detikcom
Jenis situs
Situs web berita
Tersedia dalamIndonesia
Pemilikdetik Network (Trans Media)
Dibuat olehBudiono Darsono
Yayan Sopyan
Abdul Rahman
Didi Nugrahadi
IndukCT Corp
URLwww.detik.com
Bersifat komersial?Ya
PendaftaranOpsional
Diluncurkan9ย Juli 1998; 27 tahun laluย (1998-07-09)
StatusAktif

detikcom adalah sebuah situs web berita di Indonesia. detik.com hanya mempunyai edisi daring dan menggantungkan pendapatan dari bidang iklan. Sejak tanggal 3 Agustus 2011, detik.com menjadi bagian dari Trans Media, salah satu anak perusahaan Trans Corp.[2]

Sejarah

sunting

Server detik.com sudah siap diakses pada 30 Mei 1998, tetapi mulai daring secara lengkap pada 9 Juli 1998. Tanggal 9 Juli itu akhirnya ditetapkan sebagai hari lahir detik.com yang didirikan Budiono Darsono (mantan wartawan DeTik), Yayan Sopyan (mantan wartawan DeTik), Abdul Rahman (mantan wartawan Tempo), dan Didi Nugrahadi. Nama detik.com diambil dari nama tabloid DeTik yang didirikan pada tahun 1977 sebelum akhirnya dibredel pada tahun 1994. Semula peliputan utama detik.com terfokus pada berita politik, ekonomi, dan teknologi informasi. Baru setelah situasi politik mulai reda dan ekonomi mulai membaik, detik.com juga menyajikan berita hiburan, dan olahraga.

Dari situlah kemudian tercetus keinginan membentuk detik.com yang update-nya tidak lagi menggunakan karakteristik media cetak yang harian, mingguan, bulanan. Yang dijual detikcom adalah breaking news. Dengan bertumpu pada vivid description macam ini detik.com melesat sebagai situs informasi digital paling populer di kalangan users internet.

Kepemilikan

sunting

Pada 3 Agustus 2011 CT Corp mengakuisisi detik.com (PT Agranet Multicitra Siberkom/Agrakom). Mulai pada tanggal itulah secara resmi detik.com berada di bawah Trans Corp.[3] Chairul Tanjung, pemilik CT Corp membeli detikcom secara total (100 persen) dengan nilai US$60 juta atau Rp 521-540 miliar. Setelah diambilalih, maka selanjutnya jajaran direksi akan diisi oleh pihak-pihak dari Trans Corpโ€”sebagai perpanjangan tangan CT Corp di ranah media. Dan komisaris Utama dijabat Jenderal (Purn) Bimantoro, mantan Kapolri, yang saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Utama Carrefour Indonesia, yang juga dimiliki Chairul Tanjung.[4]

Sebelum diakuisisi oleh CT Corp, saham detikcom dimiliki oleh Agranet Tiger Investment dan Mitsui & Co. Agranet memiliki 59% saham di detikcom, dan sisanya dimiliki oleh Tiger 39%, dan Mitsui 2%.[5]

Manajemen

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "okezone.com Site Info". Alexa Internet, Inc. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-08-18. Diakses tanggal 30 Agustus 2018.
  2. ^ https://www.marketeers.com/akusisi-detik-com-oleh-chairul-tanjung-para-grup/
  3. ^ detikcom dan Manajemen Baru[pranala nonaktif permanen]
  4. ^ detikcom Resmi Dibeli Chairul Tanjung Trans Corp Rp 540 Miliar[pranala nonaktif permanen]
  5. ^ Chairul Tanjung Siap Jadi Owner Baru detikcom; Awesome...!

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Detik

Detik atau sekon (simbol: s, disingkat "d" atau "det" dalam penggunaan sehari-hari; bahasa Inggris: secondcode: en is deprecated , bahasa Prancis: secondecode:

Detik-Detik Cinta Menyentuh

Detik-Detik Cinta Menyentuh adalah film Indonesia tahun 1981 yang disutradarai oleh Ali Shahab. Film ini diperankan oleh Tanty Josepha, Rano Karno dan

Meter per detik

Meter per detik (bahasa Inggris Amerika: meter per second, atau bahasa Inggris Britania: metre per second, singkatan: mps) adalah satuan turunan SI untuk

XVideos

diperkirakan bahwa situs ini mengalirkan lebih dari satu terabyte data per detik, yang setara dengan seperlimabelas dari lebar pita jaringan yang tersedia

Mulan Jameela

Jameela". Liputan6. 5 Mei 2021. Diakses tanggal 17 Juni 2025. "7 Potret Detik-Detik Siraman Al Ghazali, Kumpul Keluarga Ahmad Dhani & Mulan Jameela hingga

Instruksi per detik

Instruksi per detik (bahasa Inggris: [Instructions per second (IPS)] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)) adalah sebuah ukuran kecepatan

Detik Network

nama detik Network, adalah lengan digital dari PT Trans Media Corpora. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2016 sebagai detikcom Network. Nama "Detik" diambil

Kereta api Anggrek

Detik.com. Diakses tanggal 2025-08-01. Syarifudin, Taufiq (2026-04-29). "Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang". Detik