Diagram ini menunjukkan orbit satelit iregular Saturnus. Di tengah, orbit Titan, sebuah satelit yang regular, ditandai dengan warna merah sebagai perbandingan.

Epimetheus (satelit) adalah satelit alami dari planet Saturnus.

Epimetheus

Epimetheus menempati orbit esensial seperti Janus. Astronomer memperkirakan hanya ada satu bulan saja dan ternyata ada lebih dari satu tanpa saling bertubrukan.[1] Kemudian, sulit untuk menghitung orbit.[2]

Referensi

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Satelit Saturnus

Satelit-satelit Saturnus adalah satelit alami yang mengelilingi planet Saturnus. Satelit ini ukurannya bervariasi antara kurang dari 1 km hingga lebih

Saturnus

E. Cincin ini diduga berasal dari meteoroid yang jatuh pada satelit Janus dan Epimetheus. Pada Juli 2006, citra-citra yang dikirimkan oleh Cassini menunjukkan

Satelit dalam

untuk mengamatinya. Satelit dalam pertama yang diamati adalah Amalthea, satelit alami Yupiter. Selanjutnya, bulan Saturnus Epimetheus dan Janus diamati

Titan (satelit)

Saturnus VI) adalah satelit alami elipsoidal keenam sekaligus terbesar dari Saturnus. Satelit ini merupakan satu-satunya satelit alami yang memiliki atmosfer

Angrboda (satelit)

Angrboda (Saturnus LV), penamaan sementara S/2004 S 22, adalah satelit alami planet Saturnus. Penemuannya diumumkan oleh Scott S. Sheppard, David C. Jewitt

Gerd (satelit)

Gerd (Saturnus LVII), penamaan sementara S/2004 S 25, adalah satelit alami planet Saturnus. Penemuannya diumumkan oleh Scott S. Sheppard, David C. Jewitt

Daftar satelit alami

planet dan tujuh planet katai yang dikelilingi oleh paling sedikitnya 290 satelit alami. Setidaknya 19 di antaranya berukuran cukup besar sehingga memiliki

Gunnlod (satelit)

Gunnlod (Saturnus LXII), penamaan sementara S/2004 S 32, adalah satelit alami planet Saturnus. Penemuannya diumumkan oleh Scott S. Sheppard, David C.