Sebuah ledakan adalah salah satu contoh dari reaksi Eksotermik.

Eksotermik ("pemanasan luar") dalam kaidah pembahasan termodinamika menjelaskan suatu proses atau reaksi yang melepaskan energi panas atau energi cahaya (contohnya percikan api atau ledakan), energi listrik (contohnya pada baterai), atau bisa juga energi suara. Asal kata eksotermik adalah dari awalan kata bahasa Yunani "ex-" (yang berarti di luar) dan "thermein" (yang berarti panas). Istilah ini pertama kali dicetuskan oleh Marcellin Berthelot, seorang ahli kimia dari Prancis. Kebalikan dari proses eksotermik adalah proses endotermik, yang menyerap energi dalam bentuk panas.

Konsep ini sering diterapkan dalam ilmu fisika untuk suatu reaksi kimia, di mana energi ikatan kimia diubah bentuknya menjadi energi panas (bahasa Inggris: thermal).

Contoh

sunting

Beberapa contoh dari sebuah reaksi eksotermik dalam kehidupan sehari-hari adalah:[1]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ - Contoh reaksi eksotermik

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Minyak bumi

bensin, mempunyai rumus kimia C8H18 dan bereaksi dengan oksigen secara eksotermik: 2 C8H18(l) + 25 O2(g) โ†’ 16 CO2(g) + 18 H2O(g) + 10.86 MJ/mol (oktana)

Monopropelan

terdiri dari bahan kimia yang melepaskan energi melalui dekomposisi kimia eksotermik. Energi ikatan molekul monopropelan biasanya dilepaskan melalui penggunaan

Reaksi kimia

entropi, ฮ”: perbedaan Reaksi eksotermik terjadi apabila ฮ”H bernilai negatif dan energi dilepaskan. Contoh reaksi eksotermik adalah presipitasi dan kristalisasi

Bahan bakar

untuk melepaskan energi dari bahan bakar adalah melalui reaksi kimia eksotermik. Hidrokarbon (termasuk di dalamnya bensin dan solar) sejauh ini merupakan

Asam sulfat

tidaklah praktis karena reaksi sulfur trioksida dengan air yang bersifat eksotermik. Reaksi ini akan membentuk aerosol korosif yang akan sulit dipisahkan

Hidrokarbon

+ n CO2 + Energi Reaksi pembakaran hidrokarbon termasuk reaksi kimia eksotermik. Hidrokarbon adalah salah satu sumber energi paling penting di bumi. Penggunaan

Inti atom

nuklir atau akselerator). Berdasarkan nilai energi reaksi Q-nya Reaksi Eksotermik (Nilai Q positif dan bisa berlangsung secara langsung) Reaksi Endotermik

Siklus karbon

pernapasan (respirasi) oleh tumbuhan dan binatang. Hal ini merupakan reaksi eksotermik dan termasuk juga di dalamnya penguraian glukosa (atau molekul organik