakses tanggal 26 May 2014. Uprety, Yadav; Asselin, Hugo; Boon, Emmanuel K.; Yadav, Saroj; Shrestha, Krishna K. (2010). "Indigenous use