Wi-Fi 6
Ikon yang digunakan oleh Wi-Fi Alliance untuk Wi-Fi 6
Diperkenalkan1ย September 2020; 5 tahun laluย (2020-09-01)
Perangkat keras yang kompektibelPC, konsol permainan, perangkat cerdas, televisi, printer, kamera keamanan
Generasi Wi-Fi
Gen.[1] Standar
IEEE
Adopsi Kec. taut
(Mbit/s)
RF (GHz)
2.4 5 6
โ€” 802.11 1997 1โ€“2 Yes
โ€” 802.11b 1999 1โ€“11 Yes
โ€” 802.11a 6โ€“54 Yes
โ€” 802.11g 2003 Yes
Wi-Fi 4 802.11n 2009 6,5โ€“600 Yes Yes
Wi-Fi 5 802.11ac 2013 6,5โ€“6.933 [a] Yes
Wi-Fi 6 802.11ax 2021 0,4โ€“9.608 Yes Yes
Wi-Fi 6E[b] Yes Yes Yes
Wi-Fi 7 802.11be 2024 0,4โ€“23.059 Yes Yes Yes
Wi-Fi 8[2][3] 802.11bn TBA Yes Yes Yes

IEEE 802.11ax-2021[4] atau 802.11ax, adalah standar IEEE dari Wi-Fi Alliance, untuk jaringan nirkabel (WLANs). Standar ini dipasarkan sebagai Wi-Fi 6.[5] Ia beroperasi pada pita 2,4 GHz dan 5 GHz,[6] dengan versi tambahan, Wi-Fi 6E, yang menambahkan pita 6ย GHz.[7] Standar ini merupakan pembaruan dari Wi-Fi 5 (IEEE 802.11ac), dengan peningkatan kinerja di tempat ramai. Wi-Fi 6 mencakup frekuensi pada pita ISM yang bebas lisensi, termasuk 2,4 GHz dan 5 GHz yang umum digunakan, serta pita 6ย GHz khusus untuk Wi-Fi 6E.[8]

Standar ini bertujuan meningkatkan throughput[c] di tempat-tempat ramai seperti kantor dan mall. Walaupun laju data nominal hanya 37%[9] lebih tinggi daripada 802.11ac, throughputnya meningkat setidaknya empat kali,[10] membuatnya lebih efisien dan mengurangi latensi sebanyak 75%.[11] Peningkatan throughput sebanyak lima kali dimungkinkan oleh peningkatan efisiensi spektrum.

802.11ax Wi-Fi memiliki fitur utama berupa OFDMA, mirip dengan cara kerja jaringan seluler.[9] Ini membawa penggunaan spektrum yang lebih baik, pengendalian daya yang ditingkatkan untuk menghindari interferensi, dan peningkatan seperti 1024-QAM, MIMO, dan MU-MIMO untuk kecepatan yang lebih tinggi. Ada juga peningkatan keandalan seperti pengurangan konsumsi daya dan protokol keamanan seperti Target Wake Time dan WPA3.

Standar 802.11ax disetujui pada 1 September 2020, dengan Draf 8 mendapatkan persetujuan sebesar 95%. Selanjutnya, pada 1 Februari 2021, standar ini mendapatkan persetujuan resmi dari IEEE Standards Board.[12]

Set laju

sunting
Skema modulasi and pengkodean
Indeks
MCS[i]
Jenis
modulasi
Laju
kode
Laju data (Mbit/s)[ii]
Lebar saluran (MHz)
20 40 80 160
Waktu jarak aman (ฮผs)
1,6 0,8 1,6 0,8 1,6 0,8 1,6 0,8
0 BPSK 1/2 8 8,6 16 17,2 34 36,0 68 72
1 QPSK 1/2 16 17,2 33 34,4 68 72,1 136 144
2 QPSK 3/4 24 25,8 49 51,6 102 108,1 204 216
3 16-QAM 1/2 33 34,4 65 68,8 136 144,1 272 288
4 16-QAM 3/4 49 51,6 98 103,2 204 216,2 408 432
5 64-QAM 2/3 65 68,8 130 137,6 272 288,2 544 576
6 64-QAM 3/4 73 77,4 146 154,9 306 324,4 613 649
7 64-QAM 5/6 81 86,0 163 172,1 340 360,3 681 721
8 256-QAM 3/4 98 103,2 195 206,5 408 432,4 817 865
9 256-QAM 5/6 108 114,7 217 229,4 453 480,4 907 961
10 1024-QAM 3/4 122 129,0 244 258,1 510 540,4 1021 1081
11 1024-QAM 5/6 135 143,4 271 286,8 567 600,5 1134 1201

Catatan

  1. ^ MCS 9 tidak berlaku untuk semua kombinasi lebar saluran dan jumlah aliran spasial.
  2. ^ Per aliran spasial.

