Keterangan hubungan antara kemiringan berporos, sumbu putaran, bidang garis edar, khatulistiwa langit, dan ekliptika.

Ekuator langit atau khatulistiwa langit adalah suatu lingkaran besar semu, yang dapat dibuat dengan membesarkan khatulistiwa Bumi sampai berpotongan dengan bola langit. Ekuator langit mempunyai inklinasi sebesar ~23.5°, terhadap bidang ekliptika; sebagai hasil dari kemiringan sumbu.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ka'bah

bidang edar Bumi (ekliptika) tidak sebidang dengan bidang rotasi Bumi (Ekuator langit), maka gerak Matahari tadi pun tidak tepat ke arah timur, tetapi membentuk

Sistem koordinat ekuator

Sistem koordinat ekuator barangkali adalah sistem koordinat langit yang paling sering digunakan. Sistem koordinat ini merupakan sistem koordinat yang

Deklinasi

dengan sistem koordinat ekuator. Deklinasi merupakan salah satu dari dua koordinat bola langit pada sistem koordinat ekuator. Koordinat lainnya adalah

Bima Sakti

terdapat alur gelap. Karena jalur kitaran busur langitnya tidak berdekatan dengan garis ekuator langit maupun ekliptika, Bima Sakti teramati dari berbagai

Orion (rasi bintang)

Sunda lainnya) sebagai Kidang. Bintang-bintang terangnya terletak pada ekuator langit dan terlihat dari seluruh dunia, sehingga membuat rasi ini dikenal secara

Ekliptika

tertentu. Ekliptika pada benda langit merupakan suatu bidang edar berupa garis khayal yang menjadi jalur lintasan benda-benda langit dalam mengelilingi suatu

Bola langit

dimiliki bola Bumi, ekuator langit dan kutub-kutub langit merupakan proyeksi ekuator Bumi dan kutub-kutub Bumi pada bola langit. Bola langit merupakan "alat

Langit selatan

kata lain merupakan bagian langit yang berada di sisi selatan ekuator langit. Pada langit selatan, terlihat bintang-bintang tetap membentuk rasi bintang