80ยฐ49โฒ35โณN 66ยฐ27โฒ30โณW๏ปฟ / ๏ปฟ80.82639ยฐN 66.45833ยฐW
| Nama lokal: Tartupalukย ย (Inuktitut dan Greenland) แแแแธแแ (Aksara Inuktitut) Hans ร (Denmark) รle Hans (Prancis) | |
|---|---|
Pulau Hans dari sisi timur (sisi Greenland) | |
Letak Pulau Hans di antara Pulau Greenland dan Ellesmere | |
| Geografi | |
| Lokasi | Kanal Kennedy, Selat Nares |
| Koordinat | 80ยฐ49โฒ35โณN 66ยฐ27โฒ30โณW๏ปฟ / ๏ปฟ80.82639ยฐN 66.45833ยฐW[1] |
| Luas | 1,3ย km2 |
| Panjang | 1.290ย m |
| Lebar | 1.199ย m |
| Pemerintahan | |
| Negara | |
| Teritori | Nunavut |
| Kawasan | Qikiqtaaluk |
| Ratu Kanada | Elizabeth II |
Negara | |
| Negara Konstituen | Greenland |
| Munisipalitas | Avannaata |
| Ratu Denmark | Margrethe II |
| Kependudukan | |
| Penduduk | Tidak berpenghuni (2022) |
![]() | |

Pulau Hans (bahasa Inuktitut dan Greenland: Tartupaluk, bahasa Denmark: Hans ร, bahasa Prancis: รle Hans) adalah pulau tandus tak berpenghuni yang dimiliki oleh Denmark dan Kanada. Pulau ini memiliki luas 1,3ย km2 (0,50ย sqย mi) dengan ukuran 1.290 x 1.199ย m (4.232 x 3.934ย ft). Pulau Hans terletak di tengah Kanal Kennedy, Selat Naresโselat yang memisahkan Pulau Ellesmere dengan bagian utara Greenland dan menghubungkan Teluk Baffin dengan Laut Lincoln.
Pulau Hans adalah pulau terkecil di antara tiga pulau yang ada di Kanal Kennedy lepas pantai Washington Land; pulau lainnya adalah Pulau Franklin dan Pulau Crozier. Pada titik ini, selatnya memiliki lebar 35ย km (22ย mi) dan menempatkan pulau ini tepat di tengah perbatasan laut teritorial Kanada dan Greenland (Denmark).
Pulau Hans diperkirakan telah menjadi tempat berburu bangsa Inuit sejak abad ke-14.[2] Pulau ini menjadi sengketa antara Kanada dan Denmark (atas nama Greenland)[3] sampai 14 Juni 2022 ketika kedua negara sepakat untuk membagi dua pulaunya.[4][5]
Etimologi
suntingBagian ini kosong. Anda bisa membantu dengan melengkapinya. (Juni 2022) |
Sejarah
suntingBagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya. (Juni 2022) |
Persengketaan Pulau Hans disebut sebagai "salah satu sengketa wilayah paling pasif-agresif dalam sejarah" dan "perang paling ramah".[6]
Sejarah awal
suntingBangsa Inuit yang tinggal di utara Greenland atau Kanada telah mengetahui keberadaan Pulau Hans berabad-abad. Pada pertengahan abad ke-19, Selat Nares belum diketahui oleh bangsa Eropa.[7] Belum diketahui apakah bangsa Viking sempat mengunjungi pulau ini ketika Greenland diduduki oleh bangsa Nordik.
