Donny Fattah
LahirGideon Onda Patta Gagola
(1949-09-24)24 September 1949
Makassar, Indonesia
Meninggal7 Maret 2026(2026-03-07) (umurย 76)
Jakarta, Indonesia
PekerjaanMusisi, pencipta lagu
Suami/istriRinny Noor (?โ€“?)
Diah Pitaloka (2005)
Anak3
Karier musik
GenreRock, hard rock, heavy metal, arena rock, progressive rock, glam metal, pop rock
InstrumenBass
LabelPramaqua
Billboard
Artis terkaitIan Antono
Ahmad Albar
AnggotaGod Bless
Mantan anggotaCrazy Wheels
Fancy Junior
Harbour Beat
Situs webOfficial Website

Gideon Onda Patta Gagola (24 September 1949ย โ€“ย 7 Maret 2026)[1] atau lebih dikenal dengan nama Donny Fattah adalah musisi, pencipta lagu Indonesia dan salah satu pendiri sekaligus bassis grup musik God Bless dan pernah tercatat sebagai anggota grup musik Gong 2000. Donny sering terlibat dalam penggarapan album beberapa penyanyi yang bernuansa rock seperti Ikang Fawzi, Nicky Astria.[2]

Pendiri God Bless

sunting

Donny yang berdarah Maluku Utara ini terjun ke dunia musik sejak umur lima belasan tahun untuk membentuk grup band Harbour Beat bersama Bartje Van Houten dan Minggus Tahitoe pada tahun 1965. Kemudian Donny bergabung dengan Fancy Junior pada tahun 1968. Donny Fattah, sang pembetot bass God Bless merupakan salah satu pendiri dan pilar utama grup rock, di samping Achmad Albar, Fuad Hassan(alm), Yockie, dan Ludwig Lemans. Karier bernusik dimulai ketika mereka menggebrak pentas rock di Lemans Pub. Waktu itu masih memakai nama Crazy Wheels yang merupakan cikal bakal lahirnya God Bless yang dibentuk pada 5 Mei 1973, ketika mereka menembus panggung Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Cabikan bass gitarnya banyak memberikan sumbangsih terhadap warna musik dan Donny merupakan tipikal pemain bass yang selalu melakukan improvisasi, ketika beratraksi di atas panggung. Ia diajarkan oleh para pemain bass top dunia, seperti Stanley Clarke dan Geedy Lee (Rush), permainannya semakin canggih dan selalu dinobatkan sebagai jawara bass Indonesia.[3] Gaya Donny sempat menjadi trendsetter bagi para pemain lokal, termasuk di Malaysia dan Singapura. Ia memperkenalkan teknik funky thump yang diciptakan oleh pemain bass nomor satu dunia tahun 1978, Stanley Clarke. Teknik itu sempat menjadi tren baik di Indonesia maupun di beberapa negara di ASEAN.

Lima album plus dua single hit telah ia lahirkan bersama God Bless. Hal itu merupakan bukti kuat bahwa Donny tidak pernah absen dalam proyek album-album God Bless. Bagi para fans grup ini dan pecinta musik rock nusantara tentu sudah tidak asing lagi dengan lagu-lagu karya Donny seperti Semut Hitam, She Passed Away, Musisi, Anak Adam atau Setan Tertawa.

D&R

sunting

Di tengah kepadatan jadwal show God Bless selama kurun waktu 1974-1976, Donny secara mengejutkan membuat proyek bersama sang adik, Rudy Gagola bernama D&R yang berarti Donny dan Rudy Gagola. Album perdana D&R bertajuk Bawaku Serta dirilis tahun 1975 di bawah label Pramaqua. Album itu meledak dan menghasilkan beberapa hit antara lain Mimpi dan Datanglah Trang. Album ini banyak menggandeng penyanyi-penyanyi top seperti Achmad Albar, Ida Noor, dan Djatu Parmawati. Sementara untuk musisi pendukung dibantu oleh Jockie Surjoprajogo, Keenan Nasution, Aries, Tommy, dan Leo. Untuk lirik banyak dibantu oleh Theodore K.S.

Proyek D&R berlanjut ketika merilis album kedua Episode (1978) produksi Jakson Records & Tapes. Album ini berbeda dengan album pertama baik dari segi lirik dan musik. Liriknya lebih banyak berisikan kritik sosial dan banyak memasukkan bunyi-bunyi sound effect yang disesuaikan dengan judul setiap lagu.

