Daerah angin mati (Inggris: Doldrums) adalah daerah bertekanan rendah di sekitar khatulistiwa.[1] Daerah ini merupakan tempat udara panas selalu naik dan agak jarang angin.[2] Di daerah ini terjadi pertemuan antara angin pasat timur laut (angin pasat yang berhembus di belahan bumi utara) dan angin pasat tenggara (angin pasat yang berhembus di belahan bumi selatan.[2] Daerah pertemuan tersebut terletak di 100 LU-10 LS.[2] Daerah angin mati disebut juga zona massa udara tenang atau Daerah Konvergensi Antar Tropik (DKAT).[2] Daerah ini letaknya tidak tetap, bergeser ke utara dan selatan mengikuti gerak matahari.[2] Akan tetapi pergeseran tersebut hanya sebatas wilayah 100 LU-100 LS.[2]

Pertemuan antara angin pasat timur laut dan angin pasat tenggara menyebabkan udara terangkat dan menghasilkan badai konvektif.[3] Badai tersebut terjadi di sepanjang ekuator di lautan Hindia, lautan barat Pasifik, lepas pantai Afrika dan Amerika Tengah.[3] Para awak kapal takut berlayar di daerah tersebut karena kapal mereka sering berhenti di sana.[3]

Referensi

sunting
  1. ^ "Doldrum". Diakses tanggal 11 Juni 2014.
  2. ^ a b c d e f Bambang Utoyo. Geografi: Membuka Cakrawala Dunia. PT Grafindo Media Pratama. hlm. 89. ISBN 9799255856.
  3. ^ a b c "Doldrums". Diakses tanggal 11 Juni 2014.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Klasifikasi iklim Köppen

25° dari khatulistiwa. Iklim ini didominasi oleh Sistem Tekanan Rendah Doldrums sepanjang tahun, oleh sebab itu tidak mengalami perubahan musim. Contoh:

Saint Helena, Ascension dan Tristan da Cunha

berakhirnya Zaman Pelayaran membuat lokasinya yang sulit karena berada di daerah doldrums khatulistiwa, menjadikannya kurang penting dibandingkan dengan kepentingan

Werner Hartenstein

CS1: Status URL (link) Edwards, Bernard (1 Januari 2005). Death in the Doldrums: U-Cruiser Actions off West Africa. South Yorkshire: Pen and Sword. hlm

Terminator 2: Judgment Day

//www.nytimes.com/1991/07/09/movies/hollywood -shakes-off-box-office-doldrums.html "Getar off Box Office di Hollywood Lesu"]. The New York Times. Diakses

The Lego Movie 2: The Second Part

Movie' sequel and 'What Men Want' to boost box office after Super Bowl doldrums". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 7,

Sejarah Benggala

History of Bengal ISBN 81-7646-237-3 Dr. Sailen Debnath, West Bengal in Doldrums, ISBN 978-81-86860-34-2 Dr. Sailen Debnath, Social and Political Tensions

Aethiopes (album)

3:08 4. "Sauvage" (menampilkan Boldy James dan Gabe 'Nandez) 3:07 5. "The Doldrums" 3:41 6. "NYNEX" (menampilkan Elucid, Quelle Chris, dan Denmark Vessey)

Energi di Jerman

(2011-12-30). "Stress on the High Seas: Germany's Wind Power Revolution in the Doldrums". Spiegel Online. Diakses tanggal 2017-11-06. "Germany's energy consumption