Dalam dunia penerbangan, deadheading adalah praktik mengangkut awak pesawat yang sedang bebas tugas secara gratis. Ini sering dilakukan ketika seorang awak pesawat berada di tempat yang salah dan perlu berangkat ke tempat kerjanya (positioning).

Penipu ternama Frank Abagnale pernah berpura-pura menjadi seorang pilot dan kabarnya telah melakukan deadheading di lebih dari 250 penerbangan.[1]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Skywayman: The Story of Frank W. Abagnale Jr., by Rachel Bell, TruTV.com


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Deadheading

Deadheading dapat merujuk pada: Dead mileage, pergerakan kendaraan komersial dengan mode non-laba karena alasan logistik Deadheading (penerbangan), awak

Frank Abagnale

American World Airways yang mencatat lebih dari dua juta mil udara dengan deadheading. Kebenaran sebagian besar klaim Abagnale telah dipertanyakan, dan penyelidikan

Sriwijaya Air Penerbangan 182

ditemukan; jenazah sedikitnya empat orang telah teridentifikasi, termasuk deadheading first officer. BASARNAS melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan

Garuda Indonesia Penerbangan 892

enam orang awak kabin, sedangkan empat orang lainnya merupakan awak deadheading. Anggota awak kokpit terdiri dari Kapten pilot Abdul Rochim, Kapten kopilot

Korean Air Lines Penerbangan 007

Penerbangan 1812 Aviation Safety Database 3 kru, 20 kru kabin dan 6 kru deadheading (ICAO 93, Sect. 1.3, p. 6) Maier, KAL 007 Misteri Bert Schlossberg Diarsipkan

Anyelir eropa selatan

ditransplantasikan, tanaman ini kemungkinan besar dapat berbunga pada tahun pertama. Deadheading dapat dilakukan untuk mendorong pertumbuhan bunga. Tanaman ini juga dapat

Pemunggelan

menghasilkan biji atau buah yang menarik, memunggel biasanya tidak dilakukan. "Deadheading plants". Royal Horticultural Society. Diakses tanggal 8 April 2018.