Proyek Kantata & Gong 2000

sunting

Pada saat God Bless mengalami kevakuman, Donny diajak Setiawan Djody untuk memperkuat formasi Kantata tahun 1990 yang menghasilkan album pertama berjudul Kantata Takwa. Proyek Grup Kantata ini berlanjut dengan menghasilkan album Kantata Samsara, Kantata Takwa Samsara, dan album Live pada tahun 1999 yang berbuntut kerusuhan. Selain itu, Donny juga diajak Ian Antono untuk memperkuat formasi Gong 2000 tahun 1990 dan menghasilkan tiga album rekaman dan dua album konser yaitu Bara Timur, Laskar, dan Prahara. Sedangkan dua album konser yaitu Live in Jakarta 1992 dan 1 jam bersama Gong 2000.

Beda dengan posisinya di Kantata yang tidak ada lagu hasil karyanya, dalam formasi Gong 2000 donny Donny aktif menulis lagu antara lain Basa-Basi, Mulut-Mulut atau Penantian.

Aktifkan God Bless

sunting

Tahun 2002, Donny kembali berkumpul untuk kembali mengaktifkan God Bless. Donny, Ian, dan Albar akhirnya sepakat untuk mengaktifkan lewat formasi baru. Waktu itu, mereka mengajak Abadi Soesman yang sempat bergabung pada era 1979-1981, serta dua wajah baru yang masih muda yaitu Iwang Noorsaid dan Inang Noorsaid. Kemunculan formasi baru ini sangat menyita perhatian publik, apalagi ketika mereka melakukan serangkaian tur dari cafe ke cafe yang dipadati oleh para maniak God Bless dan para pecinta musik cadas.

Kematian

sunting

Donny meninggal dunia pada 7 Maret 2026 ketika menjalani perawatan di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta.[4][5]

Diskografi

sunting

Bersama God Bless

sunting

Bersama Gong 2000

sunting

Bersama Kantata

sunting

Bersama D&R, Solo dan Musisi Pendukung

sunting

Bersama Power Metal

sunting
  • Power One (1991), dalam album ini Donny Fattah menyumbangkan dua buah lagu yaitu Pengakuan dan Mas & Mis Merozoth

Pranala luar

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ God Bless Rilis Album Baru Maret 2005[pranala nonaktif permanen], diakses 5 Agusutus 2008
  2. ^ "Profil Donny Fattah". KapanLagi.com. Diakses tanggal 2026-01-20.
  3. ^ (Indonesia) http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=301810&kat_id=383[pranala nonaktif permanen], diakses 8 Oktober 2008
  4. ^ Yusron, Atmi Ahsani. "Selamat Jalan, Donny Fattah Sang Legenda!". detikpop. Diakses tanggal 2026-03-09.
  5. ^ "Innalillahi, Donny Fattah Bassist God Bless Meninggal Dunia". suara.com. Diakses tanggal 2026-03-09.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

God Bless

masih di Belanda). Iyek lalu mengajak (almarhum) Fuad Hassan (drum) dan Donny Fattah (bass) untuk membentuk band. Inilah yang melatarbelakangi berdirinya

Asmara Gen Z

disutradarai oleh Vemmy Sagita dan dibintangi oleh Fattah Syach, Nicole Rossi, dan Arya Mohan. Fattah, remaja yang sering terlibat masalah. Setelah mengalami

18 Greatest Hits of God Bless

Dalam wawancara dengan majalah RollingStone Indonesia bulan Mei 2009, Donny Fattah dan Ian Antono menyatakan bahwa album kompilasi ini dirilis tanpa izin

Gong 2000

musik yang awalnya digagas oleh Ian Antono bersama Achmad Albar dan Donny Fattah. Pembentukan grup ini berawal dari keinginan untuk mengeksplorasi musikalitas

D&R (grup musik)

dibentuk pada tahun 1976. Grup musik ini terdiri dari kakak-beradik Donny Fattah dan Rudi Gagola. Mereka merilis album studio perdana mereka, D&R pada

Cermin (album)

terbentuknya pada 1970-an terdiri dari Achmad Albar, Fuad Hassan dan Donny Fattah. Seperti halnya grup band lain, God Bless juga banyak mengalami pergantian

God Bless (album)

meninggalkan God Bless. Sehingga band ini hanya menyisakan Achmad Albar dan Donny Fattah saja. Tanpa ingin lama berkabung, mereka mengajak Nasution Bersaudara

Semut Hitam

4:50 "Rumah Kita" (Ian Antono, Theodore K. S.) - 4:47 "Semut Hitam" (Donny Fattah Gagola, Jockie Surjoprajogo) - 5:45 "Damai Yang Hilang" (Jockie Surjoprajogo