Efek samping
SpesialisasiFarmakologi

Efek samping dalam dunia kedokteran adalah suatu dampak atau pengaruh yang merugikan dan tidak diinginkan, yang timbul sebagai hasil dari suatu pengobatan (dalam dosis terapi) atau intervensi lain seperti pembedahan. Suatu pengaruh atau dampak negatif disebut sebagai efek samping ketika hal itu timbul sebagai efek sekunder dari efek terapi utamanya. Jika efek itu muncul sebagai hasil dari dosis atau prosedur yang tidak tepat maka disebut sebagai kesalahan medis. Efek samping terkadang mengacu kepada Iatrogenik karena hal itu ditimbulkan oleh dokter/pengobatan.[1]

Referensi

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Keluarga Berencana

didapatkan. Efek samping pil KB selanjutnya adalah rasa sakit kepala. Efek samping ini biasanya hanya terasa beberapa hari sekali. Efek samping ini dapat

Metilfenidat

formulasi yang berbeda memiliki durasi efek yang bervariasi, yang umumnya berkisar dari 2–4 jam. Reaksi samping yang umum dari metilfenidat meliputi: takikardia

Jamur merang

dibudidayakan pada substrat yang terkontaminasi logam. Tidak hanya itu, efek samping lain apabila tidak dirawat dan dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan

Gentamisin

memiliki resistensi terhadap gentamisin dengan tingkat yang bervariasi. Efek samping yang terjadi setelah penggunaan gentamisin bervariasi mulai yang ringan

Gindara (ikan)

yang lebih parah dibandingkan kesalahan pelabelan biasa, mengingat efek samping yang dapat ditimbulkan karena mengonsumsi ikan ini. Di Indonesia, ikan

Spironolakton

hipersensitif terhadap kandungan bahan aktif maupun komponen lain dalam obat ini Efek samping yang dapat muncul jika mengonsumsi obat ini meliputi abnormalitas elektrolit

Guaifenesin

dikombinasikan dengan obat lain. Rute pemberian obat ini melalui oral. Efek samping obat yang umum terjadi pada penggunaan obat ini seperti pusing, kantuk

Pregabalin

sakit tetapi menyebabkan efek sedasi dan gangguan penglihatan yang lebih parah. Obat ini diminum melalui mulut. Efek samping yang umum termasuk sakit