Deureuham, biasa diucapkan dengan Dirham, adalah mata uang yang secara resmi digunakan dalam perdagangan di Kesultanan Samudera Pasai. Mata uang ini berupa kepingan emas yang bertuliskan lafal tertentu dalam bahasa Arab (jawoe). Peninggalan mata uang ini pada saat ini kerap ditemukan di bawah permukaan tanah di sekitar bekas pusat Kesultanan Pasai di Kecamatan Samudera, kabupaten Kabupaten Aceh Utara. Mata uang deureuham diyakini mulai dipergunakan secara luas di Kesultanan Pasai pada abad ke 13 M.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ "Ensiklopedi Melayu". melayuonline.com. Diakses tanggal 27 Oktober 2015. [pranala nonaktif permanen]

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kesultanan Aceh

Sejarah   • Pengukuhan sultan pertama 1496 • Perang Aceh 1903 Mata uang deureuham dan dinar Didahului oleh Digantikan oleh Lamri Pasai krjKerajaan Daya

Kesultanan Samudera Pasai

emas sebagai alat transaksi pada masyarakatnya, mata uang ini disebut Deureuham (dirham) yang dibuat 70% emas murni dengan berat 0.60 gram, diameter 10 mm