Perjanjian batas wilayah 1972โ1973
suntingBagian ini kosong. Anda bisa membantu dengan melengkapinya. (Juni 2022) |
Administrasi bersama
suntingBagian ini kosong. Anda bisa membantu dengan melengkapinya. (Juni 2022) |
Perhatian media dan usaha negosiasi
sunting
Bagian ini kosong. Anda bisa membantu dengan melengkapinya. (Juni 2022) |
Perang Google
suntingPerang Google adalah sebuah perang yang terjadi di mesin pencarian Google akibat promosi Kedaulatan Denamrk dan, Kanada atas Pulau Hans pada tahun 2005. Pada Juli 2005 terdpaat sebuah iklan yang menyatakan bahwa Pulau Hans adalah bagian dari Denamrk, iklan tersebut juga disertai dengan tautan yang mengarahkan langsung kepada protest diplomatik Kementrian Luar Negri Denmark kepada Kementriaan pertahanan Kanada. Iklan tersebut dan, protes diplomatiknya tetapi nampaknya juga palsu sebab Pemerintah Denmark juga tidak mengetahui siapa pembuat dari iklan tersebut. Dengan begitu Kanada juga melakukan aksi yang sama yaitu memasang sebuah iklan yang menyatakan bahwa Pulau Hans adalah milik Kanda dengan tautan yang mengarah kepada cuplikan lagu kebangsaan kanada dengan bendera Kanada. Dengan ini Perang Google adalah sebuah perang yang dapat dikatakan sebagi perang paling damai dan, hanya untuk hiburan media semata. Perang ini dihentikan dengan isyarat niat baik Kementrian luar negri Kanada yang masih mebolehkan kue kue pastry buatan Denmark masih boleh diperjualkan di Kanada
Penyelesaian
suntingPada 10 Juni 2022, Pemerintah Denmark dan Kanada sepakat untuk membagi dua Pulau Hans setelah 17 tahun negosiasi.[8][9] Pada 14 Juni 2022, Menteri Luar Negeri Kanada Mรฉlanie Joly, Menteri Luar Negeri Denmark Jeppe Kofod, dan Perdana Menteri Greenland Mรบte Bourup Egede menandatangani kesepakatan untuk membagi pulau tersebut.[4] Perjanjian ini akan berlaku setelah parlemen Kanada, Denmark, Greenland, dan Nunavut menyepakatinya.[10] Akibat perjanjian ini, Kanada dan Denmark (melalui Greenland) akan memiliki batas darat sepanjang 1.280ย m (4.200ย ft) yang mengikuti rekahan yang ada pada permukaan pulau tersebut dari utara ke selatan di dekat tengah pulau.[11][12] Setelah ratifikasi, pulau ini akan memiliki salah satu perbatasan darat antarnegara terpendek serta Kanada dan Denmark sama-sama memiliki dua perbatasan darat setelah sebelumnya hanya Amerika Serikat (Kanada) dan Jerman (Denmark).
Lihat pula
sunting- Daftar pulau di Kanada
- Daftar pulau di Greenland
- Operasi Hurricane (Kanada)
- Hubungan Kanada dengan Denmark
Referensi
sunting- ^ "Hans Island". Canadian Geographical Names Database (CGNDB) (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 17 Juni 2022.
- ^ "Whose Hans?" (dalam bahasa Inggris). Canadian Geographic. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Januari 2013.
- ^ McKernan, Bethan (13 November 2015). "Canada and Denmark are locked in an adorable war". i100.co.uk (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 14 November 2015.
- ^ a b Marie Woolf (14 Juni 2022). "'Whisky war' with Denmark over tiny Arctic island ends peacefully with deal". CTV News Canada (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 17 Juni 2022.
- ^ Austen, Ian (14 Juni 2022). "Canada and Denmark End Their Arctic Whisky War". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSNย 0362-4331. Diakses tanggal 14 Juni 2022.
- ^ "Canada to get new land border with Denmark as decades-long Hans Island dispute ends". National Post (dalam bahasa Canadian English). Diakses tanggal 14 Juni 2022.
- ^ Stevenson, Christopher (2007). "Hans Off!: The Struggle for Hans Island and the Potential Ramifications for International Border Dispute Resolution". Boston College International and Comparative Law Review (dalam bahasa Inggris). 30: 265.
By most accounts, the first western explorer to discover and name Hans Island was American Charles Francis Hall.
- ^ Chase, Steven (10 Juni 2022). "Canada and Denmark reach settlement over disputed Arctic island, sources say". The Globe and Mail (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 13 Juni 2022.
- ^ "Canada and Denmark sign deal to divide uninhabited Arctic island". CBC News (dalam bahasa Inggris). 13 Juni 2022.
- ^ Templat:Cit web
- ^ "Canada, Denmark agree on a landmark deal over disputed Hans Island". arctictoday.com (dalam bahasa Inggris).
- ^ "Boundary dispute". Government of Canada (dalam bahasa Canadian English). 14 Juni 2022. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Juni 2022.
