📑 Table of Contents
Dodol Betawi
Dodol Betawi dalam kemasan
SajianMakanan manis
Tempat asalIndonesia Indonesia
DaerahJakarta Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Jawa Barat Jawa Barat
Hidanganย nasional terkaitIndonesia Indonesia
Bahan utamaKetan, gula merah, gula pasir dan santan
Sunting kotak info
Sunting kotak infoย โ€ข Lย โ€ข B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini
Dodol Betawi

Dodol betawi adalah jenis dodol khas suku Betawi.[1] Dodol betawi berwarna hitam kecoklatan dengan variasi rasa rasa yang lebih sedikit daripada dodol dari daerah lain. Rasa dodol betawi hanya terdiri dari ketan putih, ketan hitam dan durian. Proses pembuatan dodol betawi sangat rumit. Bahan baku pembuatan yang terdiri dari ketan, gula merah, gula pasir dan santan harus dimasak di atas tungku dengan kayu bakar kayu selama 8 jam.[2] Dodol betawi umumnya dibuat sebagai penganan khusus untuk pesta, bulan Ramadan, Idul Fitri atau Idul Adha. Terutama menjelang hari raya, dodol betawi laris terjual. Karena proses pembuatannya yang rumit, hanya sedikit orang-orang yang ahli membuat dodol betawi.

Terdapat beberapa daerah di Jakarta dan sekitarnya yang masih memproduksi dodol betawi, terutama di komunitas-komunitas warga Betawi, seperti di Condet, Jakarta Timur,[3] Bogor dan Bekasi. Selain warga Betawi, dodol betawi juga dibuat oleh komunitas Tionghoa.[1]

Proses pembuatan

sunting

Biasanya, warga menerapkan prinsip saling membantu (sambatan) untuk proses pembuatan dodol.[4]

Proses pembuatan dodol sendiri diawali oleh persiapan bahan-bahan. Bahan-bahan yang digunakan adalah ketan, gula merah, gula pasir, dan santan kelapa tua. Bahan-bahan yang baik akan membuat dodol legit dan tahan lama.[2] Kelapa diparut untuk mendapatkan santan. Lalu, beras ketan ditumbuh agar menjadi tepung lalu ditaruh di atas kawa atau penggorengan besar. Selanjutnya, semua bahan dicampurkan di atas kawa yang sama.[4] Ketika dodol mulai mengental, dodol tersebut lalu mulai diaduk.[4] Proses pengadukan ini memerlukan waktu sekitar 8-12 jam tanpa henti.[1][2] Pengaduk yang digunakan untuk mengaduk disebut sebagai gelo. Proses pemasakan biasanya menggunakan kayu bakar agar panas yang dikeluarkan terjaga dan tidak memproduksi asap. Api yang terlalu besar dapat membuat dodol gosong dan tidak masak secara merata. Asap yang ada dapat terserap ke dalam dodol dan mengurangi citarasanya.[4] Dodol yang telah matang lalu diletakkan di tampah untuk didinginkan.

Referensi

sunting
  1. ^ a b c "Dodol Betawi, Si Legit yang Mulai Turun Pamor". vivanews. Diarsipkan dari asli tanggal 8 Januari 2021. Diakses tanggal 11 Maret 2012..
  2. ^ a b c "Dodol Betawi โ€“ Cita Rasa Asli Jakarta". inijakarta. Diakses tanggal 11 Maret 2012. [pranala nonaktif permanen]
  3. ^ "Dodol Betawi". jajanandepok. Diakses tanggal 11 Maret 2012.[pranala nonaktif permanen]
  4. ^ a b c d "Dodol Betawi". jakarta.go.id. Diakses tanggal 11 Maret 2012.[pranala nonaktif permanen]

Lihat pula

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Dodol

kentang Dodol sirsak Dodol apel malang Dodol nangka Dodol jahe Dodol Garut Dodol Betawi Dodol Kandangan Dodol Bali Dodol rumput laut Dodol Kamus Besar Bahasa

Suku Betawi

Suku Betawi (Betawi: Orang Betawicode: bew is deprecated ) adalah kelompok etnis Austronesia yang merupakan penduduk asli kota Jakarta dan sekitarnya.

Setu Babakan

makanan khas Betawi seperti dodol Betawi dan Bir pletok. Selain itu di daerah ini juga sering diselenggarakan acara keseniah daerah Betawi seperti Tari

Dodol Garut

Dodol Garut (Aksara Sunda Baku: แฎ“แฎงแฎ“แฎงแฎœแฎช แฎแฎ›แฎฅแฎ’แฎช) adalah camilan khas Sunda yang berasal dari Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pada umumnya produk Dodol Garut

Hidangan Betawi

Hidangan Betawi adalah hidangan khas yang berasal dari Suku Betawi. Hidangan Betawi mudah ditemukan di acara-acara tertentu yang diselenggarakan di wilayah

Soto Betawi

Soto betawi merupakan jenis soto dari daerah DKI Jakarta. Seperti halnya soto madura dan soto sulung, soto betawi juga menggunakan jeroan. Selain jeroan

Kue rangi

sagu rangi, adalah salah satu kue tradisional Betawi. Kue ini terbuat dari campuran tepung kanji (orang Betawi biasa menyebutnya tepung sagu) dengan kelapa

Dodol kacang

Dodol kacang adalah hidangan tradisional Indonesia yang terbuat dari campuran kacang tanah, ketan, gula, dan santan kelapa yang dimasak hingga kental