Portrait of Eduard Kosmack oleh Egon Schiele
Rehe im Walde oleh Franz Marc
"Elbe Bridge I" oleh Rolf Nesch
"View of Toledo" oleh El Greco, 1595/1610 dipercaya memiliki pengaruh besar terhadap ekspresionisme abad 20, meskipun sebenarnya lukisan ini beraliran manerisme.

Ekspresionisme, juga disebut Ekspresionisme figuratif, adalah kecenderungan seorang seniman untuk mendistorsi kenyataan dengan efek-efek emosional. Ekspresionisme bisa ditemukan di dalam karya lukisan, sastra, film, arsitektur, dan musik. Istilah emosi ini biasanya lebih menuju kepada jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia.

Pelukis Matthias Grünewald dan El Greco bisa disebut ekspresionis.

Perupa ekspresionis

sunting

Perupa dari abad 20 yang tergolong ekspresionistik adalah:

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ekspresionisme abstrak

Ekspresionisme abstrak adalah seni rupa pasca Perang Dunia II di Amerika Serikat. Gerakan ini merupakan gerakan Amerika pertama yang memiliki pengaruh

Ahmad Sadali

seorang pelukis Indonesia yang terkenal dengan Seni abstraknya, terutama Ekspresionisme abstrak, serta Kubisme dan lukisan Bidan Warna. Dia berasal dari keluarga

Ekspresionisme Jerman

Ekspresionisme Jerman terdiri dari sejumlah gerakan kreatif terkait di Jerman sebelum Perang Dunia I yang mencapai puncaknya di Berlin pada 1920-an. Perkembangannya

Handrio

Barat, dan meninggal tahun 2010 di Jakarta. Ia adalah seorang pelukis Ekspresionisme abstrak yang dikenal dengan lukisan Kubisme dan Bidang Warna, yang sering

Gebar Sasmita

yang menetap di Pandeglang, Banten. Karyanya dikenal menampilkan gaya ekspresionisme yang banyak terilhami dari perjalanan hidupnya sebagai penyintas 1965

Affandi

tahun 1974, ini dikenal sebagai seorang pelukis yang menganut aliran ekspresionisme atau abstrak. Sehingga sering kali lukisannya sangat sulit dimengerti

Mochtar Apin

lukisannya dari Apin adalah kubisme. Selain itu, ia juga menerapkan aliran ekspresionisme abstrak. Ketertarikannya akan seni khususnya seni rupa sudah di mulai

Der Blaue Reiter

seperti Wassily Kandinsky, yang muncul sejak 1911 hingga 1914 setelah Ekspresionisme, bersama Die Brücke yang didirikan pada dasawarsa sebelumnya tahun 1905