Struktur data dalam Master Boot Record

Master Boot Record (MBR) atau Catatan Boot Utama dalam sistem Intel x86 dan x86-64 adalah sebutan untuk sektor (sistem berkas).

Pada saat melakukan proses booting, Master Boot Record memiliki tugas-tugas berikut ini:

  • Mencari partisi yang aktif (yang dapat melakukan proses booting) dalam tabel partisi.
  • Mencari sektor pertama dari partisi yang aktif untuk mendapatkan boot sector dari partisi tersebut.
  • Memuat salinan boot sector dari partisi yang aktif ke dalam memori.
  • Memberikan kontrol selanjutnya kepada kode yang dapat dieksekusi di dalam boot sector.
Struktur hard disk dalam skema partisi Master Boot Record

Skema Partisi Master Boot Record (MBR) (Inggris: MBR-Style Partition) adalah sebuah skema partisi yang menggunakan struktur Master Boot Record. Di dalam Master Boot Record, terdapat sebuah tabel partisi yang menjelaskan di mana partisi-partisi diletakkan di dalam hard disk. Skema partisi ini hanya terdapat di dalam sistem Intel x86, dan diimplementasikan dalam system BIOS sistem tersebut.

Dalam skema partisi ini, partisi terbagi menjadi tiga buah jenis, yakni

  • Primary Partition atau partisi utama, yakni partisi yang dapat digunakan untuk melakukan proses booting sistem operasi dan menyimpan data pengguna. Jumlahnya hanya empat buah saja dalam satu hard disk. Jika terdapat sebuah partisi tambahan, maka jumlahnya akan berkurang menjadi tiga buah partisi utama.
  • Extended Partition atau partisi tambahan, yakni partisi yang dapat menampung beberapa partisi logis. Partisi ini sebenarnya merupakan salah satu jenis dari partisi utama. Jumlahnya hanya boleh satu buah saja.
  • Logical Partition atau partisi logis, yakni partisi yang tidak dapat digunakan untuk melakukan proses booting sistem operasi, dan hanya dapat menyimpan data pengguna. Jumlahnya tidak dibatasi, artinya dalam satu hard disk boleh terdapat banyak Logical Partition yang menginduk kepada satu buah partisi tambahan.

Lihat juga

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Sektor rusak

seperti CHKDSK (Microsoft Windows), Disk Utility (di macOS), atau badblocks (di Linux) dapat secara aktif mencari bad sector berdasarkan permintaan pengguna

CHKDSK

dalam opsi properti dari hard disk atau volume. Normalnya, CHKDSK tidak akan melakukan pengecekan terhadap bad sector atau bahkan mampu mengoreksi kesalahan

Tabel Alokasi Berkas

operasi yang ada saat itu, termasuk di antaranya adalah Digital Research Disk Operating System (DR-DOS), OpenDOS, FreeDOS, MS-DOS, IBM OS/2 (versi 1.1

HD Tune Pro

pengecekan terhadap kinerja cakram keras, agar dapat diketahui jika terdapat bad sector atau tidak. Selain itu fitur yang ditawarkan memberikan berbagai perkakas

BitLocker Drive Encryption

Boot Record, boot sector dan lain-lain) agar mencegah serangan fisik secara offline (offline attack), virus yang menyerang boot sector dan lain-lain. Agar

Cakram but

seperti SYSLINUX atau GRUB Kernel Linux Initial ram disk (initrd) Live CD Boot sector Creating a Boot Disk at HowStuffWorks[pranala nonaktif permanen] AllBootDisks

DVD

yang merupakan dua lapis disk berlapis ganda yang dapat dibaca dari sisi yang samaโ€”bukan proposal SD 10, mengadopsikan disk dua sisi di mana pengguna

Struktur sistem berkas NTFS

dalam disk mengalami kerusakan (atau lazim disebut sebagai bad sector), NTFS dapat melakukan relokasi terhadap NTFS metadata untuk mencegah disk tersebut