A. Proses sebelum emulsi.
B. Fase II dalam proses emulsi.
C. Emulsi tak stabil.
D. Emulsi yang stabil

Emulsi merupakan jenis koloid dengan fase terdispersi berupa zat cair. Berdasarkan medium pendispersinya, emulsi dapat dibagi menjadi: emulsi gas, emulsi cair, dan emulsi padat.

Emulsi gas (aerosol cair)

sunting

Emulsi gas merupakan emulsi di dalam medium pendispersi gas. Aerosol cair seperti hairspray dan baygon, dapat membentuk sistem koloid dengan bantuan bahan pendorong seperti CFC. Selain itu juga mempunyai sifat seperti sol liofob yaitu efek Tyndall, gerak Brown.

Emulsi cair

sunting

Emulsi cair merupakan emulsi di dalam medium pendispersi cair. Emulsi cair melibatkan campuran dua zat cair yang tidak dapat saling melarutkan jika dicampurkan yaitu zat cair polar dan zat cair non-polar. Biasanya salah satu zat cair ini adalah air dan zat lainnya seperti minyak. Contohnya pada susu.[1]

Sifat emulsi cair yang penting ialah: demulsifikasi dan pengenceran.

Demulsifikasi

sunting

Kestabilan emulsi cair dapat rusak akibat pemanasan, pendinginan, proses sentrifugasi, penambahan elektrolit, dan perusakan zat pengelmusi.[2]

Pengenceran

sunting

Emulsi dapat diencerkan dengan penambahan sejumlah medium pendispersinya.

Emulsi padat (gel)

sunting

Emulsi padat (gel) ialah koloid dengan zat fase cair terdispersi dalam zat fase padat. Hal ini berarti zat terdispersi fase cair dan medium fase padat. Contoh: mentega, keju, jeli, dan mutiara.

Referensi

sunting
  1. ^ Winiati. 2007. [1][pranala nonaktif permanen].[20 Apr 2010].
  2. ^ Siguanto EMA. 2006. Koloid Emulsi. [2].[20 Apr 2010].


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Emulsi lipid

Emulsi lipid atau emulsi lemak mengacu pada emulsi lemak untuk penggunaan intravena manusia, untuk memberikan nutrisi kepada pasien yang sakit kritis yang

Surfaktan

zat padat. Surfaktan dapat bertindak seperti deterjen, bahan pembasah, pengemulsi, bahan pembusa (bahasa Inggris: foaming agentcode: en is deprecated )

1-Dokosanol

mengandung 22 atom karbon, yang digunakan secara tradisional sebagai emolien, pengemulsi, dan pengental dalam kosmetik. Pada bulan Juli 2000, dokosanol disetujui

Hidroksipropil metilselulosa

berbagai produk komersial. Sebagai bahan tambahan pangan, HPMC adalah pengemulsi, bahan pengental dan pensuspensi, serta alternatif pengganti gelatin hewani

Minyak bumi

minyak dari sumur minyak. Minyak bumi biasanya diangkat ke Bumi dalam bentuk emulsi minyak-air, dan digunakan senyawa kimia khusus yang namanya demulsifier

Cat akrilik

akrilik adalah cat yang cepat kering terbuat dari pigmen tersuspensi dalam emulsi polimer akrilik. Cat akrilik larut dalam air, tetapi menjadi tahan air saat

Mentega

lebih murah, dan memiliki sedikit lemak dan kolesterol. Mentega adalah emulsi air-dalam-minyak, kebalikan dari krim. Mentega tetap padat saat didinginkan

Minyak asam

yang dicampur menjadi emulsi yang stabil, tetapi istilah ini juga diterapkan pada campuran dengan proporsi berbeda dan pada emulsi tidak stabil yang bertahan