MU-MIMO dan OFDMA

sunting

Pada 802.11ac (amendemen 802.11 sebelumnya), multi-user MIMO diperkenalkan, yang merupakan teknik multipleksing spasial. MU-MIMO memungkinkan titik akses membentuk sinyal terarah kepada setiap klien, sambil mengirim informasi secara bersamaan. Dengan cara ini, gangguan antar klien dikurangi, dan throughput keseluruhan lebih tinggi, karena beberapa klien dapat menerima data secara bersamaan.

Dengan 802.11ax, multipleksing yang mirip diperkenalkan dalam multipleksing pembagian frekuensi: OFDMA. Dengan OFDMA, beberapa klien ditetapkan ke Resource Unit (unit sumber daya) yang berbeda dalam spektrum yang tersedia. Dengan cara itu, saluran 80ย MHz channel dapat dibagi menjadi beberapa Resource Unit, sehingga beberapa klien dapat menerima jenis data yang berbeda melalui spektrum yang sama, secara bersamaan.

Untuk mendukung OFDMA, 802.11ax membutuhkan empat kali lebih banyak subcarrier dibandingkan 802.11ac. Khususnya, untuk saluran 20, 40, 80, and 160ย MHz, standar 802.11ac memiliki masing-masing 64, 128, 256, dan 512 subcarrier, sementara standar 802.11ax memiliki 256, 512, 1024, dan 2048 subcarrier. Karena lebar pita yang tersedia tidak berubah dan jumlah subcarrier bertambah empat kali lipat, jarak subcarrier berkurang dengan faktor yang sama. Ini menghasilkan simbol OFDM yang empat kali lebih lama: pada 802.11ac, pengiriman simbol OFDM memakan waktu 3,2 mikrodetik. Pada 802.11ax, itu membutuhkan waktu 12,8 mikrodetik (keduanya tanpa waktu jarak aman).

Peningkatan teknis

sunting

IEEE 802.11ax membawa beberapa peningkatan penting dibandingkan 802.11ac. 802.11ac hanya menggunakan pita 5ย GHz, yang selebar sedikit di atas 700 MHz, 802.11ax juga memungkinkan penggunaan 2,4 GHz, yang selebar kurang dari 100ย MHz, dan pita 6ย GHz, yang selebar kira-kira 1.200ย MHz.[13] Wi-Fi 6E menambah ke Wiโ€‘Fi 6 penggunaan pita 6ย GHz band, dan, dengan demikian, saluran selebar 160 MHz tanpa batasan Dynamic Frequency Selection yang berlaku bagi semua saluran 160 MHz pada pita 5 GHz.[14] Jumlah dan pilihan saluran yang tersedia bergantung pada negara di mana suatu jaringan beroperasi.[15] Untuk memenuhi tujuan mendukung penerapan Wi-Fi yang padat, fitur berikut ini telah disetujui.


Catatan

sunting
  1. ^ 802.11ac hanya menentukan operasi pada pita 5ย GHz. Operasi pada pita 2,4ย GHz ditentukan oleh 802.11n.
  2. ^ Wi-Fi 6E adalah nama industri yang mengidentifikasi perangkat Wi-Fi yang juga beroperasi pada 6ย GHz. Wi-Fi 6 menawarkan fitur dan kemampuan yang sama dengan Wi-Fi 6.
  3. ^ Throughput-per-area, seperti yang didefinisikan oleh IEEE, adalah rasio throughput jaringan total dengan area jaringan.[9]

