DignityUSA adalah sebuah organisasi dengan markas besar di Boston, Massachusetts yang berfokus pada hak asasi LGBT dan Gereja Katolik Roma. Dignity Canada berdiri sebagai organisasi cabang Kanada.

Ajaran

sunting

DignityUSA merupakan himpunan penganut Katolik yang terdiri dari kelompok gay. Kelompok ini memiliki kepercayaan bahwa perbuatan homoseksual tidak bertentangan dengan ajaran Kristus.[1]

Perkembangan organisasi

sunting

Pada tahun 1975, organisasi ini telah memiliki cabang di 22 negara bagian Amerika Serikat. DIgnityUSA juga memiliki satu cabang di Kanada.[2] Organisasi ini juga telah menerbitkan majalah bernama Dignity yanag dijadikan sebagai sarana dalam memperjuangkan pengakuan mereka dari gereja Katolik.[2]

Referensi

sunting

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Husaini 2005, hlm.ย 5.
  2. ^ a b Husaini 2005, hlm.ย 9.

Daftar pustaka

sunting
  • Husaini, Adian (2005). Wajah Peradaban Barat: Dari Hegemoni Kristen ke Dominasi Sekuler Liberal. Jakarta: Gema Insani. ISBNย 978-602-250-517-4. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bacaan lanjutan

sunting
  • Hogan, Steve and Lee Hudson (1998). Completely Queer: The Gay and Lesbian Encyclopedia. New York, Henry Holt and Company. ISBN 0-8050-3629-6.
  • Miller, Neil (1995). Out Of the Past: Gay and Lesbian History From 1869 To the Present. New York, Vintage (a division of Random House). ISBN 0-09-957691-0.
  • The National Museum & Archive of Lesbian and Gay History (1996). The Gay Almanac. New York, Berkeley Books. ISBN 0-425-15300-2.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Homoseksualitas dalam Kekristenan

sisi lain, kaum Katolik mendirikan sebuah kelompok gay yang diberi nama DignityUSA. Kelompok ini mengajarkan bahwa perbuatan homoseksual tidak bertentangan

Sepuluh Perintah dalam teologi Katolik

awam yang mewakili filosofi-filosofi berlawanan terkait homoseksualitas: DignityUSA berupaya untuk mengubah ajaran Gereja untuk membenarkan tindakan seksual;

Jangan berzina

awam yang mewakili filosofi-filosofi berlawanan terkait homoseksualitas: DignityUSA berupaya untuk mengubah ajaran Gereja untuk membenarkan tindakan seksual;

Paus Fransiskus dan topik-topik LGBT

terhadap pernikahan tradisional dan merusak anak-anak. New Ways Ministry dan DignityUSA, dua kelompok advokasi Katolik LGBT yang berbeda pendapat, keduanya menentang