Debye (simbol: D) (/dɛˈb/;[1] Belanda: [dəˈbɛiə]) adalah satuan sentimeter-gram-sekon[2] (suatu satuan metrik non-SI) untuk momen dipol kelistrikan[note 1] yang dinamai dari fisikawan Peter J. W. Debye. Satuan ini didefinisikan sebagai 10-18 statcoulomb sentimeter. Dalam satuan SI, 1 D kira-kira sebanding dengan 3.33564×10−30 coulomb meter.

Definisi

sunting
Jenis interaksi dipol permanen-dipol diinduksi antara molekul klorin dan dua molekul air (kekuatan Debye). Dipol permanen ditandai dengan warna biru dan merah, dipol diinduksi berwarna hijau dan ungu.

Debye didefinisikan sebagai 1×10−18 statcoulomb-sentimeter.[note 2] Secara sejarahnya, debye didefinisikan sebagai momen dipol yang dihasilkan dari dua muatan listrik yang berbeda tanda tetapi besarnya sama dengan 10−10 statcoulomb[note 3] (umumnya disebut e.s.u. (satuan elektrostatik) dalam literatur lama), yang terpisah sejauh 1 ångström.[note 4] Hal ini memberi satuan bagi momen dipol molekuler.

1 D  = 10−18 statC·cm
= 10−10 esu·Å[note 2]
= ⅟299,792,458×10−21 C·m[note 5]
≈ 3.33564×10−30 C·m
≈ 1.10048498×1023 qPlP
≈ 0.393430307 ea0[3]
≈ 0.20819434 eÅ
≈ 0.020819434 e·pm

Momen dipol bagi molekul diatomik sederhana berada pada rentang 0 hingga 11 D. Spesi homoatom simetris, misalnya klorin, Cl2, memiliki momen dipol nol, dan spesi molekul yang sangat ionik memiliki momen dipol yang sangat besar, misalnya kalium bromida fase gas, KBr, memiliki momen dipol 10.5 D.[4]

Penggunaan

sunting

Satuan debye masih digunakan dalam bidang kimia dan fisika atom karena satuan S1 terlalu besar untuk digunakan. Satuan SI terkecil dari momen dipol listrik adalah yoctocoulomb-meter, yang kira-kira 300,000 D.[note 6] Saat ini tidak ada solusi yang memuaskan untuk masalah notasi ini tanpa menggunakan notasi ilmiah.

Momen dipol bagi atom-atom dan molekul-molekul umumnya merupakan "satuan atom untuk momen dipol kelistrikan" (radius Bohr dikalikan muatan elementer), yaitu sekitar 2.54 D. Satuan SI (misalnya, coulomb meter) kurang tepat karena agak besar, terkecuali awalan digunakan pada kedua satuan (contohnya, 2.54 D = 8.47 fC·fm).

Lihat pula

sunting

Catatan

sunting
  1. ^ momen dipol kelistrikan didefinisikan sebagai muatan dikalikan jarak perpindahan:
    p = qr.
  2. ^ a b Statcoulomb atau dikenal pula sebagai franklin atau satuan muatan elektrostatik.
    1 statC = 1 Fr = 1 esu.
  3. ^ 10−10 statcoulomb kira-kira 0.2083 satuan muatan elementer.
  4. ^ Satuan ångström adalah orde besaran yang berdekatan dengan ikatan kovalen yang khas.
    1 Å = 100 pm = 10−8 cm = 10−10 m.
  5. ^ Satu debye sebanding dengan 1×10−21 C·m2/s dibagi dengan kecepatan cahaya dalam ruang vakum. Sebaliknya, 1 C·m = 2.9979×1029 D.
  6. ^ Yocto-, dengan nilai 10−24, merupakan prefiks SI yang paling kecil. Perhatikan bahwa SI melarang penerapan awalan untuk kedua anggota satuan majemuk atau peracikan awalan, sehingga mengesampingkan satuan tersebut sebagai femtocoulomb-femtometer atau mikroyoctocoulomb-meter (keduanya kira-kira 0.3 D) berturut-turut.

Referensi

sunting
  1. ^ "Debye". Random House Dictionary. 2013.
  2. ^ CGS units Diarsipkan 2011-08-09 di Wayback Machine. R. Rowlett (University of North Carolina at Chapel Hill).
  3. ^ Atomic unit of electric dipole moment, NIST.
  4. ^ Physical chemistry 2d Edition (1966) G. M. Barrow. McGraw-Hill.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Petrus Josephus Wilhelmus Debije

AS, ia mengubah namanya secara resmi menjadi Peter Joseph William Debye. Peter Debye menerima Penghargaan Nobel dalam Kimia 1936 untuk sumbangannya pada

Teori Debye–Hückel

Teori Debye–Hückel diusulkan oleh Peter Debye dan Erich Hückel sebagai penjelasan teoretis terhadap perubahan idealisme dalam larutan elektrolit dan plasma

Faktor Debye-Waller

Faktor Debye–Waller (bahasa Inggris: Debye–Waller factor, DWFcode: en is deprecated ), dinamakan sesuai penemunya Peter Debye and Ivar Waller, digunakan

Ilmuwan

Melvin Calvin Michael Faraday Nicolas Leblanc Omar Khayyam Otto Hahn Peter Debye Pierre Curie Rhazes / Muhammad bin Zakariya Ar-Razi Richard Kuhn Roald Hoffmann

Dielektrik

 943. ISBN 0750302879. P. Debye (1913), Ver. Deut. Phys. Gesell. 15, 777; reprinted 1954 in collected papers of Peter J.W. Debye Interscience, New York States7113388

Erich Hückel

tetapi kemudian menjadi asisten Peter Debye di Zürich. Di sanalah ia dan Debye mengembangkan teori mereka (Teori Debye–Hückel, pada tahun 1923) mengenai larutan

Persamaan Schrödinger

ditolak oleh Physical Review. Menindaklanjuti ide de Broglie, fisikawan Peter Debye berkomentar bahwa jika partikel berperilaku seperti gelombang, maka pastinya

Mekanika kuantum

nantinya dikonfirmasi oleh eksperimen Henry Moseley. Tahun 1913, Peter Debye memperluas teori struktur atom Niels Bohr, memperkenalkan orbit elips, konsep