Referensi

sunting
  1. ^ "The Evolution of Wi-Fi Technology and Standards" [Evolusi Teknologi dan Standar Wi-Fi]. IEEE. 2023-05-16. Diakses tanggal 2025-08-07.
  2. ^ Karamyshev, Anton; Levitsky, Ilya; Bankov, Dmitry; Khorov, Evgeny (2025-10-06). "A Tutorial on Wi-Fi 8: The Journey to Ultra High Reliability" [Tutorial Wi-Fi 8: Perjalanan menuju Keandalan Ultra Tinggi]. Problems of Information Transmission. 61 (2). doi:10.1134/S003294602502005X. Diakses tanggal 2025-11-07.
  3. ^ Giordano, Lorenzo; Geraci, Giovanni; Carrascosa, Marc; Bellalta, Boris (November 21, 2023). "What Will Wi-Fi 8 Be? A Primer on IEEE 802.11bn Ultra High Reliability" [Seperti Apa Nanti Wi-Fi 8? Panduan Dasar IEEE 802.11bn Ultra High Reliability]. IEEE Communications Magazine. 62 (8): 126. arXiv:2303.10442. Bibcode:2024IComM..62h.126G. doi:10.1109/MCOM.001.2300728.
  4. ^ "IEEE 802.11ax-2021". IEEE Standards Association (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-05-22. Diakses tanggal 2025-09-17.
  5. ^ "Wi-Fiยฎ (MAC/PHY)". Wi-Fi Alliance. Diakses tanggal 2025-09-17.
  6. ^ "Generational Wi-Fi User Guide" (PDF). Wi-Fi Alliance. October 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-03-04. Diakses tanggal 22 March 2021.
  7. ^ "Wi-Fi 6E expands Wi-Fi into 6 GHz" (PDF). Wi-Fi Alliance. January 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-01-30. Diakses tanggal 22 March 2021.
  8. ^ "FCC Opens 6 GHz Band to Wi-Fi and Other Unlicensed Uses". www.fcc.gov. 24 April 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-05-09. Diakses tanggal 23 March 2021.
  9. ^ a b c Khorov, Evgeny; Kiryanov, Anton; Lyakhov, Andrey; Bianchi, Giuseppe (2019). "A Tutorial on IEEE 802.11ax High Efficiency WLANs". IEEE Communications Surveys & Tutorials. 21 (1): 197โ€“216. doi:10.1109/COMST.2018.2871099.
  10. ^ Aboul-Magd, Osama (17 March 2014). "802.11 HEW SG Proposed PAR" (DOCX). IEEE. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 April 2014. Diakses tanggal 22 March 2021.
  11. ^ Goodwins, Rupert (3 October 2018). "Next-generation 802.11ax wi-fi: Dense, fast, delayed". ZDNet. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-11-19. Diakses tanggal 23 March 2021.
  12. ^ "IEEE 802.11, The Working Group Setting the Standards for Wireless LANs". www.ieee802.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-19. Diakses tanggal 2022-01-07.
  13. ^ Aboul-Magd, Osama (2014-01-24). "P802.11ax" (PDF). IEEE-SA. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2014-10-10. Diakses tanggal 2017-01-14. 2 page PDF download
  14. ^ "Wi-Fi CERTIFIED 6 | Wi-Fi Alliance".
  15. ^ "Wi-Fi 6E and 6 GHz Update" (PDF). www.wi-fi.org. 2021-03-11.
  16. ^ Porat, Ron; Fischer, Matthew; Venkateswaran, Sriram; etย al. (2015-01-12). "Payload Symbol Size for 11ax". IEEE P802.11. Diakses tanggal 2017-01-14.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Seleksi alam

Busch, Jeremiah W. (2015 Mei 6). "A General Model of Negative Frequency Dependent Selection Explains Global Patterns of Human ABO Polymorphism". PLOS ONE

Wi-Fi

stasiun pangkalan yang mendukung band tersebut, mereka menggunakan Dynamic Frequency Selection yang mendeteksi radar, dan jika ditemukan, jaringan tidak akan

Impatiens viridiflora

and Ultrasound.2016. Vol. 57. โ„– 5. P. 534-545. XIX. Nielsen, T. High-frequency ultrasound of Peyer's patches in the small intestine of young cats / T

Daftar algoritme

number even or odd? Diff: compare two sequences. An example of Dynamic programming (dynamic refers to the property that the optimal solution can be constructed

Asal-usul anjing domestik

PMCย 3287314. PMIDย 22393507. Klutsch, C.F. (2010). "Regional occurrence, high frequency but low diversity of mitochondrial DNA haplogroup d1 suggests a recent

Metilfenidat

0b013e3181e29174. PMIDย 20571380. S2CIDย 34956456. Wingo AP, Ghaemi SN (2008). "Frequency of stimulant treatment and of stimulant-associated mania / hypomania in

Ikan zebra

to tail. The male then โ€œquiversโ€, i.e. he oscillates his body at high frequency and low amplitude close to the female over the spawning site." EZRC, KIT